Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

6 Cara Mengurangi Kesan Sumpek pada Ruangan Tertutup

4 min read
6 Cara Mengurangi Kesan Sumpek pada Ruangan Tertutup
Ruang tamu (pexels.com/ Adlan, Hilman)
  • Maksimalkan cahaya alami dengan tirai tipis, warna terang, dan area jendela yang bebas halangan agar ruangan tertutup terasa lebih terbuka.
  • Gunakan warna dinding serta furnitur bernuansa terang dan netral, lalu batasi warna dominan serta dekorasi supaya tampilan ruangan tidak ramai.
  • Kurangi barang tak diperlukan, rapikan penyimpanan, atur furnitur agar jalur gerak bebas, dan manfaatkan cermin serta dekorasi sederhana untuk menciptakan kesan luas.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Ruangan jadi terasa sumpek bisa karena berbagai alasan. Mulai dari pencahayaan yang kurang, sirkulasi udara yang terbatas, terlalu banyak barang, atau penataan furnitur yang membuat ruangan terasa penuh. Akibatnya, ruangan jadi kurang nyaman untuk beraktivitas, apalagi jika digunakan dalam waktu lama.

Beberapa penyesuaian sederhana, seperti mengatur ulang posisi furnitur dan memilih warna yang tepat, bisa membantu ruangan terasa lebih lega. Kebiasaan menjaga kerapian dan memperhatikan aliran udara juga punya peran penting dalam menciptakan suasana yang nyaman.

Berikut cara mengurangi kesan sumpek pada ruangan tertutup yang bisa kamu terapkan sesuai kondisi rumah.

  1. 1. Maksimalkan cahaya alami yang masuk

    Ruang tamu dengan furnitur dan jendela besar
    Ruang tamu dengan furnitur dan jendela besar (Unsplash.com/ Alex Tyson)

    Ruangan dengan pencahayaan minim cenderung terasa lebih sempit dan suram. Manfaatkan cahaya alami sebanyak mungkin agar suasana ruangan terasa lebih terbuka. Jika ruangan memiliki jendela, hindari menutupnya dengan tirai tebal sepanjang hari.

    Kamu bisa menggunakan tirai berbahan tipis yang tetap memberikan privasi tanpa menghalangi terlalu banyak cahaya. Pilih warna terang seperti putih gading atau krem agar cahaya yang masuk bisa menyebar dengan baik ke seluruh ruangan.

    Pastikan juga area di sekitar jendela tidak dipenuhi barang yang menghalangi cahaya. Lemari tinggi atau tumpukan kardus yang diletakkan tepat di depan jendela bisa membuat ruangan semakin gelap.

  2. 2. Pilih warna dinding dan furnitur yang lebih terang

    Peralatan dapur
    Peralatan dapur (pexels.com/ Pavel Danilyuk)

    Warna punya pengaruh besar terhadap kesan visual sebuah ruangan. Warna gelap pada banyak permukaan dapat membuat ruangan terasa lebih berat, terutama jika pencahayaannya terbatas. Sebaliknya, warna terang cenderung membantu ruangan terlihat lebih lapang.

    Kamu bisa memilih warna putih, krem, beige, atau abu-abu muda untuk dinding. Furnitur berwarna netral juga bisa membantu menciptakan tampilan yang lebih ringan, terutama jika ruangan tidak terlalu luas.

    Bukan berarti semua barang harus memiliki warna yang sama. Kamu tetap bisa menambahkan aksen melalui bantal, karpet kecil, atau dekorasi dengan warna yang lebih berani. Cukup batasi jumlah warna dominan agar ruangan tidak terlihat terlalu ramai.

  3. 3. Kurangi barang yang tidak dibutuhkan

    Dekorasi rumah
    Dekorasi rumah (pexels.com/ Mikhail Nilov)

    Salah satu penyebab ruangan terasa sumpek adalah terlalu banyak barang yang memenuhi permukaan meja, lantai, dan sudut ruangan. Meskipun setiap barang punya fungsi, penempatannya yang berlebihan dapat membuat ruangan terlihat penuh dan sulit dibersihkan.

