Pengabdi Setan (dok. Rapi Films/Pengabdi Setan)
Berbeda dari film sebelumnya, Satan's Slaves: Origin atau Pengabdi Setan 3: Origin merupakan prekuel yang berdiri sendiri. Ceritanya akan membawa penonton jauh ke masa lalu untuk mengungkap asal-usul sekte dan perjanjian dengan iblis yang menjadi akar teror dalam dua film sebelumnya. Joko Anwar menyebut film ini sebagai jaawaban bagi penonton.
"Film ini yang akhirnya menjawab dari mana kutukan itu berasal, mengapa kutukan itu tidak pernah berhenti, dan apa sebenarnya tujuannya. Para penggemar lama akan mendapatkan jawaban yang telah mereka tunggu selama bertahun-tahun. Pendatang baru akan mendapatkan pengalaman yang luar biasa," ungkap Joko Anwar, dikutip dari Variety pada Selasa (1/9/2026).
Sementara itu, Choi Yoon Hee selaku CEO Barunso E&A, mengungkapkan, kerja sama dengan Joko Anwar di film ini terasa berbeda. Menurutnya, sang sutradara punya ambisi yang semakin tajam dalam menggarap film ini.
“Setiap kali kami bekerja dengan Joko Anwar, skalanya semakin besar dan ambisinya semakin tajam. 'Satan's Slaves: Origin' berbeda dari karya-karyanya yang lain. Ini sebuah cerita yang melintasi abad dan benua. Ini adalah bukti dari apa yang telah kami yakini selama bertahun-tahun, yiatu para pembuat film Indonesia saat ini menceritakan beberapa kisah genre paling berani di dunia, dan kami bangga dapat membantu film ini mencapainya,” katanya.