Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Tren Green on Green, Ini Cara Membuat Taman Lebih Menarik

4 min read
Tren Green on Green, Ini Cara Membuat Taman Lebih Menarik
ilustrasi taman hijau (pexels.com/dmytro-kormylets)

Taman menarik gak harus dipenuhi bunga berwarna-warni. Perpaduan nuansa hijau dari dedaunan, semak, hingga pepohonan justru menciptakan suasana menenangkan dan elegan. Konsep green on green mengandalkan permainan warna, bentuk, dan tekstur tanaman untuk menghadirkan taman yang menarik tanpa terkesan berlebihan.

Dalam konsep ini, warna hijau menjadi daya tarik utama taman. Kamu bisa memadukan tanaman berdaun lebar, rerumputan hias, hingga pepohonan dengan karakter berbeda agar taman terlihat lebih hidup. Yuk, simak cara menerapkan tren green on green agar taman di rumah makin menarik!

  1. 1. Padukan berbagai nuansa hijau agar taman terlihat elegan

    ilustrasi taman hijau
    ilustrasi taman hijau (pexels.com/kenny-foo)

    Memadukan beberapa nuansa hijau bisa membuat taman terlihat lebih kaya dan gak monoton. Kamu bisa mengombinasikan dedaunan hijau tua, hijau keperakan, hijau zaitun, hingga hijau limau untuk menciptakan kontras yang halus. Dengan begitu, taman tetap terlihat menarik tanpa harus mengandalkan bunga berwarna mencolok.

    Sophie Bertrand, arsitek lanskap sekaligus kepala desain Rosebank Landscaping, dikutip dari Livingetc, menyarankan tanaman hijau sepanjang tahun untuk menjaga struktur dan karakter taman di berbagai musim. Semak hijau yang dipangkas rapi dapat menjadi fondasi desain, sementara pepohonan dan bunga musiman melengkapi tampilannya. Perpaduan ini membuat taman terlihat lebih tertata, tenang, dan elegan.

    “Mengutamakan palet warna yang didominasi hijau menciptakan suasana tenang dan elegan yang tidak lekang oleh waktu. Sementara itu, variasi warna yang halus, mulai dari hijau zamrud tua, hijau keperakan, hingga hijau limau yang segar, menghadirkan kekayaan visual dan kedalaman tanpa membuat ruang terasa berlebihan,” ujar Sophie Bertrand.

  2. 2. Manfaatkan perbedaan bentuk dan tekstur daun

    ilustrasi taman hijau
    ilustrasi taman hijau (pexels.com/光术 山影)

    Selain warna, bentuk dan tekstur daun juga menentukan daya tarik taman. Padukan tanaman berdaun lebar dengan pakis berdaun halus atau rerumputan hias yang bergerak tertiup angin. Perbedaan karakter ini menciptakan variasi visual sehingga taman gak monoton meskipun didominasi warna hijau.

    Kamu juga bisa memadukan tanaman berdaun mengilap dengan yang berpermukaan lembut atau kusam. Tanaman yang tumbuh tegak dapat dipadukan dengan jenis yang tumbuh lebih bebas untuk menghadirkan kesan alami. Kombinasi ini membuat taman lebih dinamis karena perhatian gak hanya tertuju pada warna, tetapi juga detail tanaman.

  3. 3. Susun tanaman secara berlapis untuk menciptakan kedalaman

    ilustrasi taman hijau
    ilustrasi taman hijau (pexels.com/dmytro-kormylets)

    Penanaman berlapis membuat taman terlihat lebih rimbun dan berdimensi. Mulailah dengan tanaman penutup tanah, lalu tambahkan tanaman berukuran sedang, semak, tanaman merambat, hingga pepohonan sebagai lapisan tertinggi. Susunan ini memberi setiap tanaman peran sekaligus menciptakan tampilan yang dinamis.

