Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Daftar Soundtrack Film Ayah, Ini Arahnya Ke Mana, Ya?, Bikin Emosional

Daftar Soundtrack Film Ayah, Ini Arahnya Ke Mana, Ya?, Bikin Emosional
Ayah, Ini Arahnya Kemana Ya? (dok. Five Elements Pictures/Ayah, Ini Arahnya Kemana Ya)
Intinya Sih
  • Film Ayah, Ini Arahnya Ke Mana, Ya? (2026) menonjolkan kekuatan soundtrack sebagai penggerak emosi, dengan lagu-lagu Indonesia yang menggambarkan luka, rindu, dan proses pendewasaan tokoh utama Dira.
  • Lagu 'Dewasa Itu Berat' dari Suarakayu dan dua versi 'Ayah' menjadi pusat emosional film, selaras dengan tema kehilangan figur ayah serta perjuangan untuk tetap kuat di tengah rapuhnya hati.
  • Disutradarai Kunz Agus dari buku karya Khoirul Trian, film ini mengikuti perjalanan Dira menghadapi beban keluarga dan pencarian makna kedewasaan, tayang di bioskop Indonesia mulai 9 April 2026.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Soundtrack sering kali jadi "jantung kedua" dalam sebuah film. Jika ditaruh pada adegan yang tepat, soundtrack mampu menghidupkan emosi yang tak selalu bisa diucapkan oleh dialog. Hal itu terasa kuat dalam film Ayah, Ini Arahnya Ke Mana, Ya? (2026) yang juga mengandalkan lagu untuk menyampaikan luka, rindu, dan proses tumbuh dari tokoh utamanya, Dira (Mawar de Jongh).

Dari beberapa lagu Indonesia di dalamnya, salah satu yang paling mencuri perhatian adalah lagu "Ayah" yang dibawakan ulang oleh Callista Lokhesvara. Aransemen barunya terasa lebih intim, seolah diputar langsung dari ruang kenangan Dira semasa kecil. Berikut kumpulan lagu yang ada di film Ayah, Ini Arahnya Ke Mana, Ya?.

1. Daftar soundtrack Ayah, Ini Arahnya Ke Mana, Ya?

Siapa saja pemain film Ayah, Ini Arahnya Kemana Ya.jpeg
Ayah, Ini Arahnya Kemana Ya? (dok. Five Elements Pictures/Ayah, Ini Arahnya Kemana Ya)

Berikut deretan lagu yang mengisi perjalanan emosional film ini:

  1. "Dewasa Itu Berat" – Suarakayu
  2. "Merekah" – Monica Christiana
  3. "GME (Good Morning Everyone)" – Sunny ft. Fanny Soegi
  4. "Ayah" – Rinto Harahap
  5. "Ayah" – Callista Lokhesvara

Pilihan lagu-lagu ini terasa seperti kurasi perasaan yang pas. Ada yang hangat, ada yang getir, dan ada juga yang terasa seperti pelukan yang datang terlambat.

2. Lagu melankolis yang selaras dengan tema "father hunger"

Ayah, Ini Arahnya Ke Mana Ya.jpeg
Ayah, Ini Arahnya Kemana Ya? (dok. Five Elements Pictures/Ayah, Ini Arahnya Kemana Ya)

Seperti judulnya, Ayah, Ini Arahnya Ke Mana, Ya? menyentuh tema kehilangan figur ayah atau yang kerap disebut sebagai father hunger. Dira dan adiknya, Darin, digambarkan berada di titik paling rapuh dalam hidupnya, karena sosok ayah yang absen dalam kehidupan mereka.

Lagu "Dewasa Itu Berat" dari Suarakayu menjadi tulang punggung emosional di beberapa bagian penting. Meski dirilis pada 2024, liriknya terasa seperti ditulis khusus untuk film ini. Lagu ini bercerita tentang proses tumbuh, memahami pengorbanan orangtua, hingga menerima bahwa hidup tidak selalu memberi jawaban.

Penggalan lirik "Sedikit demi sedikit bertambah kuat, walau hati menangis, ku berlagak hebat" terdengar jujur, tentang berpura-pura kuat saat hati belum benar-benar pulih. Ada semacam keberanian kecil di sana, untuk tetap melangkah meski raga belum siap.

Sementara itu, lagu "Ayah" hadir dalam dua versi. Versi Rinto Harahap membawa nostalgia yang kuat, sedangkan versi aransemen ulang oleh Callista Lokhesvara terasa lebih personal dan rapuh, seperti surat yang akhirnya dibaca sang anak setelah lama disimpan oleh ayahnya.

3. Film Ayah, Ini Arahnya Ke Mana, Ya? mengisahkan apa?

Film Ayah, Ini Arahnya Kemana Ya mengisahkan apa, sih.jpeg
Ayah, Ini Arahnya Kemana Ya? (dok. Five Elements Pictures/Ayah, Ini Arahnya Kemana Ya)

Disutradari Kunz Agus dari buku best seller karya Khoirul Trian, Ayah, Ini Arahnya Ke Mana, Ya? mengikuti perjalanan hidup Dira (Mawar de Jongh) yang harus menanggung beban ekonomi keluarga dan mengarahkan hidupnya sendiri setelah ledakan kompor melukai ibunya. Sementara itu ayahnya, Yudi (Dwi Sasono), hanya hadir secara fisik, tapi abai secara emosional.

Cerita film ini bergerak dalam ruang yang sangat personal, antara kenangan masa kecil, konflik batin, dan usaha untuk memahami arti "dewasa." Bukan hanya soal kehilangan, film ini juga bicara tentang penerimaan dan pentingnya komunikasi antara orang tua dengan anak-anaknya. Ayah, Ini Arahnya Ke Mana, Ya? tayang di bioskop Indonesia mulai 9 April 2026.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Zahrotustianah
EditorZahrotustianah
Follow Us

Latest in Hype

See More