Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Kulkas Terlihat Bersih, tetapi Masih Berbau? Coba Periksa Bagian Ini

4 min read
Kulkas Terlihat Bersih, tetapi Masih Berbau? Coba Periksa Bagian Ini
ilustrasi membersihkan kulkas (freepik.com/prostooleh)

Kulkas yang terlihat bersih belum tentu benar-benar bebas dari sumber bau. Bagian dalamnya mungkin sudah dilap, rak-raknya sudah dicuci, bahkan makanan kedaluwarsa sudah dibuang. Namun, aroma tidak sedap terkadang masih tertinggal dan muncul setiap kali pintu kulkas dibuka.

Sebelum buru-buru membeli pengharum kulkas, coba periksa beberapa bagian yang sering luput saat dibersihkan. Berikut lima bagian kulkas yang perlu diperiksa agar bau tak sedap tidak terus berulang!

  1. 1. Karet pintu kulkas yang menyimpan sisa kotoran

    ilustrasi seseorang membersihkan kulkas (freepik.com/yanalya)
    ilustrasi seseorang membersihkan kulkas (freepik.com/yanalya)

    Karet pintu atau door gasket merupakan salah satu bagian yang sering terlupakan ketika membersihkan kulkas. Padahal, bagian berlipat ini mudah menampung remah makanan, cipratan minuman, dan kelembapan. Jika dibiarkan, kotoran yang menumpuk bisa menimbulkan aroma apek dan menjadi tempat berkembangnya jamur.

    Coba periksa lipatan karet di sepanjang pintu, terutama bagian sudut bawah yang jarang terlihat. Bersihkan menggunakan kain lembut yang dibasahi air hangat dan sedikit sabun pencuci piring. Usap perlahan hingga sela-selanya bersih, kemudian keringkan dengan kain bersih. Hindari menyikat terlalu keras karena karet bisa rusak atau kehilangan elastisitasnya.

  2. 2. Lubang pembuangan air yang tersumbat

    ilustrasi seseorang membersihkan kulkas (freepik.com/freepik)
    ilustrasi seseorang membersihkan kulkas (freepik.com/freepik)

    Pernah mencium bau seperti air basi dari dalam kulkas? Bisa jadi sumbernya berasal dari lubang pembuangan air atau drain hole. Pada sejumlah model kulkas, lubang ini berada di bagian belakang ruang pendingin dan berfungsi mengalirkan air hasil proses pencairan bunga es menuju saluran pembuangan.

    Jika lubang tersebut tersumbat remah makanan, lendir, atau kotoran, air bisa menggenang dan menimbulkan bau tidak sedap. Terkadang, cairan dari makanan yang tumpah juga masuk ke saluran tersebut. Karena letaknya tersembunyi, masalah ini sering tidak disadari meskipun rak dan dinding kulkas sudah dibersihkan.

    Jika ingin membersihkannya, ikuti petunjuk pada buku manual kulkas dan gunakan pembersih lembut yang sesuai. Jangan menusuk saluran dengan benda tajam atau menuangkan cairan sembarangan.

  3. 3. Wadah penampung air di bagian belakang atau bawah kulkas

    ilustrasi seseorang membersihkan kulkas (freepik.com/tonodiaz)
    ilustrasi seseorang membersihkan kulkas (freepik.com/tonodiaz)

    Selain saluran pembuangan, periksa juga wadah penampung air atau drip pan. Komponen ini biasanya berada di bagian bawah atau belakang kulkas dan berfungsi menampung air hasil proses pencairan bunga es sebelum menguap. Karena tidak terlihat dari luar, bagian ini sering luput dari rutinitas bersih-bersih.

    Masalah bisa muncul ketika wadah menampung air yang bercampur debu, sisa cairan makanan, atau kotoran lainnya. Kondisi lembap yang dibiarkan terlalu lama dapat memunculkan aroma apek. Bahkan, bau mungkin terasa lebih kuat di sekitar bagian bawah kulkas meskipun bagian dalamnya tidak menunjukkan tanda-tanda kotor.

  4. 4. Bagian bawah laci sayur dan rak yang jarang diperiksa

    Ilustrasi menyimpan bahan makanan di kulkas (pexels.com/Kevin Malik)
    Ilustrasi menyimpan bahan makanan di kulkas (pexels.com/Kevin Malik)

    Laci sayur memang terlihat bersih ketika bagian dalamnya tidak dipenuhi sisa makanan. Namun, coba keluarkan laci tersebut dan periksa area di bawahnya. Tetesan air dari sayuran, buah yang terlalu matang, atau cairan makanan bisa mengalir ke bagian dasar dan tertinggal di sana.

    Kotoran juga bisa bersembunyi di rel laci, sudut rak, serta celah kecil di antara komponen kulkas. Jika ada sisa sayuran yang membusuk atau cairan yang mengering, baunya mungkin tetap bertahan meskipun permukaan yang terlihat sudah dilap.

    "Kebersihan sangat penting untuk mengendalikan jamur. Spora jamur dari makanan yang terkontaminasi dapat menumpuk di dalam lemari es, kain lap, dan peralatan kebersihan lainnya. Bersihkan bagian dalam lemari es setiap beberapa bulan menggunakan larutan 1 sendok makan soda kue yang dilarutkan dalam satu liter air. Bilas dengan air bersih, lalu keringkan," demikian panduan USDA melalui Food Safety and Inspection Service (FSIS) mengingatkan bahwa spora jamur dari makanan yang terkontaminasi dapat menyebar ke dalam kulkas maupun peralatan pembersih.

  5. 5. Wadah makanan dan bahan pangan yang tidak tertutup rapat

    ilustrasi makanan di kulkas (pexels.com/ Kindel Media)
    ilustrasi makanan di kulkas (pexels.com/ Kindel Media)

    Sumber bau tidak selalu berasal dari komponen kulkas. Bisa jadi penyebabnya justru makanan yang disimpan di dalamnya. Ikan, daging, durian, bawang, makanan bersantan, atau lauk berbumbu tajam dapat mengeluarkan aroma yang menyebar ke seluruh ruang penyimpanan, terutama jika wadahnya tidak tertutup rapat.

    Periksa juga makanan yang sudah terlalu lama disimpan. Buah yang terlalu matang, sayuran berlendir, susu yang sudah rusak, atau sisa makanan yang terlupakan di sudut rak dapat menjadi sumber bau. Segera buang bahan pangan yang sudah menunjukkan tanda pembusukan. Setelah itu, bersihkan wadah dan area yang terkena cairannya sebelum digunakan kembali.

    Kulkas yang masih berbau meskipun sudah dibersihkan biasanya membutuhkan pemeriksaan lebih menyeluruh. Mulailah dari bagian yang mudah dijangkau seperti karet pintu, bawah laci, dan wadah makanan. Jika bau diduga berasal dari saluran pembuangan atau drip pan, periksa petunjuk perawatan sesuai merek dan tipe kulkas.

Related Articles

See More