Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Cara Usir Bau Apek di Lemari Tanpa Mengandalkan Pewangi

4 min read
Cara Usir Bau Apek di Lemari Tanpa Mengandalkan Pewangi
ilustrasi lemari pakaian (pexels.com/Craig Adderley)

Lemari pakaian yang tertutup lama terkadang menyimpan bau tak sedap. Mulai dari apek, bau lembap, hingga bau pakaian yang belum benar-benar kering saat disimpan. Kondisi ini bisa membuat baju yang sebenarnya bersih terasa kurang nyaman ketika dipakai. Apalagi, kalau lemari jarang dibuka dan sirkulasi udara di dalamnya kurang baik.

Menggunakan pewangi memang bisa membuat lemari terasa lebih harum untuk sementara. Namun, aroma tersebut belum tentu menghilangkan sumber bau yang sebenarnya. Supaya hasilnya lebih tahan lama, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk membersihkan lemari sekaligus menjaga kondisinya tetap kering dan segar.

  1. 1. Kosongkan lemari dan cari sumber bau yang sebenarnya

    ilustrasi lemari pakaian (pexels.com/Max Vakhtbovycn)
    ilustrasi lemari pakaian (pexels.com/Max Vakhtbovycn)

    Langkah pertama untuk menghilangkan bau tidak sedap di lemari adalah mengeluarkan seluruh pakaian dan barang yang tersimpan di dalamnya. Jangan langsung menyemprotkan pewangi atau memasukkan pengharum baru. Dengan mengosongkan lemari, kamu bisa lebih mudah mengetahui apakah bau berasal dari pakaian, bagian dalam lemari, atau kondisi ruangan yang terlalu lembap.

    Periksa pakaian yang sudah lama tidak dipakai, tumpukan kain, serta barang-barang yang tersimpan di sudut lemari. Coba cium satu per satu untuk mengetahui apakah ada pakaian yang berbau apek. Perhatikan juga bagian belakang lemari, sudut bawah, dan area yang menempel pada dinding karena bagian tersebut terkadang kurang mendapatkan sirkulasi udara hingga muncul jamur.

  2. 2. Bersihkan bagian dalam lemari dengan cara yang tepat

    Ilustrasi lemari pakaian berantakan (freepik.com/teksomolika)
    Ilustrasi lemari pakaian berantakan (freepik.com/teksomolika)

    Setelah lemari kosong, bersihkan seluruh bagian dalamnya menggunakan kain microfiber atau lap bersih. Mulailah dari rak paling atas, kemudian lanjutkan ke rak bawah, sisi pintu, sudut, dan bagian dasar lemari. Bersihkan debu, remah, serta kotoran yang mungkin menempel dan menjadi penyebab munculnya aroma tidak sedap.

    Untuk lemari dengan permukaan yang bisa dibersihkan menggunakan air, gunakan kain yang sedikit dibasahi dengan larutan sabun lembut. Hindari membuat permukaan terlalu basah, terutama jika lemari terbuat dari kayu, MDF, atau material yang mudah menyerap air. Setelah selesai, lap kembali menggunakan kain bersih dan kering agar tidak meninggalkan kelembapan.

    "Kunci untuk mengendalikan jamur adalah dengan mengendalikan kelembapan. Jika jamur menjadi masalah di rumah kamu, segera bersihkan jamur tersebut dan atasi sumber masalah airnya. Penting untuk mengeringkan area dan barang yang terkena air dalam waktu 24–48 jam guna mencegah pertumbuhan jamur," dikutip dari U.S. Environmental Protection Agency (EPA) dalam panduan A Brief Guide to Mold, Moisture and Your Home.

  3. 3. Pastikan lemari benar-benar kering sebelum diisi kembali

    ilustrasi lemari pakaian (pexels.com/Ansar Muhammad)
    ilustrasi lemari pakaian (pexels.com/Ansar Muhammad)

    Setelah dibersihkan, biarkan lemari terbuka selama beberapa waktu agar bagian dalamnya benar-benar kering. Kalau memungkinkan, buka jendela kamar untuk membantu pertukaran udara. Kamu juga bisa menggunakan kipas angin untuk membantu mengalirkan udara ke area lemari, terutama jika letaknya berada di sudut ruangan.

