5 Fakta Australian National University, Almamater S3 Marty Natalegawa

- Australian National University (ANU) didirikan pada 1946 sebagai universitas nasional Australia yang berfokus pada pendidikan, penelitian, dan pengembangan kebijakan publik.
- ANU menempati peringkat ke-32 dunia dalam QS World University Rankings 2026 dan menjadi kampus terbaik di Australia untuk 11 disiplin ilmu.
- Kampus ini memiliki lingkungan internasional dengan mahasiswa dari lebih 100 negara serta fasilitas riset luas yang mendukung kontribusi besar dalam kebijakan publik.
Kalau berbicara tentang kampus top di Australia, nama Australian National University (ANU) hampir selalu masuk dalam daftar. Universitas yang berlokasi di Canberra ini dikenal sebagai salah satu institusi pendidikan tinggi paling bergengsi di Negeri Kanguru, bahkan memiliki reputasi yang kuat di tingkat global.
ANU juga memiliki kedekatan dengan Indonesia. Salah satu alumninya adalah diplomat senior Indonesia, Marty Natalegawa, yang meraih gelar doktor (D.Phil.) di kampus ini sebelum menjabat sebagai Menteri Luar Negeri RI periode 2009–2014. Di balik reputasinya yang mendunia, ANU ternyata menyimpan banyak fakta menarik. Yuk, kenalan lebih dekat dengan kampus satu ini!
1. Satu-satunya universitas nasional di Australia

ANU memiliki status yang cukup unik dibandingkan universitas lain di Australia. Kampus ini didirikan pada 1946 sebagai universitas nasional yang bertugas mendukung kemajuan Australia melalui pendidikan, penelitian, dan pengembangan kebijakan publik.
Status tersebut membuat ANU sejak awal diarahkan untuk menjadi pusat keunggulan akademik. Tak heran, jika universitas ini kemudian berkembang menjadi salah satu institusi pendidikan paling berpengaruh di Australia dan kawasan Asia-Pasifik.
2. Masuk jajaran kampus terbaik dunia

Reputasi ANU tidak hanya diakui di tingkat nasional, tetapi juga internasional. Dalam QS World University Rankings 2026, ANU menempati peringkat ke-32 dunia dan masuk dalam kelompok universitas terbaik secara global.
Prestasinya juga terlihat dari pencapaian akademik di berbagai bidang ilmu. Berdasarkan QS World University Rankings by Subject 2026, ANU berada di peringkat pertama Australia dalam 11 disiplin ilmu, menunjukkan kekuatan akademiknya yang merata di berbagai bidang.
3. Lingkungan kampusnya sangat internasional

Bagi yang ingin merasakan pengalaman belajar dalam lingkungan global, ANU punya daya tarik tersendiri. Universitas ini menaungi mahasiswa yang berasal dari lebih dari 100 negara dan sekitar 43 persen mahasiswanya merupakan mahasiswa internasional.
Adanya eberagaman ini membuat suasana kampus menjadi lebih dinamis. Mahasiswa tidak hanya belajar di ruang kelas, tetapi juga berkesempatan membangun jaringan pertemanan dan profesional dengan orang-orang dari berbagai latar belakang budaya.
4. Punya fasilitas riset yang tersebar di berbagai wilayah Australia

ANU bukan hanya soal ruang kuliah dan gedung kampus di Canberra. Universitas ini juga memiliki berbagai fasilitas penelitian yang mendukung kegiatan akademik dan ilmiah di lapangan.
Beberapa fasilitas tersebut, antara lain; Mount Stromlo Observatory, Siding Spring Observatory, Kioloa Coastal Campus, North Australian Research Unit, dan Spring Valley Farm. Keberadaan fasilitas-fasilitas ini memungkinkan mahasiswa dan peneliti melakukan riset di berbagai bidang, mulai dari astronomi hingga lingkungan.
5. Dikenal sebagai kampus yang berpengaruh dalam kebijakan publik

Salah satu hal yang membuat ANU berbeda adalah kedekatannya dengan dunia kebijakan publik. Berlokasi di Canberra yang merupakan ibu kota Australia, kampus ini memiliki hubungan yang erat dengan berbagai lembaga pemerintahan dan pembuat kebijakan.
ANU juga dikenal sebagai rumah bagi berbagai pusat penelitian dan kebijakan publik, termasuk Crawford School of Public Policy. Melalui penelitian dan kajian yang dihasilkan para akademisinya, ANU secara aktif berkontribusi dalam pembahasan isu-isu penting yang dihadapi Australia maupun kawasan Asia-Pasifik.
ANU membuktikan bahwa reputasi sebuah universitas tidak hanya dibangun dari peringkat, tetapi juga dari kontribusinya terhadap masyarakat. Dengan kualitas akademik yang kuat, lingkungan internasional, serta pengaruhnya dalam dunia riset dan kebijakan publik, gak heran jika kampus ini menjadi pilihan studi bagi banyak mahasiswa dari berbagai negara, termasuk Marty Natalegawa.



















