Saat melihat tanaman tumbuh subur, muncul rasa puas yang sulit dijelaskan. Daunnya hijau, batangnya terlihat kuat, dan sesekali muncul tunas baru yang bikin semangat merawat tanaman ikut naik. Karena ingin tanaman berkembang lebih cepat, banyak orang berpikir memberi lebih banyak pupuk mungkin menjadi solusi yang bagus. Logikanya terdengar sederhana, kalau nutrisi membantu pertumbuhan, berarti jumlah lebih banyak harusnya memberi hasil lebih baik.
Namun tanaman ternyata gak bekerja sesederhana itu. Sama seperti tubuh manusia yang gak otomatis lebih sehat hanya karena makan lebih banyak vitamin, tanaman juga punya batas kebutuhan tertentu. Niat baik memberi tambahan nutrisi justru bisa berubah menjadi masalah kalau jumlahnya berlebihan. Jadi, benarkah terlalu banyak fertilizer atau pupuk dapat merusak kesehatan akar tanaman?
