Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Anak Mulai Kuliah? Siapkan Dana Pendidikan lewat BRI Multiguna Karya
ilustrasi mahasiswi kuliah (magnific.com/jcomp)
  • Biaya kuliah mencakup uang pangkal, UKT, akomodasi, relokasi, transportasi, laptop, dan perlengkapan jurusan; kebutuhan yang datang berdekatan memerlukan perencanaan matang.
  • Menguras tabungan operasional atau dana darurat untuk biaya kuliah berisiko mengganggu kesiapan keluarga menghadapi kebutuhan mendesak serta pengeluaran rutin lainnya.
  • BRI Multiguna Karya menawarkan pinjaman fleksibel bagi karyawan tetap untuk dana pendidikan, dengan pengajuan praktis, cicilan terencana, plafon kompetitif, dan penggunaan multiguna.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    BRI menawarkan fasilitas pinjaman BRI Multiguna Karya sebagai opsi pembiayaan kebutuhan pendidikan anak, termasuk biaya awal kuliah, melalui skema cicilan.
  • Who?
    BRI menyediakan fasilitas tersebut bagi karyawan tetap yang membutuhkan pembiayaan untuk pendidikan anak dan berbagai kebutuhan hidup lainnya.
  • Where?
    Informasi pengajuan dan simulasi cicilan BRI Multiguna Karya tersedia melalui situs bbri.id/brimultigunakarya.
  • When?
    Pembiayaan ditujukan untuk digunakan saat kebutuhan dana pendidikan muncul, termasuk pada masa daftar ulang kuliah dan awal perkuliahan.
  • Why?
    Fasilitas ini ditawarkan untuk membantu keluarga memenuhi biaya pendidikan tanpa menguras tabungan operasional atau dana darurat, serta menjaga arus kas rumah tangga.
  • How?
    Nasabah dapat mengajukan pinjaman dengan menyesuaikan jumlah pembiayaan dan tenor sesuai ketentuan, lalu membayar kebutuhan pendidikan melalui cicilan bulanan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Melihat buah hati tercinta berhasil lolos ke perguruan tinggi impian tentu menjadi salah satu momen paling membahagiakan sekaligus membanggakan bagi setiap orang tua. Perjuangan belajar siang dan malam yang mereka lalui akhirnya membuahkan hasil manis. 

Namun, di balik euforia kebahagiaan tersebut, ada realitas baru yang harus segera dihadapi oleh orang tua, yaitu mempersiapkan biaya pendidikan yang tidak sedikit dalam waktu yang relatif singkat.

Tanpa kesiapan finansial yang matang, momen yang seharusnya penuh rasa syukur ini justru bisa berubah menjadi sumber stres baru bagi keluarga. Oleh karena itu, penting bagi orang tua untuk memahami peta kebutuhan biaya kuliah dan mengetahui solusi cerdas untuk mengelolanya tanpa mengorbankan stabilitas keuangan rumah tangga.

1. Biaya pendidikan yang sering terlupakan

Ilustrasi Biaya Pendidikan. Pixabay/AlexBarcley

Banyak orang tua yang mengira bahwa biaya kuliah hanya melulu soal uang semesteran. Padahal, saat anak mulai memasuki dunia perkuliahan, ada serangkaian komponen biaya lain yang muncul secara bersamaan dan sering kali luput dari perhitungan awal. Berikut adalah beberapa di antaranya:

  • Uang pangkal atau sumbangan pengembangan institusi. Komponen ini biasanya dibayarkan sekali di awal masuk kuliah dengan nominal yang cukup besar, terutama untuk jalur-jalur mandiri.

  • Uang Kuliah Tunggal (UKT). Biaya operasional pendidikan yang wajib dibayarkan di setiap awal semester.

  • Biaya tempat tinggal (Akomodasi). Jika anak kuliah di luar kota, orang tua harus menyiapkan dana untuk biaya sewa kos atau asrama, yang sering kali meminta pembayaran langsung untuk satu tahun di muka.

  • Biaya relokasi dan transportasi. Ongkos keberangkatan ke kota tujuan, biaya pindahan, hingga transportasi harian anak selama berkuliah.

