Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Vision Board Bisa Bantu Semangat? Ini 6 Langkah Membuatnya

Vision Board Bisa Bantu Semangat? Ini 6 Langkah Membuatnya
ilustrasi kalimat motivasi (pexels.com/Alexas Fotos)
  • Vision board adalah papan berisi gambar atau kalimat personal untuk memetakan target masa depan, membangkitkan daya juang, dan membantu saat semangat hidup menurun.
  • Pembuatan vision board dimulai dengan mengenali akar masalah, lalu memilih atau menulis kutipan serta gambar yang relevan, termasuk motivasi dari orang terdekat.
  • Tambahkan daftar impian yang detail dan letakkan papan di area mudah terlihat; isinya dapat diperbarui mengikuti perubahan situasi hidup agar tetap bermakna.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Papan visual atau vision board berisi banyak kalimat atau gambar yang ditujukan sebagai pengingat dalam mengarahkan hidup. Vision board bisa dibikin dalam rangka memetakan masa depan. Jika ini tujuannya, maka papan visual dapat diarahkan ke seputar cita-cita dan target yang ingin dicapai beberapa tahun mendatang.

Vision board juga dapat digunakan untuk mencegah bunuh diri. Konsep papan visual adalah membangkitkan daya tahan serta daya juang seseorang dalam hidup. Kalau kamu terkadang mengalami penurunan semangat hidup secara drastis cobalah untuk membuatnya.

Setiap gambar dan kalimat dalam vision board sangat personal tergantung kebutuhanmu. Bantuan ahli kejiwaan dapat diperlukan guna mencegahmu melakukan hal-hal nekat seperti mengakhiri hidup. Akan tetapi, kamu juga harus menujukkan effort guna memperjuangkan hidupmu yang berharga. Yuk, mulai bikin.

  1. 1. Tentukan masalah yang paling sering menghilangkan semangat hidupmu

    papan tulisan
    ilustrasi papan tulisan (pexels.com/K)

    Penyebab menurunnya semangat hidup berbeda-beda tiap orang. Ada orang yang merasa sumber masalah terbesar dalam hidupnya justru keluarga. Orang lain langsung down serta sukar bangkit saat gagal dalam percintaan dan sebagainya.

    Vision board akan menjadi papan tanpa makna kalau kamu tidak terlebih dahulu mengidentifikasi penyebab utama munculnya keinginan menyerah dalam hidup. Hati-hati terhadap kecenderungan menutupi persoalan yang sesungguhnya. Apa pun alasannya, itu bakal bikin papan visualmu kurang efektif.

    Misalnya, kamu merasa tuntutan pasangan ketinggian dan kerap membuatmu kelelahan dalam hidup. Padahal, akar masalahnya bukan itu. Namun, dirimu dibayangi perasaan gagal serta payah karena bekerja dengan upah yang sangat rendah.

  2. 2. Kumpulkan gambar atau kutipan yang paling mengena di hatimu

    papan tulisan
    ilustrasi papan tulisan (pexels.com/Brett Sayles)

    Masih dengan contoh akar persoalan yang menggerus semangat hidupmu ialah karier yang tidak berkembang serta ekonomi minim. Gambar dan kutipan yang tepat untuk menjadi bagian dari vision board-mu adalah seputar motivasi hidup lebih baik. Jangan malah fokusmu ke relasi dengan pasangan yang terganggu.

    Kamu dapat mencari kutipan menarik dalam buku-buku pengembangan diri. Sebaliknya, jangan gunakan kutipan yang cenderung hanya menyalahkan sistem. Walaupun sistem yang buruk berpengaruh terhadap kondisi para pekerja, itu di luar jangkauanmu.

    Penggunaan kutipan yang fokusnya menggugat hal-hal di luar diri bakal membuatmu kian merasa tidak berdaya. Kutipan yang tepat adalah kalimat yang membangkitkan semangatmu buat mempelajari skill baru untuk memperbesar peluang berhasil dalam hidup. Gambarnya dapat foto tokoh-tokoh sukses yang memulai kariernya dari nol atau ilustrasi orang menaiki anak tangga karier.