    Jangan terburu-buru memasukkan pakaian hanya karena permukaan lemari terlihat tidak basah. Bagian sudut, sambungan rak, dan area yang sebelumnya lembap bisa membutuhkan waktu lebih lama untuk mengering. Jika lemari berada dekat dinding yang terasa dingin atau sering mengalami kondensasi, periksa juga kondisi dinding tersebut sebelum mengembalikan pakaian.

  4. 4. Cuci ulang pakaian yang bau apek dan pisahkan dari baju bersih

    ilustrasi mencuci baju di hotel (vecteezy.com/studio2013)
    ilustrasi mencuci baju di hotel (vecteezy.com/studio2013)

    Kalau bau tidak sedap ternyata berasal dari pakaian, jangan hanya menggantungnya kembali setelah lemari dibersihkan. Pakaian yang berbau apek sebaiknya dicuci ulang sesuai petunjuk perawatan pada labelnya. Periksa juga apakah ada pakaian yang sebelumnya disimpan dalam keadaan masih sedikit lembap.

    Saat mencuci, gunakan deterjen sesuai kebutuhan dan jangan menumpuk terlalu banyak pakaian dalam satu kali proses. Pastikan pakaian mendapatkan waktu yang cukup untuk dicuci dan dibilas. Setelah itu, jemur atau keringkan hingga seluruh bagian pakaian benar-benar kering sebelum dimasukkan kembali ke lemari.

     

  5. 5. Jaga sirkulasi udara dan gunakan penyerap bau sebagai pendukung

    ilustrasi lemari pakaian (unsplash.com/@poetsprins)
    ilustrasi lemari pakaian (unsplash.com/@poetsprins)

    Setelah lemari bersih dan pakaian sudah kering, susun kembali barang-barang dengan memberikan sedikit ruang di antara pakaian. Hindari memenuhi setiap rak hingga terlalu padat karena kondisi tersebut bisa membuat udara sulit bergerak.

    Kalau lemari memiliki banyak pakaian yang jarang digunakan, pertimbangkan untuk menyimpan sebagian di tempat lain agar ruang penyimpanan tidak terlalu sesak. Kamu juga bisa menggunakan bahan penyerap kelembapan seperti silica gel yang sesuai untuk penggunaan di lemari.

    Letakkan produk pada area yang aman dan ikuti petunjuk penggunaannya. Jika ingin mencoba baking soda sebagai penyerap bau, gunakan wadah terbuka yang stabil dan jauhkan dari pakaian agar bubuknya tidak tumpah. Namun, bahan-bahan tersebut hanya menjadi pendukung, bukan pengganti pembersihan dan pengendalian kelembapan.

    Biasakan membuka pintu lemari secara berkala, terutama ketika kamar sedang memiliki sirkulasi udara yang baik. Hindari menyimpan pakaian basah, handuk lembap, sepatu yang belum kering, atau barang-barang yang berbau menyengat bersama pakaian bersih.

    Jika bau apek tetap muncul, periksa kembali kemungkinan adanya kebocoran, dinding lembap, atau pertumbuhan jamur. Apabila ditemukan jamur yang cukup luas atau terus kembali setelah dibersihkan, pertimbangkan bantuan profesional.

    Cara menghilangkan bau tidak sedap di lemari bukan sekadar membuatnya harum, melainkan memastikan tempat penyimpanan tetap bersih, kering, dan memiliki sirkulasi udara yang baik. Pewangi boleh digunakan sebagai pelengkap, tetapi lemari yang terawat dan bebas kelembapan akan lebih membantu menjaga pakaian tetap segar tanpa harus terus-menerus menutupi bau yang muncul.

Share Article
Editorial Team

Kisah Koperasi Perempuan di Tepi Rel

Related Articles

See More