- Tobi Sakura (16) dari Jepang
- Emily Kelavos (20) dari Amerika Serikat
- Lexie Levin (21) dari Swedia
- Samara Siqueira (20) dari Brasil
HYBE X Geffen Kenalkan SAINT SATINE, Girl Group Baru setelah KATSEYE

- HYBE dan Geffen Records memperkenalkan SAINT SATINE sebagai girl group global kedua mereka setelah KATSEYE, diumumkan usai final acara World Scout: The Final Piece di Los Angeles.
- SAINT SATINE beranggotakan empat member multinasional—Tobi Sakura dari Jepang, Emily Kelavos dari AS, Lexie Levin dari Swedia, dan Samara Siqueira dari Brasil—hasil seleksi ketat dengan ribuan peserta audisi.
- Grup ini resmi debut pada 12 Mei 2026 lewat single “PARTY b4 the PARTY”, menarik perhatian publik karena konsep global serta perbedaan usia antar anggotanya yang cukup mencolok.
Industri musik kembali diramaikan dengan kehadiran girl group global baru bernama SAINT SATINE. Grup ini cukup mencuri perhatian, karena tercatat sebagai girl group kedua HYBE dan Geffen Records setelah resmi mendebutkan KATSEYE pada 28 Juni 2024 lalu.
SAINT SATINE sendiri terdiri dari empat member multinasional yang resmi debut di Los Angeles pada 12 Mei 2026 lewat single perdana bertajuk “PARTY b4 the PARTY.” Buat yang penasaran, yuk, simak sederet fakta menarik tentang SAINT SATINE berikut ini!
1. HYBE dan Geffen Records kenalkan SAINT SATINE, girl group kedua setelah KATSEYE

HYBE dan Geffen Records resmi mengumumkan pembentukan SAINT SATINE sebagai girl group global kedua hasil kerja sama mereka setelah KATSEYE. Pengumuman ini disampaikan usai penayangan final acara survival bertajuk World Scout: The Final Piece yang berlangsung di Los Angeles pada 12 Mei 2026.
Nama SAINT SATINE sendiri juga memiliki makna khusus yang dijelaskan oleh pihak label melalui FEMMUSIC. Adapun SAINT melambangkan kemampuan musikalitas dan karisma yang luar biasa, sementara SATINE menggambarkan sisi lembut, elegan, dan berkelas. Menurut HYBE x Geffen Records, girl group ini juga dirancang untuk melampaui batas-batas nasional, budaya, dan artistik.
2. Terdiri dari empat member multinasional

SAINT SATINE sendiri terdiri dari empat anggota yang berasal dari berbagai negara. Ada yang berasal dari Amerika Serikat, Swedia, Brasil, hingga Jepang, berikut formasi final group ini.
Sebelumnya, proses seleksi anggota terakhir SAINT SATINE ini juga cukup kompetitif. Menurut laporan Forbes, terdapat lebih dari 14.000 pelamar dari Jepang yang ikut serta dalam tahap audisi, dengan penilaian yang melibatkan panel juri dari anggota LE SSERAFIM dan ILLIT.
Beberapa anggota SAINT SATINE juga diketahui merupakan finalis dari The Debut: Dream Academy, kompetisi reality show yang sebelumnya menjadi dasar pembentukan grup KATSEYE.
3. Resmi debut pada 12 Mei 2026 lewat lagu “PARTY b4 the PARTY”

SAINT SATINE resmi debut pada 12 Mei 2026 saat penayangan final World Scout: The Final Piece. Pada momen tersebut, grup ini sekaligus diperkenalkan ke publik untuk pertama kalinya sebagai unit resmi dengan membawakan single debut mereka bertajuk “PARTY b4 the PARTY”. Lagu tersebut kemudian dirilis sebagai bagian dari single album debut mereka, bersama lagu kedua yang berjudul “WE RIDE”.
Debut mereka pun langsung menarik perhatian publik. Tidak hanya karena konsep global dan produksi besar di baliknya, tetapi juga karena diskusi online yang muncul terkait perbedaan usia antar anggota, khususnya antara Sakura yang masih 16 tahun dan anggota lainnya yang lebih tua. Dinamika ini bahkan disebut mirip dengan grup pendahulu mereka, KATSEYE, di mana Yoonchae juga debut pada usia 16 tahun.














![[QUIZ] Tebak Jingle Iklan dari Potongan Liriknya!](https://image.idntimes.com/post/20250130/television-5017870-1280-f50f79ccfd50b208cdca98bb4b7e8839-69d7bd12a29a6c48df643d4320a81140.jpg)




