4 Realitas Dunia Kerja ala Drakor The Practical Guide to Love

- Lee Ui Yeong digambarkan sebagai pekerja berdedikasi tinggi yang sering diperlakukan tidak adil karena status pribadinya, mencerminkan diskriminasi halus di lingkungan kerja modern.
- Drama ini menyoroti dinamika kantor yang penuh iri hati dan gosip antar rekan kerja, menggambarkan bagaimana kompetisi bisa memengaruhi hubungan profesional.
- Melalui karakter magang dan seniornya, cerita menunjukkan tantangan bagi pegawai baru untuk bersuara serta pentingnya tanggung jawab dalam menghadapi kegagalan proyek.
Drakor The Practical Guide to Love (2026) menceritakan tentang seorang perempuan bernama Lee Ui Yeong (Han Ji Min) yang belum pernah berkencan selama hidupnya. Dia dikenal punya etos kerja tinggi sehingga banyak disukai oleh atasan dan rekan kerja lainnya. Sayangnya, dedikasi Ui Yeong ini kerap diremehkan hanya karena dirinya belum berkeluarga di usia yang sudah matang.
Sekalipun punya dedikasi pekerjaan yang tinggi, Lee Ui Yeong tetap mendapatkan perlakuan kurang menyenangkan di kantor. Pengalaman Ui Yeong ini menggambarkan realitas dunia kerja yang kerap dihadapi banyak orang di dunia nyata. Lalu, apa saja realitas dunia kerja ala drakor The Practical Guide to Love?
Peringatan, artikel ini mengandung spoiler.
1. Gak semua atasan bersikap adil

Lee Ui Yeong bekerja di bawah tim pemasaran. Dia merupakan bawahan langsung dari Oh Myung Woon (Park Jung Pyo). Di tim tersebut, Ui Yeong memang dikenal sangat berdedikasi dan mencurahkan seluruh waktunya untuk bekerja.
Sayangnya, Ui Yeong merasa jika dirinya gak pernah diberi kesempatan untuk cuti ketika hari raya atau pekerjaan penting. Menurut Oh Myung Woon, Lee Ui Yeong gak punya kesibukan untuk mengurus keluarga sehingga punya waktu luang lebih banyak. Sayangnya, keputusan ini jelas gak adil karena Ui Yeong juga perlu waktu libur layaknya orang lain.
2. Dapat komentar buruk dari rekan kerja

Jung Na Ri adalah senior langsung Lee Ui Yeong. Dia dan Ui Yeong bekerja di tim yang sama untuk pemasaran hotel. Sosok Jung Na Ri sebenarnya gak mengganggu pekerjaan Ui Yeong. Namun, dia cukup iri dengan segala pencapaian Ui Yeong dan relasinya.
Jung Na Ri merupakan seorang ibu rumah tangga sekaligus ibu pekerja yang telah menjalani pernikahan cukup lama. Dia kerap membicarakan keburukan orang lain sekalipun di depan topik pembicaraannya langsung. Sikapnya ini membuat rekan kerjanya cukup terganggu. Makanya, dia gak punya teman dekat dalam kantor.
3. Pegawai magang kadang gak punya cela untuk berpendapat

Sim Sae Byeok (Kim So Hye) merupakan pegawai magang di hotel tempat Ui Yeong bekerja. Selama magang, Sae Byeok dikenal sangat gigih dalam bekerja. Dia juga gak ragu untuk mengerjakan segala tugas yang diberikan oleh para seniornya.
Sae Byeok diminta untuk mengerjakan proyek pop up store dan mengajak kerja sama untuk membangun proyek tersebut. Sayangnya, Jung Na Ri menginterupsi dan memaksa Sae Byeok untuk memutus kerja sama dengan Studio Home. Imbasnya, proyek tersebut terancam gagal karena mitra barunya diduga melakukan plagiarisme.
4. Gak semua pegawai mengakui kesalahan dan bertanggung jawab

Kegagalan proyek ini harusnya merupakan tanggung jawab Jung Na Ri dan Oh Myung Woon. Keduanya telah bekerja sama untuk mengganti mitra dari Studio Home ke pihak lain. Sayangnya, mereka gak pernah mau menyelesaikan proyek ini dan bertanggung jawab.
Ui Yeong jelas gak ingin pekerjaannya sia-sia. Dia berusaha mencari jalan lain agar kerja sama dengan Studio Home bisa dilakukan kembali. Pada akhirnya, Ui Yeong berperan langsung atas kesuksesan proyek pop up store yang digagas hotel mereka, The Hills Seoul.
Perilaku kurang menyenangkan ini memang kerap dihadapi banyak orang di dunia nyata. Jadi, apakah salah satu penjelasan di atas pernah kamu alami di tempat kerja?