  3. 3. Kamu juga bisa bikin kata-kata sendiri

    papan tulisan
    ilustrasi menulis di papan (pexels.com/Jorge Urosa)

    Kutipan untuk mendorongmu tetap mempertahankan hidup di tengah segala ujian juga bisa dibikin sendiri. Kelebihannya, pesan benar-benar sesuai dengan apa yang dirasakan. Contoh, "Aku tidak akan selamanya miskin dan dianggap tak berguna. Suatu saat nanti, orang yang menghinaku mau tidak mau berdiri untuk memberiku tepuk tangan."

    Kalau penyebab dirimu kerap merasa gak pantas hidup karena dianaktirikan oleh orangtua sendiri, kalimatnya diubah. Misal, "Tidak dicintai oleh orang yang seharusnya menyayangiku adalah luka. Namun, hidupku akan terus berjalan selagi aku memeluk diri sendiri dengan penuh kasih."

  4. 4. Bisa juga kamu minta kalimat motivasi dari orang-orang terdekat

    papan tulisan
    ilustrasi papan tulisan (pexels.com/cottonbro studio)

    Beberapa orang terdekat mungkin tahu bahwa kamu sering mengalami kelelahan mental yang cukup berat. Mereka juga menjadi tempat curhatmu. Dirimu tentu sudah kerap dinasihati oleh mereka.

    Akan tetapi, dalam kondisi kamu lagi down oleh apa pun pasti saat itu kamu sukar mencerna apalagi menerimanya. Jutaan nasihat sekalipun bisa cuma masuk telinga kanan dan keluar lagi melalui telinga kiri. Lain dengan jika kata-kata mereka dalam bentuk tulisan.

    Kamu dapat membacanya kembali kapan pun. Setiap kalimat mereka membantu mencegahmu jatuh lagi dalam keterpurukan. Dirimu dapat membaca dan merenungkannya kapan saja sebagai upaya membentengi diri dari keputusasaan dalam hidup.

  5. 5. Tambahkan daftar impian yang ingin dicapai

    kertas tulisan
    ilustrasi kertas tulisan (pexels.com/Beyzaa Yurtkuran)

    Hidup bisa terasa sangat menyesakkan apabila kamu selalu berfokus ke masa lalu atau terlalu terpaku pada masa kini. Masa silam tidak bisa diubah. Sesuatu yang terjadi di masa lampau bila terus dipikirkan dan diratapi hanya akan membuatmu menderita.

    Sementara itu, masa sekarang mungkin saja dipenuhi berbagai persoalan yang membuatmu pusing. Kamu terus memikirkannya justru bisa bikin enggan melanjutkan hidup. Lebih baik pikiran difokuskan ke masa depan yang jelas masih dapat diusahakan agar sesuai dengan keinginan.

    Tulis impian-impianmu di masa depan dari yang kecil sampai besar. Usahakan penggambarannya cukup detail agar setiap kamu melihatnya kembali makin jelas dalam kepala. Apa yang tertanam di pikiran mengarahkan setiap tindakanmu. Selama masih ada hasrat akan sesuatu, manusia menolak menyerah dalam hidup.

  6. 6. Pastikan penempatan serta desainnya sesuai

    memilih foto
    ilustrasi memilih foto (pexels.com/Michael Burrows)

    Terakhir tinggal soal penempatan serta desainnya. Ada dua pilihan penempatan vision board. Kalau papan visual benar-benar dibuat secara fisik, kamu dapat menjadikannya satu papan besar. Ini membutuhkan tempat pemajangan yang luas, misalnya dinding kamar.

    Kelebihan dari membuat papan visual besar sekalian dan ditaruh di suatu tempat ialah memudahkanmu untuk melihat semuanya dalam sekali waktu. Dirimu seolah-olah memiliki ruang bertapa untuk menenangkan diri. Pilihan kedua, setiap gambar atau kutipan dipajang sendiri-sendiri atau hanya beberapa dalam satu bidang.

    Contoh, di kamar terdapat empat pigura berisi foto serta kalimat yang memotivasi. Di ruang tengah lebih banyak karena dindingnya lebih luas. Sisi plus papan visual ada di mana-mana adalah ke mana pun pandangan tertuju, kamu seperti sedang diingatkan untuk lebih mencintai hidupmu.

    Vision board bisa membantumu untuk terbebas dari jeratan pikiran buruk yang melemahkan keinginan hidup. Isi papan visual juga dapat terus disesuaikan dengan perkembangan situasi hidupmu. Ini mencegahnya menjadi terasa membosankan setelah sering dilihat selama bertahun-tahun.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More