- Peringatan wafat-Nya Yesus mengarah pada penebusan. Kenaikan Yesus Kristus menandai awal penggenapan janji-Nya akan Roh Kudus dan kehidupan kekal bagi yang percaya.
- Peristiwa wafatnya Yesus adalah hari kematian-Nya, sedangkan Kenaikan Yesus adalah hari kenaikan Yesus kembali ke Allah Bapa-nya di surga.
- Peristiwa wafatnya Yesus diperingati sebelum Paskah tepatnya saat Jumat Agung, sedangkan Kenaikan Yesus Kristus dirayakan 40 hari setelah Paskah.
Apa Perbedaan Peringatan Wafat dan Kenaikan Yesus Kristus?

- Pemerintah melalui Keppres menetapkan perubahan nama perayaan dari Kenaikan Isa Almasih menjadi Kenaikan Yesus Kristus yang diperingati pada 29 Mei.
- Peringatan wafat Yesus Kristus mengenang penyaliban-Nya di Bukit Golgota sebagai bentuk pengorbanan untuk menebus dosa manusia, dirayakan setiap Jumat Agung sebelum Paskah.
- Kenaikan Yesus Kristus terjadi 40 hari setelah kebangkitan-Nya, menandai kembalinya ke surga dan penggenapan janji tentang Roh Kudus serta kehidupan kekal bagi umat percaya.
Pada tanggal 29 Mei nanti umat Kristiani akan mempertingati hari Kenaikan Yesus Kristus. Sebelumnya, perayaan ini bernama Kenaikan Isa Almasih. Tapi setelah Presiden Joko Widodo menandatangi Keputusan Presiden (Keppres) yang isinya mengatur perubahan nomenklatur, namanya kini menjadi Kenaikan Yesus Kristus.
Lalu banyak yang menjadi pertanyaan, apa perbedaan peringatan wafat dan Kenaikan Yesus Kristus? Bagi umat Kristiani, tentu hal ini perlu dipahami dengan baik. Simak penjelasannya di bawah ini.
Table of Content
1. Peristiwa wafatnya Yesus Kristus

Mengutip buku Menggali Ulang Yesus Sejarah oleh Roy Eckardt, (2006), peringatan wafat Yesus terjadi saat Ia disalibkan di Bukit Golgota. Kisah penyaliban Yesus Kristus ini juga sudah dijelaskan dalam Alkitab, terutama Perjanjian Baru.
Dalam teologi Kristen, peristiwa wafatnya Yesus diyakini sebagai bentuk pendamaian dosa manusia. Dalam kepercayaan Kristiani, Yesus merupakan anak Allah yang mengorbankan diri-Nya untuk menebus dosa manusia.
Peristiwa penyaliban ini merupakan puncak dari penderitaan Yesus Kristus. Umat Kristiani akan selalu mengenang peringatan pengorbanan ini pada hari Jumat Agung, yang selalu dirayakan sebelum Paskah.
2. Peristiwa Kenaikan Yesus Kristus

Sementara itu, Kenaikan Yesus Kristus adalah peristiwa bangkitnya Yesus di antara orang mati. Ia pun meninggalkan dunia dan kembali kepada Bapa-Nya di surga. Peristiwa ini terjadi setelah 40 hari dari kematiannya.
Kisah ini juga sudah dijelaskan dalam Alkitab. Peristiwa ini juga sebagai tanda awal penggenapan janji Yesus kepada murid-murid-Nya tentang kedatangan Roh Kudus. Dalam pandangan Kristiani, Kenaikan Yesus Kristus ini juga menegaskan keyakinan akan kehidupan kekal bagi mereka yang percaya pada-Nya.
3. Perbedaan peringatan wafat dan Kenaikan Yesus Kristus

Jadi jika coba diambil kesimpulan, perbedaan utama dari peringatan wafat dan Kenaikan Yesus Kristus adalah dalam peristiwa perjalanan kehidupan-Nya. Biar kamu bisa memahami lebih jelas, simak ringkasannya di bawah ini.
Itulah tadi perbedaan peringatan wafat dan Kenaikan Yesus Kristus. Jadi, sekarang kamu sudah paham ‘kan? Semoga informasi ini bisa memberi wawasan baru, ya.
FAQ Seputar Perbedaan Peringatan Wafat dan Kenaikan Yesus Kristus
| Mengapa Wafat Yesus disebut sebagai "Jumat Agung" (Good Friday)? | Meskipun peristiwa tersebut penuh penderitaan, disebut "Agung" atau "Baik" karena secara teologis momen tersebut dianggap sebagai puncak kasih Allah. Wafat Yesus dipandang sebagai jalan pembuka bagi keselamatan umat manusia, sehingga duka yang terjadi diubah menjadi sebuah kemenangan spiritual atas dosa. |
| Apa perbedaan status Yesus di bumi saat peristiwa Wafat dan Kenaikan? | Saat Wafat, Yesus berada dalam kondisi manusiawi-Nya yang dapat merasakan sakit dan maut secara fisik sebagai bentuk solidaritas terhadap penderitaan manusia. Sedangkan saat Kenaikan, Ia berada dalam tubuh kemuliaan (setelah kebangkitan), yang membuktikan bahwa keterikatan fisik dengan bumi telah selesai dan Ia berkuasa penuh atas alam semesta. |
| Bagaimana peran murid-murid berbeda dalam kedua peristiwa ini? | Pada saat Wafat, para murid digambarkan dalam keadaan terpukul, ketakutan, dan tercerai-berai. Sebaliknya, pada saat Kenaikan, para murid digambarkan penuh dengan pengharapan dan kesiapan. Kenaikan mengubah mentalitas mereka dari pengikut yang bersembunyi menjadi rasul yang siap menyebarkan ajaran ke seluruh dunia. |
| Apakah Kenaikan Yesus berarti Ia tidak lagi hadir di dunia? | Secara fisik, ya, Yesus tidak lagi berada di dunia. Namun, secara rohani, Kenaikan justru dianggap sebagai kehadiran yang lebih luas. Umat Kristiani percaya bahwa dengan naik ke surga, Yesus tidak lagi terbatas oleh ruang dan waktu, sehingga Ia bisa hadir di mana saja dan kapan saja melalui Roh Kudus yang diutus-Nya. |



















