pernyataan JWC 2026 (instagram.com/jakartaworldcinema)
Penayangan La bola negra di Jakarta World Cinema 2026 menjadi sorotan setelah penyelenggara mengumumkan perubahan jadwal dan ketentuan menonton. Sebelumnya, La bola negra dijadwalkan tayang pada 1, 2, dan 5 November 2026. Setelah pergantian jadalwa, pemutaran film ini jatuh pada 6 November 2026 di CGV Grand Indonesia. Berdasarkan informasi jadwal terbaru yang diumumkan JWC, terdapat sesi pukul 12.20 WIB di Audi 4 dan pukul 20.00 WIB di Audi 2 Starium.
Melalui pernyataan di media sosial, JWC menyebut penyesuaian tersebut dilakukan berdasarkan hasil dialog bersama Lembaga Sensor Film (LSF). Salah satu aturan yang diumumkan adalah kewajiban menggunakan penutup kamera ponsel selama pemutaran. Namun, dalam pengumuman tersebut, penyelenggara tidak menjelaskan secara terperinci alasan di balik setiap ketentuan khusus itu.
"Surat Tanda Lolos Sensor (STLS) diterbitkan dengan klasifikasi usia 21 tahun ke atas. Pemutaran dilaksanakan secara khusus dan terbatas di CGV Grand Indonesia dengan penerapan protokol kenyamanan menonton, seperti peringatan konten (content warning) serta kebijakan wajib menyimpan telepon genggam dalam amplop tertutup selama pertunjukan berlangsung," demikian tertulis pengumuman tersebut pada Jumat (30/10/2026).
Pengumuman tersebut memicu protes dari sejumlah calon penonton. Sebagian mempertanyakan perubahan jadwal yang disampaikan menjelang festival, sebagian lain menyuarakan keberatan dan meminta kejelasan mengenai mekanisme pengembalian dana tiket. Perbincangan ini juga berkaitan dengan tema film yang secara terbuka mengangkat isu LGBTQ+.