Ilustrasi barang pusaka di rumah (pexels.com/Anastasia Shuraeva)
Ada beberapa tips untuk membantu barang pusaka tetap aman dan terlindungi untuk generasi mendatang.
Gunakan lemari pajangan
Beberapa rumah mungkin tidak masalah memajang barang-barang rapuh tanpa takut pecah. Akan tetapi, rumah dengan hewan peliharaan, anak-anak, atau tamu yang sering datang mungkin lebih memilih untuk mengurangi potensi kecelakaan dengan menempatkan barang-barang pusaka yang mudah pecah di dalam lemari pajangan yang tetap memungkinkan barang tersebut menjadi pusat perhatian di rumah.
Jauhkan dari sinar matahari langsung
Untuk menghindari kerusakan termasuk pemudaran warna sebelum waktunya, jauhkan barang pusaka dari sinar matahari langsung. Jika memiliki barang pusaka di ruangan yang menerima banyak cahaya pagi, pertimbangkan untuk menutup tirai hingga ruangan tersebut teduh.
Simpan di area dengan suhu stabil
Hindari menyimpan atau memajang barang-barang pusaka di area yang rentan terhadap panas, dingin, dan kelembapan.
Simpan perhiasan di dalam kantong kain
Perhiasan seringkali menjadi benda pusaka keluarga yang harus dijaga. Mulailah dengan membersihkan perhiasan menggunakan kain lembap tanpa serat dan deterjen pencuci piring ringan.
“Setiap perhiasan harus disimpan secara terpisah karena batu permata keras seperti berlian dapat menggores batu permata yang lebih lunak,” kata pakar memorabilia Denise Levenick, dikutip dari Woman's World.
Setelah bersih, segera tepuk-tepuk perhiasan hingga kering, lalu simpan setiap perhiasan, seperti mutiara, berlian, emas, dan perak, di dalam kantong kainnya masing-masing di dalam kotak perhiasan.
Nah, itulah beberapa tips menata dan merawat barang pusaka keluarga di rumah yang bisa kamu ikuti langkah-langkah terbaiknya. Semoga bermanfaat buat kamu yang sedang mengatur rumah menjadi lebih rapi.