Pernah merasa sangat lelah setelah bekerja, padahal kalau dilihat-lihat pekerjaan kita sebenarnya tidak terlalu banyak? Tugas masih bisa diselesaikan, jam kerja pun tidak selalu panjang, tetapi rasanya energi benar-benar terkuras. Kondisi seperti ini mungkin membuat seseorang bertanya-tanya, “Kenapa aku bisa burnout kalau pekerjaanku sebenarnya tidak berat?”
Burnout memang tidak selalu berkaitan dengan banyaknya pekerjaan. Seseorang bisa memiliki daftar tugas yang terlihat ringan, tetapi tetap mengalami kelelahan fisik dan emosional jika lingkungan kerja penuh tekanan, kurang memberikan dukungan, atau membuatnya merasa tidak dihargai. Lantas, kenapa burnout bisa terjadi meski pekerjaan tak terlalu berat?
