Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

5 Cara Memadukan Travertine, Interior Jadi Hangat dan Berkelas

5 Cara Memadukan Travertine, Interior Jadi Hangat dan Berkelas
ilustrasi ruangan material alami (unsplash.com/Medea Dzagnidze)
  • Travertine dapat dipadukan dengan palet earth tone seperti putih gading, taupe, terracotta lembut, dan cokelat untuk menciptakan ruang yang natural, tenang, dan nyaman.
  • Kombinasi travertine dengan kayu natural, seperti oak, walnut, atau teak, menyeimbangkan karakter batu yang solid; aksen logam matte secukupnya menambah kesan elegan.
  • Tekstil lembut berwarna netral serta pencahayaan hangat membantu mengurangi kesan kaku, menonjolkan tekstur travertine, dan menjaga interior tetap hangat serta berkelas.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Travertine semakin populer dalam desain interior karena karakter alaminya mampu menghadirkan kesan hangat, elegan, sekaligus timeless. Batu dengan tekstur dan pola unik ini tidak harus digunakan secara berlebihan.

Justru, perpaduan yang tepat dengan material, warna, dan furnitur lain dapat membuat ruangan terasa lebih sophisticated tanpa kehilangan kenyamanan. Berikut lima cara memadukan travertine agar interior terlihat hangat dan berkelas.

  1. 1. Padukan dengan warna earth tone

    ilustrasi ruangan material alami
    ilustrasi ruangan material alami (unsplash.com/Maverick Frame)

    Travertine memiliki nuansa krem, beige, hingga cokelat muda yang sangat cocok dipadukan dengan palet earth tone. Gunakan warna seperti putih gading, taupe, sand, terracotta lembut, atau cokelat untuk menciptakan suasana yang natural.

    Pada ruang keluarga, misalnya, travertine dapat diaplikasikan pada coffee table atau dinding TV. Kemudian dilengkapi dengan sofa berwarna beige dan karpet bernuansa cokelat muda. Kombinasi tersebut membuat ruangan terasa lebih tenang dan nyaman.

  2. 2. Kombinasikan dengan kayu

    ilustrasi ruangan material alami
    ilustrasi ruangan material alami (unsplash.com/Taufiq Triadi)

    Perpaduan travertine dan kayu merupakan salah satu kombinasi yang efektif untuk menciptakan interior hangat. Karakter dingin dan solid dari batu dapat diseimbangkan dengan tekstur kayu yang lebih lembut dan organik.

    Gunakan kayu dengan warna natural seperti oak, walnut, atau teak. Travertine dapat menjadi material countertop, meja, atau backsplash, sementara kabinet dan furnitur menggunakan finishing kayu. Hindari terlalu banyak jenis warna kayu agar tampilan tetap harmonis.

  3. 3. Gunakan aksen logam secukupnya

    ilustrasi ruangan material alami
    ilustrasi ruangan material alami (unsplash.com/Brian Zajac)

    Untuk memberikan sentuhan berkelas, travertine dapat dipadukan dengan aksen logam. Pilih material seperti brushed brass, bronze, atau stainless steel dengan finishing matte agar tampilannya tetap elegan.

    Contohnya, meja samping berbahan travertine dapat dipasangkan dengan lampu meja beraksen brass. Di dapur, countertop travertine dapat dilengkapi dengan handle kabinet berwarna bronze. Penggunaan logam sebaiknya tidak mendominasi agar karakter alami travertine tetap menjadi perhatian utama.

  4. 4. Tambahkan tekstil bertekstur

    ilustrasi ruangan material alami
    ilustrasi ruangan material alami (unsplash.com/Le Quan)

    Interior yang menggunakan banyak permukaan keras berpotensi terasa terlalu kaku. Karena itu, hadirkan tekstil untuk memberikan keseimbangan visual sekaligus kenyamanan.

    Pilih linen, katun, wol, atau boucle dalam warna netral. Sofa berbahan linen, tirai tipis, karpet bertekstur, dan cushion dengan motif sederhana dapat membuat travertine terasa lebih inviting. Kuncinya adalah memilih tekstur yang lembut tanpa terlalu banyak motif sehingga kesan elegannya tetap terjaga.

  5. 5. Manfaatkan pencahayaan hangat

    ilustrasi ruangan material alami
    ilustrasi ruangan material alami (unsplash.com/Aalo lens)

    Pencahayaan memiliki peran besar dalam menonjolkan keindahan travertine. Lampu dengan temperatur warna hangat dapat memperkuat warna krem dan pola alami pada permukaannya.

    Gunakan ambient lighting yang lembut, kemudian tambahkan accent lighting untuk menyoroti dinding atau elemen travertine tertentu. Lampu dinding, pendant lamp, atau indirect lighting dapat menciptakan bayangan lembut yang membuat tekstur batu semakin terlihat.

    Travertine bukan sekadar material dekoratif, tetapi elemen yang dapat menjadi fondasi estetika sebuah ruangan. Kunci dari cara memadukan travertine adalah menjaga keseimbangan antara batu, kayu, tekstil, logam, warna, dan pencahayaan. Dengan komposisi yang tepat, travertine mampu menghadirkan interior yang hangat, natural, elegan, dan tetap relevan dalam jangka panjang.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More