"Kamu perlu memiliki gagasan yang jelas tentang apa yang perlu kamu lakukan. Mulailah dengan membuat daftar semua hal yang perlu dilakukan. Lihat daftar tersebut dan catat item apa pun yang memiliki tanggal jatuh tempo," tips Ann Logsdon, seorang psikolog sekolah yang berspesialisasi untuk membantu orangtua dan guru serta mendukung siswa dengan disabilitas pendidikan dan perkembangan dikutip dari Very Well Mind.
"Letakkan tugas-tugas yang perlu segera diselesaikan di bagian atas. Setelah kamu menempatkan semua item prioritas tinggi, lihat item yang tidak memiliki 'tanggal jatuh tempo' pasti tetapi lebih merupakan jadwal yang disarankan," tambah Logsdon.
5 Cara Mengatur Waktu untuk Pelajar dan Pekerja Sibuk

Mengatur waktu sering jadi tantangan besar, terutama buat pelajar dan pekerja yang punya jadwal padat setiap hari. Tugas menumpuk, deadline mendekat, ditambah aktivitas lain yang tidak bisa ditinggalkan, membuat waktu terasa selalu kurang. Jika tidak dikelola dengan baik, hal ini bisa memicu stres dan membuat pekerjaan jadi tidak maksimal.
Padahal, kemampuan mengatur waktu bukan hanya soal membagi jadwal, tapi juga tentang menentukan prioritas dan menjaga keseimbangan hidup. Dengan manajemen waktu yang tepat, kamu bisa menyelesaikan kewajiban tanpa harus merasa kewalahan.
1. Susun prioritas, biar gak salah arah

Langkah pertama yang penting adalah menentukan mana yang harus didahulukan. Tidak semua tugas punya tingkat kepentingan yang sama, jadi kamu perlu memilah mana yang mendesak dan mana yang bisa ditunda. Dengan begitu, kamu tidak akan kewalahan mengerjakan semuanya sekaligus.
Membuat daftar prioritas setiap hari bisa sangat membantu. Kamu jadi punya gambaran jelas tentang apa yang harus diselesaikan, sehingga waktu yang kamu gunakan jadi lebih efektif dan tidak terbuang sia-sia.
2. Bikin jadwal harian, supaya lebih terarah

Jadwal harian membantu kamu mengatur waktu dengan lebih rapi. Kamu bisa membagi waktu untuk belajar, bekerja, istirahat, hingga aktivitas pribadi. Dengan jadwal yang jelas, kamu jadi tahu kapan harus fokus dan kapan bisa santai.
Selain itu, jadwal juga membantu mengurangi kebiasaan menunda-nunda. Saat waktu sudah ditentukan, kamu cenderung lebih disiplin untuk mengikuti rencana yang sudah dibuat.
"Jangan meremehkan kekuatan memiliki jadwal untuk memandu kamu melalui hari-hari sibukmu. Keteraturan adalah kunci untuk mengelola waktu, dan jadwal membantu mengatur hidup kamu," ujar Logsdon.
"Isi semua acara yang tidak fleksibel, seperti waktu kuliah dan pekerjaan. Pikirkan tentang hal-hal prioritas dan masukkan terlebih dahulu. Setelah waktu-waktu tersebut ditandai, kamu bisa melihat waktu lain yang tersedia untuk tugas-tugas lain," lanjutnya.
3. Hindari multitasking, fokus satu per satu

Banyak orang mengira multitasking bisa membuat pekerjaan lebih cepat selesai, padahal justru sebaliknya. Mengerjakan banyak hal sekaligus bisa membuat fokus terbagi dan hasilnya jadi kurang maksimal.
Lebih baik selesaikan satu tugas terlebih dahulu sebelum beralih ke tugas lain. Dengan fokus penuh, pekerjaan bisa selesai lebih cepat dan kualitasnya juga lebih baik.
4. Manfaatkan waktu luang sekecil apa pun

Waktu luang sering dianggap sepele, padahal bisa dimanfaatkan untuk hal-hal kecil yang bermanfaat. Misalnya, membaca materi, membalas email, atau menyusun rencana tugas berikutnya.
Dengan memanfaatkan waktu-waktu singkat ini, beban pekerjaan kamu bisa berkurang tanpa terasa. Ini juga membantu kamu tetap produktif meski di tengah jadwal yang padat.
5. Jangan lupa istirahat, biar tetap sehat

Mengatur waktu bukan berarti kamu harus terus bekerja tanpa henti. Istirahat tetap penting agar tubuh dan pikiran tidak kelelahan. Jika kamu terlalu memaksakan diri, justru produktivitas bisa menurun.
"Saat merencanakan waktumu, ingatlah bahwa kamu juga membutuhkan waktu untuk bersantai dan melepaskan penat. Meluangkan waktu untuk melepaskan penat dan menghilangkan stres sangat penting untuk menghindari kelelahan," saran Logsdon.
Luangkan waktu untuk tidur yang cukup dan melakukan hal yang kamu sukai. Dengan kondisi tubuh yang segar, kamu bisa menjalani aktivitas dengan lebih fokus dan semangat.
"Kamu tidak perlu memaksakan diri untuk semua tugasmu. Kamu hanya perlu menyeimbangkan kekuatan pemulihan dari aktivitas penghilang stres dengan memenuhi tanggung jawabmu. Istirahat singkat dapat membantu kamu memfokuskan kembali diri," lanjut Logsdon.
Dengan pengaturan waktu yang baik, kamu bukan hanya jadi lebih produktif, tapi juga lebih tenang dalam menjalani hari. Jadi, jangan biarkan kesibukan menguasai hidupmu. Kamu yang harus mengendalikan waktumu, agar semua berjalan lebih seimbang dan terarah.