Pernah gak kamu lagi asyik berdiskusi atau berdebat tentang suatu topik, lalu mendadak lawan bicaramu membawa isu baru yang sama sekali tidak relevan? Alih-alih menjawab poin utamamu, percakapan justru berbelok jauh sampai kamu lupa apa yang sebenarnya sedang dibahas.
Dalam dunia logika dan argumentasi, taktik pengalihan isu ini dikenal sebagai Red Herring fallacy. Istilah ini berasal dari tradisi melatih anjing pelacak menggunakan bau ikan haring merah yang menyengat untuk mengecoh penciuman mereka.
Di kehidupan sehari-hari, Red Herring sering digunakan untuk menghindari kritik, mengendalikan opini publik, atau sekadar memenangkan perdebatan secara instan. Yuk, kenali beberapa contoh penerapannya agar kamu gak gampang terkecoh!
