Pernahkah kamu merasa sudah memberikan usaha terbaik, tapi apresiasi tertinggi selalu jatuh kepada si 'anak emas' di kantor? Realitanya, melihat rekan kerja mendapat perlakuan istimewa hanya karena kedekatan personal memang sangat menguras emosi dan mental kamu sehari-hari, kan? Meski terkesan sepele, dampak favoritism atasan terhadap performa tim di kantor bisa menghancurkan ekosistem kerja, lho.
Kalau kamu terus-terusan membiarkan diri terjebak dalam lingkungan kerja toksik ini, kesehatan mentalmu tentu akan menjadi taruhan utamanya. Kamu mungkin perlahan mulai merasa gak dihargai, lelah secara emosional, dan akhirnya kehilangan semangat untuk sekadar menyelesaikan tugas harian. Pada akhirnya, bukan hanya perjalanan kariermu yang terasa jalan di tempat, tapi produktivitas perusahaan juga dipastikan bakal merosot tajam, lho. Yuk, simak apa saja dampaknya kalau atasan mempunyai orang yang difavoritkan.
