Ilustrasi menata kamar kos (generated image by ChatGPT/Robertus Ari)
Kamar kos yang penuh barang dan memiliki pencahayaan minim biasanya terasa lebih sempit daripada ukuran sebenarnya. Karena itu, selain mengatur penyimpanan, penting juga untuk memperhatikan bagaimana cahaya masuk dan bagaimana mata melihat keseluruhan ruangan.
Jika kamar memiliki jendela, usahakan tidak menutupi seluruh area tersebut dengan barang atau pakaian yang menggantung. Biarkan cahaya alami masuk sebanyak mungkin. Kamu juga bisa membuka tirai pada siang hari dan menggunakan pencahayaan yang cukup ketika malam tiba agar kamar terasa lebih nyaman.
“Cobalah letakkan cermin di seberang jendela untuk memantulkan cahaya alami dan pemandangan luar, atau pasang di atas meja samping tempat tidur untuk menciptakan kesan seolah-olah ada jendela tambahan,” ujar interior designer Kerrie Kelly dikutip dari Martha Stewart.
Selain itu, usahakan permukaan meja dan bagian atas lemari tidak dipenuhi barang-barang kecil. Sisakan beberapa area kosong agar pandangan tidak terasa terlalu ramai. Kamu juga bisa menggunakan seprai atau sarung bantal dengan warna yang senada untuk menciptakan kesan visual yang lebih menyatu.
Kamar kos sempit bukan berarti harus selalu terasa sesak. Dengan mengurangi barang yang tidak diperlukan, mengatur ulang posisi furnitur, memanfaatkan ruang vertikal, dan menjaga pencahayaan tetap optimal, kamar bisa terasa lebih lega tanpa membeli furnitur baru. Mulailah dari satu sudut yang paling berantakan, lalu lakukan perubahan secara bertahap.