“Menurut aku, Vitaran bisa jadi smart choice buat yang ingin mencoba treatment Salmon DNA. Aku suka karena rasa sakitnya minim, jadi pengalaman treatment-nya terasa lebih nyaman. Buat aku, yang penting bukan cuma ikut tren, tapi juga menemukan treatment yang cocok dan bikin kita nyaman,” ungkap Okka.
Influencer Bagikan Pengalaman Perawatan Kulit bersama Vitaran

- Okka Pratama, Melanie Berentz, dan Karen Afralia Nijsen membagikan pengalaman mencoba Vitaran berbasis Polynucleotide dari DNA Salmon Trout pada Vitaran Aesthetic Summit 3.0 di Jakarta.
- Ketiganya menilai Vitaran sebagai salah satu perawatan favorit karena sensasi nyeri relatif minimal, serta menekankan pentingnya memilih treatment sesuai preferensi pribadi, bukan sekadar tren.
- Summit tersebut mempertemukan dokter dan praktisi untuk membahas perawatan estetika; artikel menekankan konsultasi dokter guna mempertimbangkan kondisi kulit, manfaat, indikasi, dan potensi risiko.
Kenyamanan selama menjalani prosedur menjadi salah satu pertimbangan dalam memilih perawatan estetika. Di tengah berkembangnya tren skin treatment yang berfokus pada kualitas kulit, pengalaman personal konsumen turut menjadi bagian dari pertimbangan dalam menentukan perawatan yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing.
Hal tersebut dibagikan oleh influencer Okka Pratama, Melanie Berentz, dan Karen Afralia Nijsen dalam rangkaian acara Vitaran Aesthetic Summit 3.0 di Hotel Fairmont Jakarta, Jumat (16/10/2026). Ketiganya berbagi pengalaman setelah mencoba Vitaran, produk perawatan estetika berbasis Polynucleotide (PN) yang berasal dari Salmon Trout DNA. Cari tahu pengalaman perawatan mereka di sini!
1. Pengalaman treatment Salmon DNA dengan Vitaran

Karen Afralia, Okka Pratama, dan Melanie Berentz di Vitaran Aesthetic Summit 3.0 (dok. Vitaran) Bagi influencer Okka Pratama, Melanie Berentz, dan Karen Afralia, pengalaman selama prosedur menjadi salah satu faktor yang membuat Vitaran masuk dalam daftar perawatan favorit mereka dibandingkan treatment Salmon DNA lainnya yang pernah dicoba. Mereka menyoroti sensasi nyeri yang dirasakan relatif minimal selama prosedur, sehingga pengalaman perawatan terasa lebih nyaman bagi mereka.
Okka Pratama mengungkapkan bahwa memilih perawatan estetika sebaiknya tidak hanya didasarkan pada tren yang sedang populer. Menurutnya, menemukan treatment yang sesuai dengan preferensi pribadi dan memberikan pengalaman yang nyaman juga menjadi hal penting.
2. Treatment smart choice karena menawarkan kenyamanan

Karen Afralia, Okka Pratama, dan Melanie Berentz di Vitaran Aesthetic Summit 3.0 (dok. Vitaran) Pandangan serupa disampaikan Melanie Berentz. Baginya, pengalaman selama menjalani prosedur menjadi salah satu aspek yang turut menentukan pilihan perawatan. Setelah mencoba beberapa treatment Salmon DNA, ia menilai Vitaran sebagai salah satu favoritnya karena sensasi nyeri yang dirasakan relatif minimal.
“Kalau memilih treatment, aku pasti mempertimbangkan experience-nya juga. Aku sudah mencoba beberapa treatment Salmon DNA, dan Vitaran jadi salah satu favorit aku karena rasa sakitnya minim. Menurut aku, smart choice itu ketika kita bisa menemukan treatment yang sesuai dengan preferensi kita dan membuat prosesnya terasa nyaman,” ujar Melanie.
Sementara itu, Karen Afralia Nijsen memandang pemilihan perawatan sebagai bagian dari perjalanan personal dalam merawat kulit. Ia mengaku senang dapat mencoba berbagai treatment dan mengenali pilihan yang paling sesuai dengan preferensinya.
“Aku senang bisa mencoba berbagai treatment dan menemukan mana yang paling aku suka. Vitaran jadi salah satu favorit aku karena selama treatment rasa sakitnya minim. Buat aku, memilih treatment itu harus benar-benar dipertimbangkan, bukan sekadar karena sedang populer. Kita juga perlu merasa nyaman dengan pilihan kita,” tuturnya.
3. Berbagi perspektif konsumen di Vitaran Aesthetic Summit 3.0

Vitaran Aesthetic Summit 3.0 (instagram.com/vitaran.id) Pengalaman bersama Vitaran membuat Okka, Melanie, dan Karen antusias menghadiri Vitaran Aesthetic Summit 3.0. Acara ini mempertemukan dokter, praktisi, dan berbagai pihak yang memiliki perhatian terhadap perkembangan industri estetika.
Vitaran Aesthetic Summit menjadi wadah untuk berbagi wawasan mengenai perkembangan perawatan estetika, termasuk pendekatan berbasis Polynucleotide (PN) yang digunakan dalam perawatan dengan fokus pada regenerasi jaringan dan kualitas kulit.
Kehadiran ketiga influencer tersebut turut menghadirkan perspektif konsumen mengenai pengalaman menjalani treatment. Cerita mereka menunjukkan bahwa selain mempertimbangkan tujuan perawatan, kenyamanan selama prosedur juga dapat menjadi bagian dari proses seseorang dalam mengevaluasi pilihan estetika.
Meski demikian, pengalaman setiap individu dapat berbeda. Pemilihan prosedur estetika tetap perlu mempertimbangkan kondisi kulit, indikasi perawatan, manfaat yang diharapkan, serta potensi risiko. Konsultasi dengan dokter menjadi langkah penting untuk memperoleh informasi dan menentukan perawatan yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing.
Melalui semangat smart choice, pengalaman Okka Pratama, Melanie Berentz, dan Karen Afralia Nijsen mengangkat pentingnya bersikap lebih cermat dalam memilih perawatan estetika. Bukan sekadar mengikuti tren, keputusan perawatan idealnya didasarkan pada pemahaman yang memadai, preferensi pribadi, dan pertimbangan profesional agar sesuai dengan kebutuhan kulit. Wah, penasaran banget ya sama treatmentnya. Kamu tertarik ingin coba, gak?






![[QUIZ] Dari Genre Musik Favorit, Kami Tebak Caramu Mengatasi Burnout](https://image.idntimes.com/post/20250524/frustrated-28-444e1146cca562b350101aba61264e15-ec456a4cda87df226568f0319e1ce04d.jpg)
















