Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Cara Menghilangkan Noda Kuning di Ketiak Baju Putih Tanpa Merusak Kain

6 min read
Cara Menghilangkan Noda Kuning di Ketiak Baju Putih Tanpa Merusak Kain
Ilustrasi noda kuning pada kemeja (pexels/Yusuke Ide)

Baju putih memang menjadi salah satu fashion item andalan karena mudah dipadukan dengan berbagai outfit. Namun, ada satu masalah yang sering bikin kesal, yaitu munculnya noda kuning di bagian ketiak. Meski sudah dicuci berkali-kali, noda tersebut terkadang tetap membandel dan membuat baju terlihat kusam.

Noda kuning di ketiak bukan selalu pertanda bahwa baju kurang bersih saat dicuci. Kabar baiknya, kamu tidak harus langsung menggunakan pemutih pakaian atau membeli baju putih baru. Dengan teknik pencucian yang tepat, noda kuning bisa dikurangi tanpa harus mengorbankan kualitas kain.

  1. 1. Periksa label perawatan sebelum membersihkan noda

    Ilustrasi mengecek label pakaian (generated image by ChatGPT/Robertus Ari)
    Ilustrasi mengecek label pakaian (generated image by ChatGPT/Robertus Ari)

    Langkah pertama yang sering dilewatkan adalah memeriksa label perawatan pada pakaian. Setiap kain memiliki karakteristik berbeda sehingga tidak semuanya cocok dibersihkan menggunakan air panas, bahan pemutih, atau metode perendaman yang sama. Baju berbahan katun umumnya lebih mudah dirawat, sedangkan sutra, wol, dan kain bertekstur halus membutuhkan perlakuan khusus.

    Menurut American Cleaning Institute (ACI) dalam panduan penggunaan pemutih, pakaian jenis serat, lapisan akhir kain, dan bahan tambahan pada pakaian dapat memengaruhi keamanan penggunaan pemutih. Artinya, warna putih saja tidak menjamin bahwa suatu pakaian aman dibersihkan dengan semua jenis pemutih.

    "Periksa label pada pakaian sebelum mencuci; beberapa jenis kain tidak boleh dicuci menggunakan pemutih cair rumah tangga (natrium hipoklorit). Jika pemutih cair rumah tangga tidak disarankan, kamu dapat menggunakan pemutih yang aman untuk warna (pemutih berbasis oksigen) guna membantu menghilangkan noda dan bau," jelas ACI dalam panduan How to Use Bleach.

    Sebelum mulai membersihkan noda, perhatikan simbol pencucian pada label baju. Jika ingin menggunakan bahan penghilang noda, cobalah terlebih dahulu pada bagian dalam pakaian yang tidak terlihat. Hindari menggosok kain terlalu keras karena gesekan berlebihan dapat membuat serat menipis, berbulu, atau berubah tekstur.

  2. 2. Gunakan deterjen cair untuk 'melunakkan' noda kuning

    Ilustrasi mencuci (generated image by ChatGPT/Robertus Ari)
    Ilustrasi mencuci (generated image by ChatGPT/Robertus Ari)

    Jika noda kuning masih tergolong ringan, kamu bisa memulainya dengan deterjen cair. Balik baju sehingga bagian dalam ketiak menghadap ke luar, lalu basahi area bernoda menggunakan air sejuk. Setelah itu, oleskan sedikit deterjen cair langsung pada noda dan ratakan dengan ujung jari secara perlahan.

    Diamkan deterjen sekitar 15–30 menit atau sesuai petunjuk pada kemasan, kemudian bilas. Jika noda sudah lama menempel, kamu dapat memilih deterjen yang mengandung enzim untuk membantu menguraikan kotoran organik. Gunakan sikat berbulu lembut hanya jika diperlukan dan hindari menyikat dengan tekanan kuat. Metode ini bisa menjadi pilihan awal sebelum mencoba bahan pembersih yang lebih kuat.

    Menurut Renata Cruz, pakar kebersihan dari Coastal Maid San Diego, menjelaskan dalam artikel Martha Stewart bahwa residu produk perawatan kulit, keringat, sel kulit mati, dan deterjen dapat menumpuk di serat kain. Hal ini bisa memunculkan noda pada pakaian. Jadi, noda tersebut tidak selalu menunjukkan bahwa baju tidak dicuci dengan benar.

    “Hal itu tidak selalu berarti kamu tidak mencuci kemeja kamu, atau bahwa kemeja tersebut telah dikenakan tanpa dibersihkan. Selalu ada unsur-unsur tertentu dalam keringat dan sebum yang tidak hilang saat proses pencucian. Seiring berjalannya waktu, residu ini akan teroksidasi dan menyebabkan perubahan warna,” jelas Renata dikutip dari laman Martha Stewart.

    “Saat bercampur dengan minyak dan keringat, hasilnya adalah kain yang menguning,” lanjutnya.

