Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

9 Peribahasa yang Menggunakan Kata 'Manusia', Maknanya Dalam!

9 Peribahasa yang Menggunakan Kata 'Manusia', Maknanya Dalam!
ilustrasi perempuan (pixabay.com/silviarita)
Share Article

Manusia mempunyai arti 'makhluk yang berakal budi (mampu menguasai makhluk lain)'. Kata ini berasal dari bahasa Sanskerta, lho. Tak hanya sebagai lema dengan definisi di KBBI, rupanya kata manusia juga terkandung dalam beberapa peribahasa Indonesia. 

Berikut ini IDN Times menghimpun beberapa peribahasa Indonesia yang menggunakan kata manusia. Baca artikel ini sampai selesai, ya!

1. "Hidup kayu berbuah, hidup manusia biar berjasa" memiliki arti 'pada waktu kita hidup sebaiknya berbuat baik untuk diri sendiri dan masyarakat'

ilustrasi berbuat baik kepada orang lain (freepik.com/jcomp)
ilustrasi berbuat baik kepada orang lain (freepik.com/jcomp)

2. "Kerbau seratus dapat digembalakan, manusia seorang tiada terkawal" artinya 'menjaga seorang perempuan lebih sukar daripada menjaga binatang yang banyak'

ilustrasi kawanan domba (pixabay.com/Pexels)
ilustrasi kawanan domba (pixabay.com/Pexels)

3. Peribahasa "manusia mati meninggalkan nama" bermakna 'orang terkenal, walaupun sudah meninggal, ia masih tetap dikenang'

ilustrasi pekuburan (pixabay.com/ju-dit)
ilustrasi pekuburan (pixabay.com/ju-dit)

4. "Manusia mengikhtiarkan, Allah menakdirkan" artinya 'ikhtiar ada di tangan manusia, tetapi berhasil tidaknya bergantung pada takdir Tuhan'

ilustrasi belajar (freepik.com/freepik)
ilustrasi belajar (freepik.com/freepik)

5. "Manusia tahan kias, binatang tahan palu" bermakna 'mengajar manusia dengan sindiran sudah cukup, tetapi mengajar binatang harus dengan pukulan'

ilustrasi menyindir orang lain (freepik.com/cookie_studio)
ilustrasi menyindir orang lain (freepik.com/cookie_studio)

6. "Manusia tertarik oleh tanah airnya, anjing tertarik oleh piringnya" artinya 'orang yang berakal jauh pemandangannya, sedangkan orang bodoh hanya memikirkan perut'

ilustrasi anjing (pixabay.com/hazelw90)
ilustrasi anjing (pixabay.com/hazelw90)

7. "Mulut bajan boleh ditutup, mulut manusia tidak" bermakna 'rahasia jangan terlalu dipercayakan kepada orang karena mulut manusia tidak dapat ditutup'

ilustrasi berbisik (pixabay.com/Alejandro Tuzzi)
ilustrasi berbisik (pixabay.com/Alejandro Tuzzi)

8. "Pantang kutu dicukur, pantang manusia dihinakan" mempunyai arti 'tiada orang yang mau dihinakan'

ilustrasi dihinakan (freepik.com/rawpixel.com)
ilustrasi dihinakan (freepik.com/rawpixel.com)

9. Peribahasa "tuah ayam boleh dilihat, tuah manusia siapa tahu" memiliki arti 'tidak ada orang yang dapat menentukan nasib seseorang'

ilustrasi bola kristal (pixabay.com/Stefan Vögeli)
ilustrasi bola kristal (pixabay.com/Stefan Vögeli)

Biarpun sama-sama menggunakan kata manusia, rupanya kesembilan peribahasa di atas memiliki arti yang berbeda-beda, ya. Semoga artikel ini bermanfaat!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Matthew Suharsono
EditorMatthew Suharsono

Related Articles

See More

5 Cara Pasangan Avoidant Menunjukkan Cinta, Kamu Relate?

20 Jun 2026, 14:48 WIBLife