Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

8 Langkah Decluttering Barang Sisa Mudik, Masih Numpuk di Pojokan

8 Langkah Decluttering Barang Sisa Mudik, Masih Numpuk di Pojokan
ilustrasi membongkar koper (pexels.com/Vlada Karpovich)
Intinya Sih
  • Artikel membahas delapan langkah decluttering setelah mudik Lebaran agar rumah dan kendaraan kembali rapi, dimulai dari memilah makanan hingga membersihkan tas.
  • Langkah-langkahnya mencakup pemisahan pakaian bersih dan kotor, pengelolaan oleh-oleh, serta penataan barang yang masih layak pakai atau perlu disumbangkan.
  • Penulis menekankan pentingnya kebersihan, keteraturan, dan efisiensi waktu dalam membereskan barang sisa mudik supaya aktivitas pasca-liburan terasa lebih nyaman.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Libur Lebaran sudah berakhir. Kamu bahkan telah kembali beraktivitas seperti biasa. Namun, apakah barang-barang yang dibawa kembali dari kampung halaman sudah dibereskan?

Rasa capek pasca perjalanan panjang dan keharusan secepatnya kamu berkegiatan lagi barangkali membuatmu belum sempat membereskannya. Malas tas masih tertutup rapat seperti ketika terakhir kali dirimu mengepaknya di kampung halaman. Cepat atau lambat ini kudu dibereskan.

Lebih segera lebih bagus agar baik rumah maupun mobil yang dipakai mudik segera rapi lagi. Kamu pun pasti sumpek melihat barang-barang sisa mudik masih teronggok di salah satu sudut atau justru tersebar di mana-mana. Apa yang harus dilakukan? Kami berikan tips decluttering-nya.

1. Pilah makanan dan minuman bekal perjalanan yang masih bisa dikonsumsi atau tidak

camilan di mobil
ilustrasi camilan di mobil (pexels.com/Erik Mclean)

Decluttering bukan cuma tentang membuang barang. Malah membuang barang hanyalah tahap yang paling akhir jika suatu benda sudah benar-benar tak ada nilai ekonominya. Decluttering merupakan cara merapikan dengan memilah serta memilih ulang barang.

Mana barang yang masih akan dipakai, bisa disimpan, atau disingkirkan? Juga barang-barang yang perlu dibersihkan. Tak terkecuali makanan serta minuman yang menjadi bekal saat kamu kembali dari kampung halaman. Makanan dan minuman yang sudah gak layak konsumsi kudu dibuang daripada berjamur lalu menguarkan bau busuk.

2. Pakaian bersih vs pakaian kotor

menata pakaian
ilustrasi menata pakaian (pexels.com/Vlada Karpovich)

Libur Lebaran kamu membawa berapa koper? Pasti mayoritas isinya pakaian. Baik pakaian yang dibawa dari rumah maupun beli di jalan dan kampung halaman. Dirimu tak sempat mencuci sehingga butuh stok pakaian banyak. Langsung rendam kemudian cuci pakaian kotor. Pakaian bersih pun jangan langsung masuk lemari karena ada tahap berikutnya.

3. Sama-sama pakaian bersih, mana yang sudah disetrika atau belum?

koper mudik
ilustrasi koper mudik (pexels.com/Craig Adderley)

Melanjutkan langkah sebelumnya. Pakaian bersih yang belum dipakai lagi selepas dicuci di kampung halaman kudu dipilah. Apalagi untukmu yang gak biasa memakai pakaian tanpa disetrika. Bahkan pakaian yang sudah disetrika pun dapat kembali kusut di dalam tas. Masukkan ke keranjang atau taruh di meja setrika untuk ditangani kemudian.

4. Bongkar oleh-oleh, singkirkan kardus dan plastik tak terpakai

membongkar oleh-oleh
ilustrasi membongkar oleh-oleh (pexels.com/Ketut Subiyanto)

Selain tas pakaian, kamu mungkin juga membawa banyak sekali kardus oleh-oleh. Atau, kelihatannya dirimu cuma membawa satu kardus besar berisi buah tangan. Namun, di dalamnya terdapat berbagai kardus dan plastik berisi oleh-oleh.

Buka setiap kardus serta plastik tersebut. Tata isinya di suatu tempat sementara kardus dan kantong plastik yang tidak terpakai dapat dijual untuk didaur ulang. Atau, tinggal pisahkan keduanya dari sampah organikmu dan biarkan tukang sampah langganan menanganinya.

5. Putuskan oleh-oleh apa untuk siapa

melihat pakaian
ilustrasi melihat pakaian (pexels.com/Ketut Subiyanto)

Kardus atau kantong plastik bekas kemasan oleh-oleh sudah disingkirkan. Namun, rumah bisa masih terlihat berantakan karena oleh-oleh yang akan diberikan ke orang lain tak kunjung terdistribusikan. Yuk, mumpung musim mudik belum lama berlalu, langsung putuskan apa buat siapa. Besok kamu tinggal memberikannya satu per satu sampai habis.

6. Pakaian pemberian orang yang gak muat langsung masuk kotak donasi

menunjukkan pakaian
ilustrasi menunjukkan pakaian (pexels.com/cottonbro studio)

Terkait oleh-oleh yang diberikan saudara padamu ketika di kampung halaman boleh jadi gak semuanya muat. Pakaian yang kebesaran masih dapat dikecilkan. Akan tetapi, tak semua pakaian yang kekecilan bisa dipermak sampai pas di badanmu.

Daripada pakaian itu sia-sia di lemarimu, lanjutkan kebaikan saudaramu. Caranya, dengan kamu memasukkannya ke kotak barang yang bakal didonasikan secara berkala. Ini bukan tanda dirimu tidak mensyukuri pemberiannya, melainkan supaya lebih bermanfaat.

7. Kumpulkan semua setruk pengeluaran selama perjalanan, buang jika tak terpakai

membongkar koper
ilustrasi membongkar koper (pexels.com/Timur Weber)

Pada dasarnya semua perjalanan mudik membutuhkan biaya yang cukup besar. Namun, di antara berbagai cara orang melakukan perjalanan ke kampung halaman dan merayakan Idulfitri dapat dibagi menjadi mudik hemat vs lebih longgar secara pengeluaran.

Jika kamu termasuk yang gak mau tertekan dengan keharusan tetap irit, pasti setruk belanja berbagai kebutuhan amat banyak. Sampai setruk itu gak cukup disimpan dalam dompet. Akhirnya, berbagai setruk belanja asal dimasukkan ke kantong-kantong tas serta celana. Keluarkan seluruhnya, lakukan pencatatan keuangan, kemudian buang.

8. Bersihkan tas serta simpan dengan rapi

koper
ilustrasi koper (pexels.com/Eminent Luggage)

Terakhir, tas yang dipakai buat mudik juga mesti dibereskan. Terutama untukmu yang mudik serta kembali ke rantau naik kendaraan umum. Bagian luar tas, khususnya bagian bawah biasanya sangat kotor. Cuci tas yang terlalu kotor. Tas yang gak separah itu bisa cukup disikat. Setelah bersih, masukkan tas ke kantong plastik besar atau lemari.

Ketika kamu baru hendak berangkat mudik, menata barang-barang ke tas biar ringkas terasa sangat melelahkan. Apalagi jika dirimu mudik bareng anak-anak. Akan tetapi, sekembalinya dirimu ke rantau pun membereskan barang-barang bisa tambah malas. Pakai tips decluttering di atas agar secepatnya rapi kembali.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Siantita Novaya
EditorSiantita Novaya
Follow Us