Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Tanaman Perennial yang Tahan Panas, Cocok untuk Menghiasi Rumah!
ilustrasi perennial garden (freepik.com/aopsan)
  • Tanaman perennial dapat hidup beberapa tahun dan sejumlah jenisnya tahan panas, sehingga cocok memperindah rumah dengan perawatan yang relatif tidak rumit.
  • Stokesia ‘Blue Frills’, chocolate cosmo, coneflower, dan yarrow mampu tetap tumbuh atau berbunga saat cuaca panas, kering, serta terik matahari.
  • Bee balm juga tahan musim panas dan menarik lebah, tetapi membutuhkan tanah lembap serta penyiraman rutin, terutama pada minggu awal setelah penanaman.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Sering kita temui banyak tanaman layu atau kekeringan saat musim panas berlangsung. Tidak dapat dipungkiri, tanaman merupakan elemen yang mampu membuat rumah terlihat semakin indah. Namun, ketahanannya terhadap sinar matahari terkadang menjadi dilema, terutama bagi kamu yang ingin memiliki tanaman dengan perawatan yang tidak terlalu rumit.

Tak perlu khawatir lagi! Tanaman jenis perennial dapat menjadi pilihan tepat untuk ditanam dan menghiasi rumah. Perennial sendiri merupakan jenis tanaman yang dapat hidup selama beberapa tahun dan beberapa jenisnya memiliki ketahanan terhadap cuaca panas. Oleh sebab itu, tanaman ini bisa menjadi pilihan untuk memperindah tampilan rumah. Berikut rekomendasi tanaman perennial yang bisa menghiasi rumah!

1. Stokesia 'Blue Frills'

Ilustrasi bunga Stokesia 'Blue Frills' (pexels.com/Steven May)

Saat bunga stokesia mulai bermekaran, itu tandanya musim panas telah tiba. Alih-alih layu dan kering, stokesia justru dapat mekar dengan indah saat musim panas. Bunga-bunga ini berwarna ungu kebiruan yang cerah, memiliki batang tegak, serta dedaunan hijau tua.

"Tanaman ini sangat cocok untuk mengisi bagian taman, tumbuh hingga 2x2 dan juga tumbuh subur di taman saya yang sangat panas dan cerah," ungkap Rebecca Sweet, perancang tanaman di California Utara, dilansir Harmony in the Garden. Tanaman ini juga bisa menjadi tambahan yang menyegarkan untuk taman yang kering.

2. Cosmos atrosanguineus (Chocolate Cosmo)

Ilustrasi bunga Cosmos Atrosanguines 'Chocolate Cosmo' (pexels.com/Tina Nord)

Di hari yang hangat, bunga berwarna merah marun ini memiliki aroma vanila-cokelat yang harum dan mampu menarik perhatian kupu-kupu. Tanaman ini merupakan jenis perennial yang dapat tumbuh subur di iklim hangat dan semakin menunjukkan keindahannya saat suhu meningkat.

Cosmos atrosanguineus bisa menjadi pilihan tepat bagi kamu yang senang merawat tanaman, tetapi tinggal di wilayah dengan cuaca yang cenderung panas. Selain memiliki keindahan alami, bunga ini juga dapat bertahan dan tetap mekar saat cuaca panas.

3. Coneflower

ilustrasi coneflower (pexels.com/joseph-yu)

Bunga coneflower merupakan favorit bagi para pecinta tanaman sekaligus penyerbuk, termasuk lebah dan kupu-kupu. Menanamnya pada bulan Juli memungkinkan tanaman ini beradaptasi sebelum musim gugur dan tumbuh lebih kuat pada tahun berikutnya.

Selain itu, menurut Josephine Drummonds, pemilik dan manajer Golden Acres Flower Farm, dilansir Southern Living, coneflower memiliki daya tahan yang lama ketika dijadikan bunga potong. Ia mengungkapkan, "Saya menanam coneflower karena daya tahannya yang lama di vas, teksturnya yang unik, dan bunganya yang mekar terus menerus sepanjang hari-hari terpanas di musim panas".

4. Yarrow

ilustrasi Bunga Yarrow (pexels.com/Petr Ganaj)

Tidak hanya bisa ditanam di pertengahan musim panas, yarrow juga dapat tumbuh subur di tengah panas, terik matahari, dan kondisi kering yang sering terjadi pada bulan-bulan tertentu. Meskipun bunganya terlihat lembut, tanaman ini termasuk salah satu yang tahan banting di taman saat musim panas.

"Yarrow adalah tanaman andalan saya. Ia mengering dengan indah, menambahkan tekstur pengisi yang lembut, dan terus berbunga meskipun dipangkas," kata Drummond. Oleh karena itu, yarrow menjadi salah satu pilihan yang bisa dipertimbangkan untuk menghiasi rumah tanpa terlalu khawatir terhadap cuaca panas.

5. Bee balm

ilustrasi kolibri dan bee balm (pixabay.com/Veronika_Andrews)

Sesuai namanya, tidak mengherankan jika bee balm menjadi salah satu tanaman yang disukai lebah. Bunga-bunga berwarna-warni ini menampilkan keindahannya pada pertengahan hingga akhir musim panas.

Dikutip dari Southern Living, terdapat catatan dalam menanam bee balm, yaitu tanaman ini lebih menyukai tanah yang lembap. Oleh karena itu, pastikan untuk menyiramnya secara teratur, terutama pada minggu-minggu pertama setelah penanaman. Walaupun bunga ini tahan terhadap musim panas, tetap perlu memerhatikan kebutuhan airnya.

Daftar bunga di atas bisa menjadi opsi saat memilih tanaman perennial yang tahan terhadap cuaca panas untuk menghiasi rumah. Tanaman-tanaman tersebut tetap bisa mekar dengan indah dan membuat suasana rumah semakin menarik meskipun berada di tengah musim panas.

Curated For You

Editorial Team

Related Article