Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

5 Cara Bikin Rumah di Gang Jadi Privat Meski Berjejer dengan Tetangga

5 Cara Bikin Rumah di Gang Jadi Privat Meski Berjejer dengan Tetangga
ilustrasi rumah dalam gang (pexels.com/ Emilio Sánchez Hernández)
Share Article

Tinggal di rumah yang berada di dalam gang sering kali memiliki tantangan tersendiri. Jarak antarbangunan biasanya cukup dekat, jendela bisa saling berhadapan, dan aktivitas tetangga di sekitar rumah mudah terlihat maupun terdengar. Kondisi ini membuat sebagian orang merasa privasinya berkurang dibandingkan rumah yang berdiri di lahan lebih luas.

Meski begitu, rumah di gang tetap bisa terasa nyaman dan privat jika ditata dengan tepat. Kamu tidak harus melakukan renovasi besar atau mengeluarkan biaya fantastis untuk mendapatkan suasana yang lebih tenang. Dengan beberapa penyesuaian desain dan tata ruang, rumah yang berjejer dengan tetangga pun bisa terasa lebih personal dan nyaman untuk ditinggali.

1. Gunakan tanaman sebagai pembatas alami

ilustrasi tanaman sebagai pembatas
ilustrasi tanaman sebagai pembatas (pexels.com/ Julia Filirovska)

Tanaman merupakan salah satu cara paling efektif untuk menambah privasi tanpa membuat rumah terasa tertutup. Kamu bisa menempatkan tanaman tinggi di dekat pagar, teras, atau area jendela yang langsung menghadap rumah tetangga.

Selain berfungsi sebagai penghalang pandangan, tanaman juga membantu menciptakan suasana yang lebih sejuk dan segar. Kehadiran elemen hijau membuat rumah terasa lebih hidup sekaligus mengurangi kesan sempit yang sering ditemukan pada rumah di area gang.

2. Maksimalkan penggunaan tirai dan blinds

ilustrasi tirai rumah
ilustrasi tirai rumah (pexels.com/ Zülfü Demir📸)

Jendela yang langsung menghadap rumah tetangga sering menjadi sumber berkurangnya privasi. Salah satu solusi sederhana adalah menggunakan tirai atau blinds yang dapat diatur sesuai kebutuhan.

Saat membutuhkan cahaya alami, kamu tetap bisa membuka sebagian penutup jendela. Namun ketika ingin suasana yang lebih privat, tirai dapat menjadi penghalang pandangan dari luar tanpa harus menutup seluruh akses cahaya.

3. Atur posisi furnitur dengan cerdas

ilustrasi posisi furnitur
ilustrasi posisi furnitur (pexels.com/ John Tekeridis)

Banyak orang tidak menyadari bahwa tata letak furnitur juga berpengaruh terhadap privasi rumah. Posisi sofa, meja kerja, atau area santai sebaiknya tidak langsung menghadap jendela yang terbuka ke arah tetangga.

Dengan mengubah orientasi furnitur, aktivitas sehari-hari menjadi tidak terlalu terekspos dari luar. Cara ini sederhana tetapi cukup efektif untuk meningkatkan kenyamanan penghuni rumah.

4. Manfaatkan kaca buram pada area tertentu

ilustrasi kaca buram
ilustrasi kaca buram (pexels.com/ Nidhin S)

Jika ada jendela atau pintu kaca yang posisinya terlalu dekat dengan rumah sebelah, penggunaan kaca buram bisa menjadi solusi yang praktis. Material ini tetap memungkinkan cahaya masuk tanpa memperlihatkan aktivitas di dalam rumah secara jelas.

Cara ini sering diterapkan pada kamar mandi, ruang keluarga, hingga area samping rumah yang berjarak sangat dekat dengan bangunan tetangga. Penggunaan kaca buram membuat rumah terasa lebih nyaman sekaligus memiliki tampilan yang modern dan bersih.

5. Ciptakan area fokus ke dalam rumah

ilustrasi sudut baca
ilustrasi sudut baca (pexels.com/ hello aesthe)

Alih-alih membuat semua pandangan mengarah ke luar, cobalah menciptakan area yang menjadi pusat perhatian di dalam rumah. Misalnya dengan menghadirkan taman kecil, inner court, dinding dekoratif, atau sudut baca yang menarik.

Ketika fokus visual berada di dalam rumah, perhatian penghuni tidak lagi tertuju pada kedekatan dengan lingkungan sekitar. Suasana rumah pun terasa lebih tenang dan personal.

Tinggal di rumah yang berada di dalam gang bukan berarti kamu harus mengorbankan privasi. Ada banyak trik yang bisa diterapkan untuk membatasi pandangan dari luar tanpa mengurangi estetika.

Kunci utamanya adalah memaksimalkan elemen yang sudah ada tanpa membuat rumah terasa tertutup atau sesak. Dengan penataan yang tepat, rumah yang berjejer rapat dengan tetangga tetap dapat menjadi tempat tinggal yang tenang, nyaman, dan terasa lebih personal untuk seluruh anggota keluarga.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Topics
Editorial Team
Kirana Mulya
EditorKirana Mulya

Related Articles

See More

Clean Girl Routine di Malam Hari yang Bikin Mood Lebih Enak

01 Jun 2026, 15:03 WIBLife