Ketika Belajar Terasa Melelahkan, Ada Tekanan di Balik Ambisi Akademik

- Academic burnout dipicu tekanan meraih nilai tinggi, masuk kampus impian, memenuhi ekspektasi sekitar, serta kurangnya minat pada bidang studi yang dijalani.
- Kelelahan akademik menurunkan produktivitas, memicu penundaan belajar, keengganan berpartisipasi, menarik diri dari kegiatan nonakademik, kesulitan mempelajari hal baru, dan perasaan tak bermakna.
- Tekanan remaja banyak terkait masa depan dan prestasi, hingga mengganggu tidur; olahraga rutin, diskusi dengan teman, tidur cukup, dan waktu di luar ruangan dianjurkan.
Academic burnout kerap dialami oleh pelajar atau mahasiswa yang memiliki banyak tekanan. Bisa jadi hal ini terbentuk karena ambisi besar untuk mendapatkan nilai tinggi, masuk ke sekolah atau universitas impian, hingga memenuhi ekspektasi orang-orang di sekitarnya.
Jika berlangsung terus-menerus, tekanan ini bisa membuat proses belajar terasa melelahkan. Lalu, mengapa academic burnout dapat terjadi dan bagaimana solusinya?
1. Mengapa seseorang bisa mengalami academic burnout?

ilustrasi burnout (pexels.com/Kaboompics.com) Dalam riset berjudul "Academic burnout as an educational complication and promotion barrier among undergraduate students", ditemukan bahwa alasan seseorang mengalami academic burnout dapat beragam. Kelelahan akademik memiliki kaitan erat dengan bidang studi yang dipilih oleh mahasiswa. Mahasiswa yang kurang berminat terhadap bidang studi yang tengah dilakoninya menunjukkan kelelahan akademik yang lebih tinggi.
Riset itu juga mencatat bahwa minat pada suatu bidang studi merupakan motivasi yang baik bagi siswa untuk merencanakan studi dengan baik dan meningkatkan kinerja mereka dalam mengerjakan tugas. Hal ini selaras dengan pencapaian prestasi akademik yang lebih tinggi meningkatkan minat mahasiswa terhadap bidang yang mereka pelajari. Kurangnya minat terhadap bidang studi menyebabkan burnot sebagai konsekuensinya.
2. Akibat dari kelelahan belajar

ilustrasi burnout (freepik.com/freepik) Akibat dari kelelahan akademik adalah penurunan produktivitas. Mahasiswa dengan IPK tinggi menunjukkan tingkat kepercayaan diri yang lebih tinggi dan mengalami kelelahan akademik yang lebih sedikit. Penelitian ini juga menyimpulkan bahwa siswa yang mengalami kelelahan akademik menunjukkan rasa enggan berpartisipasi yang lebih tinggi dan menarik diri untuk berkontribusi pada kegiatan di luar akademik.
Mereka juga menunjukkan ketidakmampuan untuk mempelajari pelajaran baru dan mengalami perasaan tak bermakna. Penelitian tersebut juga membuktikan bahwa mahasiswa yang suka menunda belajar menunjukkan kelelahan akademik yang lebih tinggi.
3. Solusi dari academic burnout

ilustrasi burnout di tempat kerja (pexels.com/Anna Shvets) Laman resmi Harvard Graduate School of Education juga menemukan enam hal yang menjadi tekanan negatif yang dihadapi oleh remaja. Mayoritas remaja yang mengikuti survei mengaku mendapat tekanan paling besar jika memikirkan tentang rencana masa depan seperti kuliah, karier, hingga hubungan. Selain itu, mayoritas remaja juga tertekan karena prestasi akademik mereka, misalnya karena kelas, nilai bagus, dan pekerjaan.
Para remaja mengaku mengalami gangguan tidur, bahkan tidak terpenuhi tidur selama 7 jam. American Academy of Pediatrics merekomendasikan untuk melakukan olahraga harian secara rutin selama 1 jam. Selain itu, disarankan juga untuk melakukan deeptalk dengan teman sebaya terkait hal ini agar mendapat pandangan yang berbeda. Terakhir, direkomendasikan juga agar remaja menghabiskan waktu di luar ruangan atau di alam.
Tekanan negatif yang dialami oleh para remaja tidak sepenuhnya dilaporkan kepada orang dewasa. Jika orangtua atau pendamping menemukan tanda academic burnout pada buah hati, sebaknya siswa didorong untuk membatasi rasa lelah itu dengan tidur lebih banyak, menghabiskan waktu di luar ruangan, dan mengurangi aktivitas outdoor.




















![[QUIZ] Pilih Momen Upin Ipin, Seberapa Butuh Validasi Kamu?](https://image.idntimes.com/post/20260721/pexels-enginakyurt-10817191_4ea6d366-c968-4514-93ae-5ae1eb70b718.jpg)

![[QUIZ] Pilih Awan, Apakah Kamu Pick Me di Mata Orang Lain?](https://image.idntimes.com/post/20250919/pexels-matthewtc-26618143_60ca102c-0bc9-46dc-a707-9f644299bd8e.jpg)
