5 Film Romcom Underrated 90-an yang Layak Ditonton Ulang

- Artikel menyoroti lima film romcom 90-an yang underrated namun layak ditonton ulang karena menawarkan cerita unik, chemistry kuat, dan nuansa nostalgia khas era tersebut.
- Film-film seperti Blast from the Past, Joe Versus the Volcano, dan But I'm a Cheerleader menghadirkan tema berbeda mulai dari adaptasi sosial hingga kritik identitas diri dengan sentuhan humor cerdas.
- Only You dan French Kiss menampilkan kisah cinta penuh takdir serta petualangan romantis lintas negara yang memperkuat pesona klasik romcom 90-an bagi penonton masa kini.
Era 1990-an sering disebut sebagai masa keemasan film komedi romantis alias romcom. Dekade ini melahirkan banyak judul ikonik yang masih dikenang hingga sekarang, mulai dari kisah cinta manis hingga komedi yang membuat penonton tertawa sekaligus baper.
Namun, di balik film-film populer yang terus dibicarakan, ada sejumlah romcom berkualitas yang justru kurang mendapatkan perhatian yang layak. Padahal, beberapa film romcom ini menawarkan cerita unik, chemistry pemain yang kuat, dan pesona khas era 90-an yang sulit ditemukan dalam film modern.
Jika kamu sedang mencari tontonan nostalgia atau ingin menemukan romcom yang mungkin terlewatkan, lima film berikut layak masuk daftar tontonmu.
1. Blast from the Past (1999)

Blast from the Past menghadirkan premis yang unik dan menghibur. Film ini mengikuti Adam Webber, seorang pria yang menghabiskan seluruh hidupnya di bunker bawah tanah bersama kedua orangtuanya karena ayahnya mengira dunia telah mengalami bencana nuklir. Setelah puluhan tahun hidup terisolasi, Adam akhirnya keluar ke dunia luar dan harus beradaptasi dengan kehidupan modern yang sama sekali asing baginya.
Brendan Fraser tampil menawan sebagai Adam yang polos, sopan, dan penuh rasa ingin tahu. Ketika ia bertemu Eve yang diperankan oleh Alicia Silverstone, keduanya membangun hubungan yang manis sekaligus lucu karena perbedaan cara pandang mereka terhadap dunia. Meski saat dirilis tidak menjadi hit besar, film ini justru terasa semakin menarik ditonton sekarang karena nuansa nostalgia 90-annya yang begitu kuat.
2. Joe Versus the Volcano (1990)

Film ini mungkin menjadi salah satu romcom paling aneh sekaligus paling kreatif yang pernah dibintangi Tom Hanks dan Meg Ryan. Ceritanya berpusat pada Joe Banks, seorang pekerja kantoran yang hidupnya membosankan hingga suatu hari ia didiagnosis mengidap penyakit mematikan.
Ketika seorang pengusaha eksentrik menawarkan kesempatan untuk mengorbankan dirinya di sebuah gunung berapi demi sebuah misi unik, Joe memutuskan untuk menerima tawaran tersebut. Dalam perjalanannya, Joe bertemu beberapa karakter berbeda yang semuanya diperankan oleh Meg Ryan.
Joe Versus the Volcano memadukan romansa, komedi, petualangan, dan sentuhan fantasi yang membuatnya terasa berbeda dari romcom pada umumnya. Walaupun respons awalnya cukup biasa saja, Joe Versus the Volcano perlahan berkembang menjadi film cult yang dicintai banyak penggemar.
3. But I'm a Cheerleader (1999)

Di permukaan, But I'm a Cheerleader terlihat seperti komedi remaja biasa. Namun, film ini sebenarnya merupakan satire tajam yang membahas identitas, stereotip gender, dan penerimaan diri. Natasha Lyonne memerankan Megan, seorang pemandu sorak yang dikirim ke kamp konversi oleh keluarganya karena mereka curiga bahwa Megan tertarik pada sesama perempuan.
Di tempat tersebut, Megan bertemu Graham dan mulai memahami perasaan yang selama ini ia pendam. Meski sempat menuai kritik saat dirilis, film ini kini dianggap sebagai salah satu karya penting dalam perfilman LGBTQ+. Selain menghadirkan kisah cinta yang menyentuh, film ini juga menyajikan humor cerdas dan kritik sosial yang masih relevan hingga sekarang.
4. Only You (1994)

Bagi penggemar kisah cinta yang penuh takdir dan nuansa romantis, Only You adalah pilihan yang tepat. Film ini mengikuti Faith Corvatch, seorang wanita yang sejak kecil percaya bahwa jodohnya bernama Damon Bradley. Keyakinan itu muncul setelah sebuah permainan papan Ouija dan ramalan peramal secara misterius menyebut nama yang sama.
Ketika dewasa, Faith mendapatkan petunjuk tentang seseorang bernama Damon Bradley dan nekat pergi ke Italia untuk mencarinya. Dalam pencarian tersebut, ia justru bertemu Peter Wright (Robert Downey Jr.). Chemistry antara Downey Jr. dan Marisa Tomei menjadi kekuatan utama film ini. Meski alurnya sederhana, pesona para pemain dan latar Italia yang indah membuat film ini sangat menyenangkan untuk ditonton ulang.
5. French Kiss (1995)

Meg Ryan kembali muncul dalam daftar ini melalui French Kiss, sebuah romcom yang memadukan kisah cinta dengan petualangan lintas negara. Ryan memerankan Kate, seorang wanita yang pergi ke Prancis setelah tunangannya jatuh cinta pada perempuan lain saat perjalanan bisnis. Dengan harapan bisa merebut kembali hati sang tunangan, Kate memulai perjalanan yang tidak berjalan sesuai rencana.
Dalam perjalanan tersebut, ia bertemu Luc, seorang pencuri karismatik yang diperankan oleh Kevin Kline. Awalnya mereka tidak akur, tetapi perlahan hubungan keduanya berkembang menjadi sesuatu yang lebih dalam. Film ini memang mengikuti formula romcom klasik, tetapi dialog menghibur, chemistry para pemain, dan suasana Prancis yang romantis membuatnya tetap memikat hingga kini.
Tidak semua film romcom era 90-an mendapatkan status klasik, seperti Pretty Woman atau Notting Hill. Jika kamu sedang mencari tontonan ringan yang penuh nostalgia, film mana dari daftar ini yang paling ingin kamu tonton terlebih dahulu?


