  • Peralatan pendukung kuliah. Mahasiswa baru saat ini wajib memiliki laptop dengan spesifikasi yang memadai, buku teks, serta perlengkapan belajar spesifik sesuai jurusan yang diambil.

Ketika semua kebutuhan ini datang dalam waktu yang berdekatan, tumpukan tagihan tersebut tentu memerlukan manajemen perencanaan keuangan yang sangat matang.

Menghadapi lonjakan pengeluaran ini, tidak jarang orang tua langsung mengambil langkah instan seperti menguras habis tabungan operasional atau bahkan memakai seluruh dana darurat. Padahal, tindakan ini cukup berisiko. 

Dana darurat idealnya disimpan hanya untuk situasi yang benar-benar tidak terduga, seperti masalah kesehatan mendesak atau kehilangan sumber pendapatan.

Jika pos dana darurat habis digunakan untuk biaya kuliah, keluarga akan berada dalam posisi rentan apabila terjadi risiko finansial di masa depan. 

Selain itu, kebutuhan rutin bulanan rumah tangga dan biaya pendidikan untuk anak lainnya yang masih sekolah juga harus tetap berjalan normal. Menjaga cash flow keluarga tetap sehat dan stabil adalah kunci utama agar roda kehidupan rumah tangga tetap berputar dengan tenang.

2. Solusi pembiayaan terencana untuk masa depan anak

Dana Pendidikan Anak menggunakan BRI Multiguna. (dok. BRI)

Agar kebutuhan pendidikan anak terpenuhi dan cash flow keluarga tetap terjaga, memanfaatkan fasilitas pembiayaan atau pinjaman yang terstruktur bisa menjadi langkah strategis yang bijak. 

Dengan sistem cicilan, pengeluaran besar yang tadinya harus dibayarkan secara instan di awal dapat dikonversi menjadi pengeluaran bulanan yang lebih terukur dan sesuai dengan kemampuan pendapatan rutin Anda.

Bagi Anda yang berstatus sebagai karyawan tetap, salah satu solusi pembiayaan soft selling yang sangat layak dipertimbangkan adalah BRI Multiguna Karya.

BRI Multiguna adalah fasilitas pinjaman dari BRI yang dirancang secara fleksibel untuk membantu memenuhi berbagai kebutuhan hidup Anda, termasuk pemenuhan dana pendidikan anak yang mendesak.

Mengapa produk ini cocok untuk menjadi mitra perencanaan pendidikan Anda? Berikut adalah beberapa keunggulan utamanya:

  1. Proses pengajuan yang mudah. Dikembangkan dengan skema yang praktis, proses pengajuan pinjaman ini relatif cepat sehingga dapat diandalkan saat masa daftar ulang kuliah yang ketat.

  2. Cicilan terencana dan ringan. Anda dapat menyesuaikan tenor dan jumlah pinjaman agar cicilan per bulannya tetap ramah bagi kantong, tanpa mengganggu pos pengeluaran rutin keluarga lainnya.

  3. Plafon pembiayaan yang kompetitif. Jumlah pinjaman yang diberikan dapat disesuaikan dengan ketentuan yang berlaku untuk menutup seluruh kebutuhan awal kuliah anak, mulai dari uang pangkal hingga laptop.

  4. Multi-fungsi. Selain untuk pendidikan, fasilitas ini juga dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan produktif keluarga lainnya di masa depan.

3. Investasi terbaik untuk buah hati

Ilustrasi kuliah jurusan informatika (freepik.com/pressfoto)

Pendidikan tinggi adalah investasi jangka panjang terbaik yang bisa diberikan orang tua untuk masa depan anak. Dengan perencanaan keuangan yang tepat serta dukungan solusi pembiayaan yang sehat, Anda tidak perlu lagi cemas menghadapi lonjakan biaya kuliah. 

Anda bisa fokus merayakan keberhasilan anak dan mendukung langkah awal mereka menggapai cita-cita dengan hati yang tenang.

Persiapkan dana pendidikan anak Anda sekarang juga dengan mengunjungi bbri.id/brimultigunakarya untuk informasi lebih lanjut mengenai pengajuan dan simulasi cicilan. (WEB)

Sponsored Content: This article is a paid collaboration. While this content is sponsored, all insights, reviews, and editorial standards remain entirely our own.

Curated For You

Editorial Team

Related Article