Membaca buku, terutama buku nonfiksi, buku kuliah, atau buku pengembangan diri, sering kali tidak cukup hanya dengan memahami isi halaman. Banyak pembaca ingin menandai bagian penting agar lebih mudah ditemukan kembali ketika melakukan review. Salah satu metode yang populer adalah color-coding system, yaitu menggunakan warna berbeda untuk mengelompokkan informasi berdasarkan jenis atau tingkat kepentingannya.
Namun, penggunaan banyak warna tanpa sistem yang jelas justru bisa membuat halaman terlihat penuh dan membingungkan. Alih-alih membantu mengingat informasi, pembaca malah kesulitan memahami apa arti setiap tanda. Karena itu, sebelum mulai menandai buku dengan berbagai warna, kamu perlu membuat sistem yang sederhana dan konsisten. Berikut lima trik yang bisa diterapkan.
