Netflix Digugat Rp1,9 Triliun Gegara Film Nicolas Cage, Kok Bisa?

Netflix digugat US$105 juta atau sekitar Rp1,9 triliun oleh Simon Afram dan Op-Fortitude
Penggugat menilai hilangnya salinan film menghambat penjualan, negosiasi akuisisi, asuransi, pemasaran, serta berisiko memicu kebocoran sebelum rilis
Netflix membantah bertanggung jawab atas risiko film tanpa pengamanan standar industri
Belum lama ini, platform streaming Netflix tengah menghadapi gugatan senilai US$105 juta atau sekitar Rp1,9 triliun terkait hilangnya salinan film Fortitude yang dibintangi Nicolas Cage dan Ben Kingsley.
Dalam gugatan yang diajukan pada Kamis (30/7/2026) di Pengadilan Federal California, Simon Afram selaku penulis dan produser bersama perusahaannya, Op-Fortitude, menuduh Netflix telah membahayakan prospek penjualan film thriller mata-mata Perang Dunia II tersebut setelah salinan film yang dibagikan untuk pemutaran internal dilaporkan hilang.
1. Salinan film Fortitude tersimpan di salah satu hard drive yang dicuri

Menurut laporan The Hollywood Reporter, salinan master film Fortitude yang tidak terenkripsi berada di salah satu dari beberapa hard drive yang dilaporkan telah dicuri dari kantor Netflix. Salinan tersebut diterima Netflix pada Juni 2026 setelah menyatakan minat pada materi promosi akhir tahun lalu.
Awalnya, salinan Fortitude dikirimkan seorang produser rekanan agar dapat diputar di kalangan internal Netflix. Setelah pemutaran selesai, Netflix diminta untuk menghapus file tersebut sebelum memberi tahu kapan drive tersebut dapat diambil.
Akan tetapi, saat produser rekanan mencoba mengambil kembali, Netflix tidak segera memberikan tanggapan. Setelah lebih dari sepekan, Netflix mengakui melalui email bahwa hard drive tersebut telah dicuri.
"Ini adalah kejadian pertama bagi kami. Sayangnya, seseorang mencuri sejumlah hard drive dari meja kantor kami minggu lalu. Kami telah berupaya mengatasi hal ini bersama tim keamanan kami, tetapi belum membuahkan hasil," tulis Sean Berney, kepala akuisisi film Netflix.
2. Netflix dituduh gagal mengungkap detail laporan polisi

Dalam gugatan tersebut, Netflix dituding menolak mengungkap apakah mereka telah mengajukan laporan polisi atau meminta bantuan penegak hukum untuk menyelidiki pencurian tersebut. Selain itu, Netflix pun dilaporkan menolak permintaan para filmmaker untuk melibatkan Departemen Kepolisian Los Angeles (LAPD) setelah pihak pembuat film mengajukan laporan.
Hilangnya salinan film Fortitude diprediksi bakal berdampak jangka panjang. Para produser berpendapat, pencurian itu telah membuat Fortitude jauh lebih sulit dijual karena setiap calon distributor harus diberi tahu bahwa salinan yang tak terenkripsi telah dicuri sebelum perilisan resmi.
Di sisi lain, pihak produser juga mengklaim peristiwa ini dapat memengaruhi proses negosiasi akuisisi, cakupan asuransi, rencana pemasaran, sekaligus menimbulkan risiko film dapat bocor secara online sebelum dirilis secara komersial.
"Netflix juga telah merampas kesempatan bagi film, para pemerannya, dan para penciptanya untuk memasarkan karya mereka dan menerima pengakuan yang kemungkinan besar akan dihasilkan oleh perilisan global yang dipasarkan dengan benar," demikian bunyi kutipan gugatan tersebut, dilansir Page Six.
3. Netflix telah buka suara terkait gugatan film Fortitude

Sementara itu, Netflix telah buka suara mengenai gugatan yang mereka terima terkait film Fortitude. Dalam pernyataan yang dirilis, mereka menyangkal klaim apa pun yang menyatakan perusahaan menanggung risiko kerugian untuk film yang didistribusikan tanpa pengamanan standar industri.
"Meskipun kami tidak memiliki hak atas Fortitude, kami menganggap serius keamanan konten dan telah mengambil langkah-langkah tambahan untuk mendukung pembuat film dan timnya. Ini termasuk melakukan investigasi menyeluruh dan menawarkan untuk memantau situs pembajakan yang dikenal untuk setiap distribusi atau penjualan tak sah," kata mereka.
Tak hanya itu, Netflix juga menyatakan penolakan untuk membagikan perkembangan informasi maupun hasil dari penyelidikan yang mereka lakukan kepada firma hukum Simon Afram.
"Kami menolak untuk membagikan apa pun tentang investigasi kami yang sedang berlangsung dengan firma hukum yang mewakili Simon Afram, mengingat upaya mereka yang bermusuhan untuk 'memeras uang' dari Netflix atas situasi ini – termasuk langsung menuntut $165 juta untuk film tersebut daripada bekerja sama dengan kami dengan itikad baik," tutup mereka.
Sementara itu, Fortitude adalah film thriller spionase berlatar London yang berfokus pada agen intelijen Inggris yang mengubah jalannya Perang Dunia Kedua. Nicolas Cage beradu akting dengan Matthew Goode, Michael Sheen, dan Ben Kingsley dalam film yang disutradarai Simon West itu. Menurut pengakuan Afram, ia telah menghabiskan tujuh tahun untuk membawa kisah tersebut ke layar lebar.





















