Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

4 Trik Mengolah Bubuk Kopi Bekas Jadi Pengusir Hama

4 Trik Mengolah Bubuk Kopi Bekas Jadi Pengusir  Hama
ilustrasi trik mengolah bubuk kopi bekas dari pengusir nyamuk dan hama (pexels.com/Eva Bronzini)
  • Ampas kopi kering dapat dibakar di wadah tahan panas sebagai dupa alami; asap beraroma tajam disebut membantu mengusir nyamuk dan serangga dari teras atau halaman.
  • Ampas kopi lembap bisa ditaburkan mengelilingi tanaman untuk menghalangi semut, siput, dan ulat, sekaligus terurai menjadi tambahan nutrisi organik bagi tanah.
  • Ampas kopi dapat direndam menjadi semprotan untuk area rawan serangga, atau dimasukkan ke genangan air guna menghambat pertumbuhan jentik nyamuk.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Malam-malam pengin santai menikmati angin segar di halaman rumah, tapi malah sibuk menepuk tangan dan kaki karena diserbu kawanan nyamuk? Pengalaman menyebalkan ini dialami hampir semua orang yang suka bersantai di teras. Kehadiran hama kerap merusak momen relaksasi setelah seharian lelah beraktivitas. Kalau kamu sedang mencari solusi ampuh yang hemat kantong, tidak ada salahnya mencoba trik mengolah bubuk kopi bekas jadi pengusir hama di halaman rumah berikut ini.

  1. 1. Bakar ampas kopi kering sebagai dupa alami pengusir hama

    ilustrasi dupa dari ampas kopi
    ilustrasi dupa dari ampas kopi (magnific.com/wirestock)

    Hama seperti nyamuk dan sebagian besar serangga membenci aroma tajam yang dihasilkan dari proses pembakaran ampas kopi. Kamu bisa mengeringkan bubuk kopi bekas di bawah sinar matahari sampai benar-benar bebas dari kelembapan. Setelah kering sempurna, letakkan di atas wadah tahan panas, lalu bakar sedikit bagian ujungnya hingga mengeluarkan asap layaknya dupa. Nah, asap beraroma khas ini mengandung senyawa diterpenes yang efektif membuat nyamuk kapok mendekat ke area santaimu.

    Cara ini tidak cuma hemat biaya, tapi juga jauh lebih aman untuk sistem pernapasan dibanding obat nyamuk bakar sintetis. Kamu bisa meletakkannya di sudut halaman atau dekat meja teras saat sedang berkumpul bersama teman-teman pada sore hari. Kalau asapnya mulai habis, kamu tinggal menambahkan sedikit bubuk kering baru di atas bara yang masih menyala.

  2. 2. Taburkan bubuk kopi basah di sekitar tanaman

    ilustrasi menaburkan ampas kopi di tanah
    ilustrasi menaburkan ampas kopi di tanah (pexels.com/cottonbro studio)

    Selain nyamuk yang terbang bebas, hama merayap seperti semut, siput, dan ulat juga sering bikin kesal karena merusak keindahan tanaman kesayangan. Kamu bisa memanfaatkan ampas kopi yang masih sedikit lembap untuk ditaburkan secara merata ke atas permukaan tanah di sekeliling batang tanaman. Kandungan asam alami serta pahit yang tersisa pada ampas kopi bakal menciptakan benteng pertahanan yang sulit dilewati dilewati hama-hama nakal tersebut.

    Tekstur kasar dari ampas kopi juga bikin hewan lunak seperti siput merasa sangat tidak nyaman saat mencoba merayap di atasnya. Selain berfungsi sebagai pembatas alami, ampas ini akan terurai dan menyumbang nutrisi organik yang baik untuk menyuburkan tanah seiring berjalannya waktu. Jadi, tanaman hias kesayanganmu bisa tetap tumbuh estetik tanpa bekas gigitan ulat.

  3. 3. Olah ampas kopi jadi semprotan cair pembasmi hama harian

    ilustrasi ampas kopi
    ilustrasi ampas kopi (pexels.com/Taha Samet Arslan)

    Buat kamu yang tidak suka bekas bubuk kopi di sekitar pot atau dedaunan, mengubah ampas kopi menjadi semprotan cair adalah opsi terbaik. Cukup rendam 2–3 cangkir ampas kopi dalam air hangat selama semalam hingga warnanya berubah pekat. Saring air tersebut menggunakan kain halus agar bubuknya tidak menyumbat lubang botol semprotan yang akan kamu gunakan.

    Semprotkan cairan ini secara berkala pada bagian bawah daun atau area halaman yang sering disinggahi hama. Kandungan kafein alami yang terkonsentrasi dalam cairan inilah yang bertindak sebagai neurotoksin ringan bagi serangga, sehingga membuat mereka enggan datang kembali.

  4. 4. Campurkan ampas kopi ke dalam genangan air untuk memutus rantai jentik

    ilustrasi ampas kopi
    ilustrasi ampas kopi (pexels.com/Darina Belonogova)

    Genangan air di tatakan pot atau selokan kecil kerap jadi tempat favorit hama seperti nyamuk untuk berkembang biak menetas telur-telurnya. Kamu bisa mencegah hal ini dengan melemparkan segenggam ampas kopi langsung ke dalam air yang tergenang di sekitar halaman rumah. Senyawa aktif dalam ampas kopi terbukti secara ilmiah mampu merampas oksigen dalam air serta menghambat pertumbuhan larva sebelum mereka sempat dewasa.

    Langkah preventif ini sangat penting agar populasi hama di lingkungan rumah tidak melonjak saat musim hujan tiba. Kamu tidak perlu khawatir karena cara ini sangat ramah lingkungan dan tidak membahayakan tanah sekitar. Dengan merusak siklus hidup hama, termasuk jentik, sejak dini, kamu sudah mengambil langkah besar untuk menjaga kenyamanan seluruh penghuni rumah.

    Menjaga kenyamanan rumah dari gangguan serangga ternyata tidak selalu harus merogoh kocek dalam-dalam atau mengandalkan bahan kimia keras. Lewat trik mengolah bubuk kopi bekas jadi pengusir hama di halaman rumah ini, kamu tidak cuma makin hemat, tapi juga ikut berkontribusi dalam mengurangi sampah organik rumah tangga secara kreatif.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More