Chord dan Lirik Lagu Madah Ilahiah - ADA Band

ADA Band adalah band pop Indonesia yang banyak mengeluarkan karya-karya musik yang relate dengan suasana atau kondisi hati pendengarnya. Tidak hanya berbalut lirik percintaan, ADA Band pun membawakan tembang bernuansa religi salah satunya berjudul "Madah Ilahiah" yang masuk dalam album Tiara (2001).
Lagu ini mengudara di bawah label BMG dan Sony Music Entertainment Indonesia. Krishna Balagita yang sebelumnya mengisi posisi keyboard ADA Band menuliskan lagu ini dengan sepenuh hati.
Lagu ini dibuat untuk memberikan pengetahuan tentang agama. Segala panjat dan doa bisa disampaikan langsung kepada Sang Pencipta. Berdoa dan memohon apa pun secara kusyuk akan memberi jalan dan kemudahan. Berikut chord dan lirik lagu selengkapnya.
Chord dan lirik lagu "Madah Ilahiah" - ADA Band
Di hening malamku memanggil-Mu
   A      BSujud ku pasrahkan...
  A
Kuserahkan segenap jiwa
  A   #ABDalam gelap, dalam kasih
  A     DGemetar doa kupanjatkan
   A  #ABDiantara mega...
Yang satu berlabuh menepi
  C      GDengan tulus, dengan cinta
   B   GKuregang sukmaku
   AMenembus semesta melangitku
  AMenunggu kehadiran-Mu
   A   BMenyatu dengan-Nya, rasakan hadir-Nya
  A   GDiam di terang cahya-Mu, agung-Mu...
 B   G
Hanyut ku tenggelam di laut Arsy-MuÂ
    A
Melambungku menggapai ke tujuh langit
   A    GMenanti sinarNya memohonkan ampun-Nya
  D      ÂDiam di terang cahya-Mu, agung-Mu...
Makna lagu "Madah Ilahiah" yang inspiratif

Ilustrasi orang sedang bersujud (Pexels.com/Alena Darmel) Lagu "Madah Ilahiah" memberi pemahaman tentang agama yang menjadi penopang segalanya. Di setiap kondisi apa pun, semua akan berjalan lancar jika memanjatkan doa yang akan memberikah hikmah dan berkah.
Lagu ini juga mengajak pendengarnya untuk menyerahkan segala keputusan dan permohonan doanya kepada Tuhan Yang Maha Esa. Manusia hanya bisa berusaha dan menyerahkan segala keputusan pada-Nya.
Meski sedang berada di sulitnya hidup, hendaknya untuk menyerahkan seluruh jiwa pada-Nnya dan memohon bahwa dirinya hanya berpasrah diri. Mengerti bahwa Tuhan akan datang untuk menolong, manusia harus terus bertawakkal kepada Tuhan Sang Pencipta Alam Semesta.




