    Selain mempercantik taman, pepohonan dan tanaman berdaun rimbun juga memberikan keteduhan. Kanopi pohon menyaring sinar matahari, sementara tanaman di lapisan bawah memperindah area sekitar bangku atau jalur setapak. Dengan penataan yang tepat, taman menjadi tempat bersantai yang nyaman dan menarik secara visual.

  4. 4. Tambahkan kontras agar taman gak terlihat datar

    ilustrasi berjalan-jalan di taman (pexels.com/arthousestudio)
    ilustrasi berjalan-jalan di taman (pexels.com/arthousestudio)

    Meski didominasi warna hijau, taman tetap membutuhkan kontras agar gak membosankan. Padukan hijau limau yang cerah dengan hijau zaitun, hijau kebiruan, atau hijau tua menyerupai warna hutan. Perbedaan intensitas warna ini menciptakan kedalaman dan membuat beberapa tanaman lebih menonjol.

    Kontras juga bisa dihadirkan melalui material alami, seperti kayu, batu berwarna terang, dan kerikil. Material ini menambah variasi tekstur tanpa mengalihkan perhatian dari tanaman sebagai elemen utama. Pilih material yang selaras dengan desain taman agar tampilannya tetap harmonis.

    “Taman yang sepenuhnya menggunakan warna hijau bisa terasa sangat menenangkan, tetapi tetap membutuhkan kontras agar tidak terlihat datar. Pandanglah warna hijau sebagai sebuah spektrum. Padukan hijau limau yang segar dan hijau kekuningan dengan hijau zaitun, hijau kebiruan, serta hijau hutan yang pekat,” ujar Katrina Kieffer-Wells, desainer taman dan anggota Society of Garden Designers, dikutip dari Livingetc.

  5. 5. Pilih tanaman yang menarik sepanjang tahun

    ilustrasi tanaman monstera
    ilustrasi tanaman monstera (pexels.com/victor-soto)

    Konsep green on green gak harus bergantung pada bunga yang hanya mekar pada musim tertentu. Tanaman hijau sepanjang tahun bisa menjadi elemen utama agar taman tetap rimbun ketika tanaman berbunga sedang tidak mekar. Kehadirannya juga membantu mempertahankan struktur taman sehingga halaman gak terlihat kosong.

    Untuk menambah variasi, pilih tanaman dengan bentuk atau corak daun menarik. Padukan philodendron berdaun lebar, calathea bercorak, dan pandan hias berdaun panjang untuk menciptakan variasi tekstur tanpa bunga warna-warni. Sesuaikan pilihan tanaman dengan pencahayaan dan kondisi halaman agar taman tetap indah dan mudah dirawat.

  6. 6. Seimbangkan area tanam dengan material taman

    ilustrasi kursi taman di tengah tanaman (pexels.com/tizzy)
    ilustrasi kursi taman di tengah tanaman (pexels.com/tizzy)

    Tren green on green juga cocok diterapkan pada taman kecil dengan area paving terbatas. Jika memungkinkan, sediakan lebih banyak ruang untuk tanaman dan gunakan paving hanya pada bagian yang diperlukan. Cara ini membuat tanaman lebih menonjol sekaligus menghadirkan suasana halaman yang terasa alami.

    Untuk memperkuat kesan segar, pilih paving atau kerikil berwarna terang yang dapat memantulkan lebih banyak sinar matahari dibandingkan material gelap. Kamu bisa melengkapinya dengan bangku taman dan jalur setapak agar area hijau tetap nyaman digunakan. Perhatikan pula drainase dan kondisi lingkungan supaya taman gak hanya menarik, tetapi juga fungsional.

    Taman dengan konsep green on green bisa menjadi pilihan buat kamu yang ingin menghadirkan halaman yang asri tanpa banyak warna mencolok. Dengan memadukan nuansa hijau, tekstur daun, dan material yang tepat, taman di rumah pun bisa terlihat lebih hidup, nyaman, dan menarik.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Kisah Koperasi Perempuan di Tepi Rel

Related Articles

See More