Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

5 Karakter Anime yang Dijuluki Anak Iblis, Kenapa?

5 Karakter Anime yang Dijuluki Anak Iblis, Kenapa?
Robin menghadapi Black Maria dalam wujud Demonio Fleur. (dok. Toei Animation/One Piece)
Intinya Sih
  • Beberapa karakter anime dijuluki anak iblis karena ditakuti atau disalahpahami oleh masyarakat.

  • Julukan tersebut muncul dari trauma, propaganda, atau penampilan yang dianggap mengerikan.

  • Padahal, banyak dari mereka sebenarnya hanyalah korban keadaan.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Ketika mendengar kata-kata anak iblis, penggemar anime mungkin akan langsung terbayang Meliodas dari The Seven Deadly Sins atau Rin Okumura dari Blue Exorcist. Hal tersebut sangat wajar karena mereka memang benar-benar anak iblis. Meliodas adalah anak dari Raja Iblis, sementara Rin anak dari Satan.

Nah, di samping itu, ada juga beberapa karakter anime yang sebenarnya hanyalah manusia biasa, tetapi mereka dijuluki sebagai anak iblis. Siapa saja karakternya dan apa alasan mereka dipanggil anak iblis? Simak ulasan berikut!

1. Nico Robin (One Piece)

Robin melarikan diri.
Robin melarikan diri. (dok. Toei Animation/One Piece)

Insiden Ohara mungkin adalah salah satu contoh dari kejahatan terbesar Pemerintah Dunia. Saat itu, Pemerintah Dunia mengeluarkan perintah Buster Call untuk menghancurkan Ohara dan membunuh semua orang Ohara. Hal ini terjadi setelah Pemerintah Dunia mengetahui bahwa para cendekiawan Ohara diam-diam meneliti Abad Kekosongan.

Sebagai penyintas dari Insiden Ohara, Nico Robin sudah hidup dalam pelarian sejak dirinya masih berusia 8 tahun. Setelah Pemerintah Dunia menghancurkan kampung halamannya, Robin langsung menjadi orang yang paling diburu oleh Pemerintah Dunia. Mereka bahkan tidak segan untuk memberikan bounty sebesar 79 juta berries hanya untuk anak berusia 8 tahun.

Tak hanya itu, Pemerintah Dunia juga menyebarkan fitnah yang kejam terhadap Robin. Pemerintah Dunia melabeli Robin sebagai anak iblis karena dirinya ingin menggunakan Senjata Kuno untuk menghancurkan dunia. Fakta sebenarnya, Pemerintah Dunia hanya takut pada kemampuan Robin dalam membaca Poneglyph.

2. Eldian (Attack on Titan)

Eldian Restorationist
Eldian Restorationist (dok. WIT STUDIO/Attack on Titan)

Eren Yeager bukanlah satu-satunya Eldian yang disebut sebagai anak iblis. Dalam Attack on Titan, anak iblis sendiri merupakan panggilan rasis terhadap Eldian. Dalam catatan sejarah, Eldian memang telah menjadi ras yang paling dibenci di dunia.

Ribuan tahun yang lalu, Kekaisaran Eldia menjajah banyak negara dengan menggunakan kekuatan Titan. Hal tersebut membuat Eldian menjadi ras yang paling dibenci oleh dunia. Tentunya, itu bukanlah satu-satunya alasan kenapa mereka disebut sebagai keturunan iblis, terutama oleh Marley.

Alasan lainnya terdapat pada garis keturunan mereka. Eldian bukan hanya keturunan dari penjahat perang yang brutal, tetapi mereka juga merupakan keturunan dari Ymir, Titan pertama. Fakta bahwa hanya Eldian yang bisa berubah menjadi Titan membuat julukan anak iblis semakin melekat pada Eldian.

3. Naruto Uzumaki (Naruto)

Naruto menggunakan cakra Kurama.
Naruto menggunakan cakra Kurama. (dok. Pierrot/Naruto)

Naruto Uzumaki memang terlahir sebagai anak dari seorang Hokage. Meski begitu, hal tersebut tidak menjamin Naruto akan memiliki kehidupan yang layak. Terlahir sebagai Jinchuriki Ekor Sembilan, Naruto harus hidup dalam pengasingan karena masyarakat takut kepadanya.

Sejak serangan Kurama di Konoha, warga Konoha memiliki trauma besar terhadap Ekor Sembilan. Ketika monster tersebut sekarang bersemayam di tubuh anak kecil, mereka tidak lagi menganggap Naruto sebagai manusia. Masyarakat menganggap Naruto sebagai anak iblis atau monster yang bisa menghancurkan Konoha kapan saja.

4. Guts (Berserk)

tanda Brand of Sacrifice Guts
tanda Brand of Sacrifice Guts (dok. OLM/Berserk)

Lahir dari mayat ibunya yang menggantung, Guts sudah melalui banyak hal mengerikan sepanjang hidupnya. Sejak kecil, Guts sudah dipaksa untuk terbiasa dengan kekerasan, pembunuhan, hingga kekejaman dalam perang. Latar belakangnya yang tragis membuat Guts dikenal sebagai anak iblis.

Tak hanya itu, setelah berhasil selamat dari Eclipse, Guts memiliki Brand of Sacrifice. Hal ini membuat citra Guts sebagai anak iblis semakin kuat karena Brand of Sacrifice merupakan tanda pembawa malapetaka. Siapa saja yang memiliki Brand of Sacrifice, hidup mereka akan selalu dikelilingi oleh monster, roh jahat, dan Apostle.

5. Hyakkimaru (Dororo)

Hyakkimaru
Hyakkimaru (dok. Tezuka Productions/Dororo)

Hyakkimaru tidak hanya kerap disebut sebagai anak iblis, tetapi juga tidak pernah dipandang sebagai manusia oleh masyarakat. Dalam beberapa hal, Hyakkimaru bahkan sering dianggap sebagai monster yang lebih mengerikan daripada iblis. Hyakkimaru sendiri memiliki beberapa alasan kenapa dirinya disebut sebagai anak iblis.

Pertama, Hyakkimaru memiliki penampilan mengerikan karena tubuhnya dipenuhi oleh prostetik. Hyakkimaru sendiri memang sudah lahir secara mengenaskan. Imbas dari perjanjian ayah Hyakkimaru, Daigoro Kagemitsu, dengan iblis, Hyakkimaru harus kehilangan sebagian besar anggota tubuhnya. Hyakkimaru hanya bisa bertahan hidup karena dibantu oleh anggota tubuh buatan.

Selain itu, gaya bertarung Hyakkimaru juga semakin membuat masyarakat takut padanya. Hyakkimaru memiliki gaya bertarung yang terlalu mengerikan untuk ukuran manusia. Dirinya tak hanya lebih kuat dari iblis, tetapi juga memiliki cara yang lebih brutal daripada iblis dalam mengalahkan musuhnya.

Karakter-karakter di atas memang bukan benar-benar keturunan iblis, seperti Meliodas atau Rin. Namun, mereka tetap dipanggil sebagai anak iblis karena memiliki sesuatu yang sangat ditakuti oleh masyarakat. Padahal, jika dipikir kembali, mereka juga bisa dibilang sebagai korban. Jadi, bagaimana menurutmu?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Yudha ‎
EditorYudha ‎
Follow Us

Latest in Hype

See More