Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

5 Trik Bikin Rumah Kecil Terlihat Rapi, Tanpa Beli Banyak Furnitur

4 min read
5 Trik Bikin Rumah Kecil Terlihat Rapi, Tanpa Beli Banyak Furnitur
Ilustrasi rumah kecil (generated image by ChatGPT/Robertus Ari)

Punya rumah kecil memiliki tantangan tersendiri dalam hal kerapian. Barang yang diletakkan sembarangan sedikit saja, bisa membuat ruangan terasa penuh, apalagi jika setiap sudut sudah dipenuhi furnitur dan dekorasi. Namun, rumah yang rapi tidak selalu bergantung pada luas ruangan, melainkan pada cara mengatur dan memanfaatkan ruang yang tersedia.

Kamu tidak harus melakukan renovasi besar atau membeli banyak perabot baru untuk menciptakan rumah yang lebih nyaman. Beberapa perubahan sederhana, seperti mengurangi barang yang tidak diperlukan, menggunakan ruang vertikal, dan membuat tempat khusus untuk setiap benda, bisa memberikan perbedaan yang cukup terasa.

  1. 1. Kurangi dulu barang yang jarang dipakai

    ilustrasi memilah barang-barang yang masih layak atau tidak layak pasca banjir (pexels.com/cottonbro studio)
    ilustrasi memilah barang-barang yang masih layak atau tidak layak pasca banjir (pexels.com/cottonbro studio)

    Langkah pertama untuk membuat rumah kecil terlihat lebih rapi adalah mengurangi barang yang tidak lagi dibutuhkan. Coba periksa meja, lemari, rak, dan sudut ruangan yang sering menjadi tempat menumpuknya benda. Pisahkan barang yang masih digunakan, barang yang bisa disumbangkan, serta barang yang sudah rusak atau tidak memiliki fungsi.

    Jangan merasa harus mempertahankan semua barang hanya karena masih bisa digunakan suatu hari nanti. Di rumah kecil, ruang penyimpanan yang terbatas membuat barang-barang yang jarang dipakai lebih mudah berubah menjadi tumpukan. Namun, proses memilah juga tidak perlu dilakukan secara terburu-buru, terutama untuk barang yang memiliki nilai sentimental.

    "Jangan menyimpan apa pun di rumah kamu yang tidak kamu ketahui kegunaannya atau tidak kamu anggap indah," kata Diane Quintana, seorang professional organizer, dikutip dari YourTango.

  2. 2. Manfaatkan dinding dan ruang vertikal

    Ilustrasi ruang kerja dengan rak dinding (freepik.com/pressfoto)
    Ilustrasi ruang kerja dengan rak dinding (freepik.com/pressfoto)

    Jika lantai rumah sudah penuh, jangan lupa melihat ke atas. Dinding dapat dimanfaatkan untuk memasang rak, ambalan, gantungan, atau organizer yang membantu menyimpan barang tanpa mengambil terlalu banyak ruang lantai. Cara ini cocok diterapkan di dapur, kamar tidur, kamar mandi, maupun area pintu masuk.

    Misalnya, kamu bisa memasang rak dinding untuk menyimpan buku dan dekorasi ringan, menggunakan pegboard untuk alat kerja, atau memasang kait untuk menggantung tas dan topi. Di dapur, area dinding juga bisa dimanfaatkan untuk menyimpan peralatan masak yang sering digunakan. Pastikan pemasangan disesuaikan dengan kekuatan dinding dan beban barang.

  3. 3. Pilih furnitur multifungsi dan berukuran proporsional

    ilustrasi furnitur multifungsi (unsplash.com/iKshana Productions)
    ilustrasi furnitur multifungsi (unsplash.com/iKshana Productions)

    Furnitur yang memiliki lebih dari satu fungsi bisa membantu rumah kecil tetap praktis tanpa dipenuhi terlalu banyak benda. Contohnya, bangku dengan ruang penyimpanan di dalamnya, tempat tidur dengan laci, meja lipat, atau meja ruang tamu yang memiliki kompartemen penyimpanan. Dengan begitu, satu furnitur dapat memenuhi beberapa kebutuhan sekaligus.

