Erupsi Gunung Anak Krakatau yang terjadi sejak Jumat (04/09/2026) menyebabkan abu vulkanik menyebar ke sejumlah wilayah. Kondisi ini tidak hanya perlu diwaspadai oleh manusia, tetapi juga oleh hewan peliharaan seperti kucing, terutama yang masih sering beraktivitas di luar rumah.
Abu vulkanik bukan sekadar debu biasa karena partikelnya dapat mengiritasi mata dan saluran pernapasan kucing, bahkan berisiko tertelan ketika menempel pada bulu. Lantas, bagaimana cara membersihkan abu vulkanik dari tubuh kucing? Bulu yang terpapar perlu dibersihkan dengan cara yang tepat agar abu tidak semakin menyebar, terhirup, atau masuk ke mata dan mulut kucing. Yuk, simak tips lengkapnya di sini!