  3. 3. Manfaatkan baking soda dengan hati-hati

    ilustrasi baking soda (pexels.com/Karolina Grabowska)
    ilustrasi baking soda (pexels.com/Karolina Grabowska)

    Baking soda sering digunakan dalam perawatan rumah tangga untuk membantu membersihkan berbagai jenis kotoran. Pada noda kuning di baju putih yang bisa dicuci, baking soda dapat menjadi bagian dari perawatan tambahan. Namun, penggunaannya tetap harus disesuaikan dengan kondisi kain karena bahan berbentuk bubuk yang digosok terlalu kuat dapat menimbulkan gesekan pada serat.

    Untuk mencobanya, campurkan sedikit baking soda dengan air hingga membentuk pasta encer. Oleskan tipis-tipis pada area noda, lalu diamkan sekitar 15–30 menit. Setelah itu, bilas hingga tidak ada sisa pasta yang tertinggal. Jangan menggosoknya secara agresif, terutama jika kain memiliki serat halus atau mulai menipis.

    Perlu diingat, baking soda bukan solusi yang pasti berhasil untuk semua noda. Jika noda kuning berasal dari campuran keringat dan residu antiperspiran yang sudah lama menumpuk, hasilnya mungkin terbatas. Untuk noda membandel pada katun putih yang tahan terhadap perawatan tambahan, kamu bisa mempertimbangkan produk pemutih berbasis oksigen yang memang aman untuk jenis kain.

  4. 4. Pilih pemutih berbasis oksigen untuk noda membandel

    ilustrasi pemutih baju (freepik.com/freepik)
    ilustrasi pemutih baju (freepik.com/freepik)

    Ketika deterjen biasa belum berhasil, pemutih berbasis oksigen bisa menjadi alternatif untuk pakaian putih yang sesuai dengan petunjuk perawatannya. Produk ini berbeda dari pemutih klorin dan dapat membantu mengurangi noda serta kusam pada kain tertentu.

    Meski demikian, tidak semua bahan cocok menggunakannya, sehingga label pakaian dan petunjuk produk harus menjadi acuan utama. American Cleaning Institute menyarankan agar noda keringat ditangani menggunakan penghilang noda sebelum pencucian.

    Untuk noda membandel, produk yang mengandung enzim atau pemutih berbasis oksigen dapat membantu, selama digunakan pada suhu air yang aman bagi kain. Cara menggunakannya adalah melarutkan produk sesuai takaran pada kemasan, lalu merendam pakaian selama waktu yang dianjurkan. Setelah itu, cuci menggunakan deterjen biasa dan bilas sampai bersih.

  5. 5. Keringkan dengan benar dan cegah noda datang kembali

    ilustrasi seseorang menjemur baju (freepik.com/freepik)
    ilustrasi seseorang menjemur baju (freepik.com/freepik)

    Setelah proses pencucian selesai, jangan langsung memasukkan baju ke mesin pengering bersuhu tinggi atau menyetrikanya. Periksa terlebih dahulu apakah noda kuning benar-benar sudah hilang. Panas dapat membuat noda yang masih tertinggal semakin sulit dihilangkan, sehingga lebih aman mengeringkan baju secara alami sambil mengecek hasil pencucian.

    American Cleaning Institute juga mengingatkan bahwa panas tinggi dapat membuat noda menetap pada kain. Dalam panduan perawatan pakaian mereka, disarankan untuk memeriksa pakaian sebelum dikeringkan dan menangani noda terlebih dahulu.

    Agar noda tidak mudah muncul kembali, biasakan mencuci baju setelah digunakan, terutama jika kamu banyak berkeringat. Berikan waktu pada deodoran atau antiperspiran untuk mengering sebelum mengenakan pakaian, dan hindari menggunakan produk secara berlebihan.

    Pastikan juga deterjen dibilas dengan baik agar tidak meninggalkan residu. Kebiasaan sederhana ini dapat membantu menjaga baju putih tetap bersih lebih lama tanpa harus sering menggunakan bahan pembersih yang keras. Lalu ketika ada noda, ada baiknya bersihkan secepat mungkin.

    "Tangani noda sesegera mungkin. Semakin singkat waktu noda meresap, semakin mudah pula noda tersebut dihilangkan-meskipun noda lama pada pakaian pun masih bisa dibersihkan," demikian panduan American Cleaning Institute.

    Baju putih yang menguning di bagian ketiak tidak harus langsung disingkirkan dari lemari. Mulailah dengan memeriksa label kain, menggunakan deterjen cair, dan memilih perawatan tambahan sesuai kebutuhan. Kuncinya adalah membersihkan noda secara bertahap, tidak terburu-buru menggunakan bahan kimia kuat, serta memastikan noda benar-benar hilang sebelum pakaian terkena panas.

Share Article
Editorial Team

Kisah Koperasi Perempuan di Tepi Rel

Related Articles

See More