Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Kenapa Cerita Hoppers Dibuat Seakurat Mungkin dengan Dunia Nyata?
cuplikan film Hoppers (dok. Pixar)
  • Film animasi Hoppers garapan Daniel Chong dibuat dengan riset mendalam agar dunia hewan dan alamnya terasa realistis serta bisa dirasakan dekat oleh penonton di kehidupan nyata.
  • Tim produksi bekerja sama dengan ahli berang-berang Dr. Emily Fairfax untuk memastikan detail karakter dan lingkungan tampil akurat, sehingga emosi cerita lebih kuat tersampaikan.
  • Daniel Chong dan produser Nicole berharap film ini menumbuhkan rasa peduli terhadap hewan dan lingkungan, sekaligus menginspirasi penonton mengenal lebih jauh kehidupan berang-berang.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Kamu mungkin akan merasa gemas ketika menonton film Hoppers, karena film animasi keluaran Pixar ini akan menonjolkan berang-berang imut yang bakal jadi karakter utamanya. Belum lagi hewan-hewan lain dari dunia Hoppers yang punya daya tarik menggemaskan dalam versi animasi.

Meski begitu, ternyata persiapan untuk membangun dunia di film ini gak main-main lho. Daniel Chong sebagai sutradara dan timnya, gak hanya mengandalkan karakter hewan lucu yang gampang dicintai para penonton, tapi juga menyiapkan berbagai elemen dari dunia hewan dan alam seakurat mungkin dengan dunia nyata. Kenapa film Hoppers mau membuat dunianya sebegitu akurat dengan dunia nyata, ya?

1. Daniel Chong ingin cerita Hoppers dirasakan relate oleh para penonton

Daniel Chong dan Nicole Paradis Grindle (dok. Pixar)

Saat berbicara dengan IDN Times mengenai cerita proses produksi film Hoppers pada 12 Februari lalu, Daniel Chong, sutradara film ini mengungkapkan kalau keakuratan unsur ilmiah di dalam film animasi itu penting. Dalam film animasi, ia bisa saja membuat apapun segila-gilanya, tapi Daniel dan timnya justru ingin membuat cerita Hoppers se-grounded mungkin supaya penonton bisa relate di dunia nyata.

"Ketika kita mulai memasukkan hal-hal nyata yang ada di dunia, membuat filmnya terasa membumi dan elemen-elemen itu akan sangat menonjol. Hal itu yang membuat dari segi penceritaannya menjadi sangat efektif," ujar Daniel Chong.

2. Riset dan kerja sama bareng ahli berang-berang

cuplikan film Hoppers (dok. Pixar)

Untuk membuat kesan realistis dalam berbagai elemen yang disuguhkan film Hoppers, Daniel beserte produser Nicole turut melakukan riset mendalam tentang dunia hewan dan alam. Mereka secara khusus menemui ahli berang-berang, yaitu Dr. Emily Fairfax. Dari situ, Nicole mengaku banyak mempelajari bagaimana kehidupan berang-berang lebih dalam, hingga membantu membuat cerita Hoppers jadi makin detail.

"(Kerja sama dengan Dr. Emily Fairfax) itu penting banget, soalnya itu bikin filmnya jadi lebih 'napak bumi.' Selama bertahun-tahun di Pixar, kami belajar kalau tema yang universal itu justru lahir dari hal-hal spesifik. Kedengarannya agak aneh, makin spesifik dan detail kamu bikin sebuah karakter atau lingkungan, malah makin banyak orang merasa nyambung," ungkap Nicole.

Ia melanjutkan, elemen karakter dan lingkungan yang detail juga mampu memancarkan emosi yang lebih nyampe ke hati penontonnya.

3. Daniel dan Nicole berharap penonton bisa merasakan kepedulian terhadap hewan usai nonton Hoppers

cuplikan film Hoppers (dok. Pixar)

Menutup wawancara dengan IDN Times, Daniel dan Nicole gak cuma berharap film ini sukses di box office sebagai film terlaris. Namun, mereka juga ingin penonton membawa pelajaran penting dari film Hoppers, salah satunya adalah merasakan kepedulian terhadap hewan dan juga lingkungan.

"Bagi kami, menunjukkan apa yang bisa dilakukan berang-berang di dunia nyata itu penting, karena kami mau penonton keluar dari bioskop jadi penasaran sama mereka, mau bantu mereka, dan pengin belajar lebih banyak tentang berang-berang," tutup Daniel Chong.

Film Hoppers akan mulai tayang di bioskop Indonesia pada 4 Maret 2026.

Editorial Team