    Coba periksa barang-barang yang berada di ruang utama. Pisahkan benda yang digunakan setiap hari, barang yang hanya sesekali dibutuhkan, dan barang yang sudah tidak terpakai. Simpan barang yang jarang digunakan di tempat penyimpanan tertutup agar tidak memenuhi pandangan.

    Kamu juga bisa membatasi jumlah dekorasi yang dipajang. Pilih beberapa benda yang paling disukai dan susun dengan jarak yang cukup daripada memenuhi setiap rak dengan banyak aksesori kecil

  4. 4. Atur ulang posisi furnitur

    Ruang tamu modern minimalis dengan sofa nyaman
    Ruang tamu modern minimalis dengan sofa nyaman (Unsplash.com/ The Ghazi)

    Furnitur yang terlalu rapat atau diletakkan di jalur pergerakan bisa membuat ruangan terasa sesak. Sofa besar yang menghalangi akses pintu, misalnya, dapat membuat ruangan terlihat penuh meskipun jumlah furniturnya tidak banyak.

    Coba amati jalur yang biasa kamu gunakan untuk masuk, keluar, atau berpindah dari satu area ke area lain. Pastikan jalur tersebut tidak terhalang oleh meja, kursi, atau barang penyimpanan.

    Sesuaikan ukuran furnitur dengan kebutuhan ruangan. Untuk ruang kecil, meja berkaki ramping atau kursi yang mudah dipindahkan bisa menjadi pilihan praktis. Furnitur yang terlalu besar sering kali mengambil banyak ruang visual sekaligus mengurangi area gerak.

  5. 5. Gunakan cermin untuk membuat ruangan terlihat lebih luas

    Karpet lampu cermin TV sofa
    Karpet lampu cermin TV sofa (pexels.com/ Max Vakhtbovych)

    Cermin bisa menjadi salah satu cara sederhana untuk mengurangi kesan sempit, terutama pada ruangan yang memiliki sumber cahaya alami. Pantulan pada cermin membantu menciptakan kesan kedalaman sehingga ruangan tampak lebih terbuka.

    Kamu bisa memasang cermin di dinding yang berhadapan dengan jendela atau berada di dekat sumber cahaya. Posisi ini membantu memantulkan cahaya ke bagian ruangan yang sebelumnya terasa gelap.

    Pilih bingkai sederhana agar tampilannya tidak terlalu ramai dan tetap menyatu dengan dekorasi ruangan. Hindari mengarahkannya ke area yang penuh barang karena pantulan tersebut justru membuat ruangan terlihat semakin berantakan. Pastikan pula cermin terpasang dengan aman, terutama jika diletakkan di ruangan yang sering digunakan anak-anak.

  6. 6. Pilih dekorasi sederhana dan tidak berlebihan

    Dekorasi rumah
    Dekorasi rumah (pexels.com/ cottonbro studio)

    Pilih dekorasi yang benar-benar kamu sukai dan sesuai dengan ukuran ruangan. Satu lukisan berukuran sedang, misalnya, bisa menjadi titik perhatian tanpa membuat dinding terlihat terlalu ramai.

    Gunakan juga prinsip pengelompokan saat memajang aksesori. Beberapa benda dengan warna atau bentuk yang senada bisa terlihat lebih rapi ketika disusun dalam satu area daripada disebar ke seluruh ruangan.

    Kalau menyukai tanaman hias, pilih ukuran yang sesuai dengan ruang yang tersedia. Tanaman kecil di sudut meja atau dekat jendela bisa memberikan sentuhan segar tanpa mengganggu jalur pergerakan.

    Kamu tidak perlu menghilangkan semua dekorasi untuk membuat ruangan terasa lega. Cukup beri jarak dan hindari memenuhi setiap sudut hanya karena masih ada tempat kosong.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Kisah Koperasi Perempuan di Tepi Rel

Related Articles

See More