Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

5 Cara Mendapatkan Penghasilan Tambahan saat Ramadan

5 Cara Mendapatkan Penghasilan Tambahan saat Ramadan
Ilustrasi dompet berisi uang (freepik.com/rawpixel.com)
Intinya Sih
  • Ramadan membawa peluang ekonomi karena meningkatnya aktivitas masyarakat. Hal ini membuka kesempatan bagi siapa saja untuk menambah penghasilan dari kebutuhan khas bulan puasa dan Lebaran.

  • Ada berbagai ide usaha, seperti berjualan takjil, kue kering, jasa dan hamper Ramadan.

  • Kunci suksesnya ialah kepekaan terhadap kebutuhan sekitar dan konsistensi dalam menjalankan usaha agar potensi bisnis bisa terus berkembang, bahkan setelah Ramadan berakhir.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Ramadan sering dianggap sebagai momen yang penuh berkah, bukan hanya dari sisi spiritual, melainkan juga dari sisi ekonomi. Aktivitas masyarakat biasanya meningkat, terutama menjelang waktu berbuka puasa hingga menjelang Lebaran. Hal ini menciptakan banyak peluang untuk mendapatkan penghasilan tambahan, bahkan bagi orang yang sebelumnya tidak memiliki usaha sekalipun.

Menariknya, peluang ini bisa dimanfaatkan oleh siapa saja, mulai dari mahasiswa, ibu rumah tangga, hingga pekerja kantoran yang ingin menambah pemasukan. Selama kita jeli melihat kebutuhan orang lain selama Ramadan, biasanya selalu ada cara untuk menghasilkan uang tambahan. Berikut beberapa cara yang bisa kamu coba untuk mendapatkan penghasilan tambahan selama Ramadan.

1. Berjualan takjil atau makanan berbuka

ilustrasi berjualan makanan
ilustrasi berjualan makanan (freepik.com/freepik)

Salah satu peluang paling populer saat Ramadan adalah berjualan takjil. Menjelang waktu berbuka puasa, banyak orang mencari makanan ringan, seperti kolak, es buah, gorengan, atau puding. Modalnya juga relatif kecil. Kamu bisa memulai dari dapur sendiri dengan membuat menu sederhana. Jika rasanya enak dan harganya terjangkau, biasanya pelanggan akan datang kembali. Bahkan, tidak sedikit orang yang akhirnya membuka prapesan karena permintaan meningkat. Selain dijual langsung di depan rumah, takjil juga bisa dipasarkan lewat media sosial atau grup WhatsApp lingkungan sekitar.

2. Menjual kue kering untuk Lebaran

ilustrasi kue kering
ilustrasi kue kering (freepik.com/azerbaijan_stockers)

Menjelang Lebaran, permintaan kue kering biasanya meningkat pesat. Banyak orang ingin menyajikan kue di rumah, tetapi tidak sempat membuatnya sendiri. Ini bisa menjadi peluang usaha yang menjanjikan. 

Jika kamu memiliki kemampuan membuat kue, seperti nastar, kastengel, atau putri salju, coba tawarkan ke teman, tetangga, atau media sosial. Kalau tidak bisa membuat sendiri, kamu juga bisa menjadi reseller dari pembuat kue rumahan. Cara ini cukup praktis karena kamu tidak perlu repot produksi, cukup fokus pada penjualan.

3. Membuka jasa titip belanja

ilustrasi jastip
ilustrasi jastip (pexels.com/Anastasia Shuraeva)

Selama Ramadan, pusat perbelanjaan biasanya lebih ramai dari biasanya. Banyak orang yang ingin membeli kebutuhan Lebaran, seperti pakaian, hamper, atau bahan makanan, tetapi tidak punya waktu untuk datang langsung. Di sinilah jasa titip atau jastip bisa menjadi peluang. Kamu bisa menawarkan jasa membelikan barang dari mal atau toko tertentu dengan tambahan biaya jasa. Biasanya, jasa titip juga cukup laris menjelang Lebaran karena banyak promo dan diskon menarik.

4. Membuka layanan hamper atau parsel Ramadan

ilustrasi hamper
ilustrasi hamper (pexels.com/Yahya Gopalani)

Tradisi mengirim hamper atau parcel saat Ramadan dan Lebaran semakin populer beberapa tahun terakhir. Banyak orang ingin memberikan hadiah kepada keluarga, teman, atau rekan kerja. Jika kamu punya kreativitas dalam merangkai paket hadiah, ini bisa menjadi peluang bisnis yang menarik. Hamper tidak harus mahal. Kamu bisa membuat paket sederhana berisi kue kering, kurma, teh, atau camilan. Yang penting kemasan yang menarik dan terlihat eksklusif.

5. Menawarkan jasa memasak atau katering kecil

ilustrasi bisnis katering
ilustrasi bisnis katering (freepik.com/freepik)

Tidak semua orang punya waktu untuk memasak setiap hari selama Ramadan. Sebagian orang memilih membeli makanan jadi untuk sahur atau berbuka. Kamu bisa menawarkan layanan katering kecil dengan menu rumahan, misalnya paket sahur mingguan atau menu berbuka untuk beberapa hari. Usaha ini cukup diminati, terutama oleh pekerja yang tinggal sendiri atau keluarga kecil yang sibuk.

Ramadan memang identik dengan meningkatnya pengeluaran, mulai dari kebutuhan makanan hingga persiapan Lebaran. Namun, di sisi lain, bulan ini juga membuka banyak peluang untuk mendapatkan penghasilan tambahan. Kuncinya ialah peka melihat kebutuhan orang di sekitar kita. Bahkan, usaha kecil yang dimulai dari rumah pun bisa berkembang jika dikerjakan dengan konsisten. Siapa tahu usaha yang awalnya hanya untuk menambah uang selama Ramadan justru bisa menjadi bisnis jangka panjang setelah bulan puasa berakhir. Yang penting berani mencoba dan memanfaatkan peluang yang ada!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Yudha ‎
EditorYudha ‎
Follow Us