3 Alasan Seonu Chan Kembali Menggambar di In Your Radiant Season

Seonu Chan tidak langsung menjadi sosok ceria dan bebas seperti yang terlihat sekarang. Di balik sikap hangatnya, ia pernah melewati masa yang sangat sulit setelah selamat dari kecelakaan ledakan tujuh tahun lalu. Insiden tersebut tidak hanya hampir merenggut nyawanya, tetapi juga membuat Seonu Chan kehilangan sebagian ingatannya serta mengalami gangguan pendengaran.
Saat terbangun dari masa kritisnya, Seonu Chan merasa kebingungan karena tidak bisa mengingat dengan jelas siapa dirinya sebelumnya dan kehidupan apa yang pernah ia jalani. Dari semua memori yang hilang, hanya satu hal yang terus terlintas di pikirannya—wajah Song Ha Ran. Dari titik itulah Seonu Chan perlahan menemukan alasan untuk kembali bangkit dan memutuskan untuk menggambar lagi. Berikut tiga alasan Seonu Chan memutuskan kembali menggambar di In Your Radiant Season.
1. Tidak ingin hidup tanpa arah dan harapan

Setelah kecelakaan tersebut, Seonu Chan harus menghadapi kenyataan bahwa sebagian besar ingatannya hilang. Ia tidak tahu apa yang pernah ia lakukan di masa lalu, apa tujuan hidupnya, bahkan bagaimana ia bisa berada di situasi yang hampir merenggut nyawanya. Kondisi itu membuatnya merasa sangat kosong dan kesulitan menentukan langkah hidupnya ke depan.
Di tengah kebingungan itu, Seonu Chan menyadari bahwa ia tidak bisa terus hidup tanpa tujuan. Ia tidak ingin menjalani hari-harinya seperti seseorang yang hanya bertahan hidup tanpa arah. Karena itulah ia memutuskan untuk mulai menggambar kembali—sesuatu yang terasa alami baginya meskipun ingatannya belum sepenuhnya pulih. Melalui menggambar, Seonu Chan perlahan menemukan kembali alasan untuk menjalani hidupnya.
2. Ingin menutup masa lalu yang terlalu menyakitkan

Setelah sadar dari kecelakaan, Seonu Chan sempat berusaha keras untuk mengingat kembali masa lalunya. Ia bahkan berkali-kali berkonsultasi dengan dokter untuk mencoba memulihkan ingatan yang hilang. Namun setiap kali ia mencoba menggali ingatan tersebut, ia justru merasakan sakit kepala yang luar biasa hingga kehilangan kesadaran.
Pengalaman itu membuat Seonu Chan menyadari bahwa memaksakan diri mengingat masa lalu mungkin hanya akan menyakitinya lebih jauh. Karena itu, ia akhirnya memilih untuk tidak terus terjebak pada ingatan yang belum tentu bisa kembali. Dengan menutup masa lalu yang kelam, Seonu Chan berharap bisa memulai kehidupan baru yang lebih tenang tanpa terus dihantui oleh kenangan yang tidak bisa ia pahami sepenuhnya.
3. Ingin fokus pada hal yang benar-benar ia sukai

Satu hal yang terasa jelas bagi Seonu Chan setelah sadar dari kecelakaan adalah dorongan untuk menggambar. Meskipun ia tidak dapat mengingat dengan pasti kehidupan apa yang ia jalani sebelumnya—termasuk masa belajarnya di Boston—tangan dan pikirannya terasa alami ketika mulai menggambar.
Menariknya, sosok yang paling sering muncul dalam gambar-gambar tersebut adalah wajah Song Ha Ran. Tanpa benar-benar memahami alasannya, Seonu Chan merasa bahwa menggambar adalah cara terbaik untuk mengekspresikan perasaannya sekaligus menenangkan pikirannya. Dari situlah ia memutuskan untuk fokus pada hal yang benar-benar ingin ia lakukan, yaitu menggambar dan menjalani hidup dengan lebih bebas.
Keputusan Seonu Chan untuk kembali menggambar bukan sekadar tentang hobi lama yang kembali ia tekuni. Lebih dari itu, menggambar menjadi cara baginya untuk bangkit dari masa lalu yang penuh luka dan menemukan kembali makna hidupnya. Dari garis-garis sederhana di atas kertas, Seonu Chan perlahan membangun kembali hidupnya yang sempat hancur.