    Selain fungsi, perhatikan juga ukuran furnitur sebelum membelinya. Sofa yang terlalu besar, meja dengan banyak ornamen, atau lemari yang memenuhi hampir seluruh dinding bisa membuat ruangan terasa semakin sempit. Pilih perabot yang sesuai dengan ukuran ruangan dan sisakan jalur untuk bergerak dengan nyaman.

  4. 4. Buat zona untuk setiap aktivitas

    Ilustrasi desain ruang kerja (Pixabay.com/Phghvvcftyyufj)
    Ilustrasi desain ruang kerja (Pixabay.com/Phghvvcftyyufj)

    Rumah kecil sering kali memiliki ruang yang digunakan untuk berbagai aktivitas, seperti ruang tamu yang sekaligus menjadi area kerja atau ruang makan yang menyatu dengan dapur. Agar tidak mudah berantakan, tentukan fungsi setiap area meskipun hanya menggunakan pembagian sederhana.

    Misalnya, satu sudut khusus untuk bekerja, satu area untuk menyimpan perlengkapan makan, dan satu tempat untuk meletakkan barang yang baru dibawa pulang. Pembagian zona tidak selalu membutuhkan sekat permanen, kok.

    Kamu bisa menggunakan karpet, rak terbuka, meja kecil, atau perbedaan posisi furnitur untuk membedakan fungsi setiap area. Dengan cara ini, barang akan lebih mudah dikembalikan ke tempatnya karena setiap benda memiliki lokasi yang jelas.

    “Membuat zona untuk berbagai aktivitas membantu semuanya memiliki tempatnya masing-masing, sehingga lebih mudah untuk tetap terorganisir,” kata Erin Hybart, seorang agen real estat yang berspesialisasi dalam rumah mungil dikutip dari RealSimple.

     

  5. 5. Rapikan 'permukaan' dan terapkan kebiasaan reset harian

    ilustrasi orang merapikan rumah (pexels.com/Andrea Piacquadiao)
    ilustrasi orang merapikan rumah (pexels.com/Andrea Piacquadiao)

    Salah satu cara tercepat membuat rumah kecil terlihat lebih rapi adalah mengurangi barang yang terlihat berserakan di 'permukaan'. Meja makan, meja kerja, kitchen counter, dan meja ruang tamu sebaiknya tidak dipenuhi terlalu banyak benda sekaligus. Simpan barang yang tidak sedang digunakan ke dalam laci, keranjang, atau tempat penyimpanan yang sudah ditentukan.

    “Di rumah-rumah mungil, area seperti ruang tamu dan ruang kerja seringkali tumpang tindih sehingga sulit untuk menyimpan barang-barang di tempat yang telah ditentukan,” kata penata organisasi profesional Lauren Moyer dilansir dari RealSimple.

    Kamu juga bisa menerapkan kebiasaan reset harian selama 5–10 menit. Sebelum tidur atau setelah selesai beraktivitas, kembalikan bantal ke tempatnya, lipat selimut, masukkan pakaian kotor ke keranjang, dan kembalikan barang yang berpindah tempat. Kebiasaan kecil ini membantu mencegah pekerjaan merapikan rumah terasa menumpuk.

    “Sebagai contoh, peralatan gim bisa diletakkan di laci dekat TV. Proyek kerajinan tangan bisa dikemas satu per satu ke dalam kantong penyimpanan ukuran besar, ditumpuk di dalam wadah, dan disimpan di dekat meja kerja kerajinan. Panci dan wajan sebaiknya disimpan di sebelah kompor,” kata penata ruang profesional, MaryJo Monroe yang menyarankan agar barang dikelompokkan berdasarkan kategori dikutip dari The Spruce.

    Membuat rumah kecil terlihat lebih rapi tidak harus dilakukan dengan menambah banyak dekorasi atau membeli furnitur baru. Dengan mengurangi barang yang tidak diperlukan, memanfaatkan ruang vertikal, memilih perabot multifungsi, dan menetapkan tempat untuk setiap benda, ruangan bisa terasa lebih lega sekaligus nyaman.

Share Article
Editorial Team

Dari Kebun Nilam ke Pasar Dunia

Related Articles

See More