Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
5 Tips Semangat Belajar Hal Baru di Tengah Kesibukan Kerja
ilustrasi belajar bersama (pexels.com/Luz Mariana Gonzalez)
  • Belajar hal baru tetap penting di tengah kerja dan urusan keluarga untuk menambah pengetahuan, kemampuan, serta menjaga relevansi menghadapi perubahan masa depan.
  • Pilih bidang yang benar-benar diminati agar konsisten, lalu jadwalkan belajar saat energi masih cukup, seperti akhir pekan, bukan memaksakannya setelah pulang kerja.
  • Mentor atau teman belajar dapat membantu disiplin dan motivasi; tujuan serta ambisi yang jelas membuat waktu belajar di tengah kesibukan lebih terarah.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Saat waktumu sepanjang hari hampir habis untuk bekerja dan urusan keluarga, belajar hal baru menjadi kegiatan yang terlupakan. Kalaupun kamu sedang punya waktu luang, pasti kamu menggunakannya untuk hal-hal lain. Bahkan rebahan tanpa melakukan apa-apa lebih menyenangkan daripada mempelajari sesuatu yang berbeda.

Padahal, belajar hal baru penting guna meningkatkan pengetahuan serta kemampuanmu. Walaupun sekarang dirimu merasa aman dan nyaman dengan suatu pekerjaan, ke depan tidak ada yang tahu. Baik sebelum maupun setelah masa pensiun, boleh jadi terjadi sesuatu yang membuatmu kelabakan.

Terus belajar sekalipun hidup rasanya telah mapan, merupakan langkah antisipasi atas berbagai kemungkinan di masa depan. Jaga dirimu tetap relevan dengan perkembangan serta kebutuhan zaman. Supaya kamu bisa tetap semangat belajar hal baru di tengah kesibukan kerja, perhatikan tips-tips berikut ini.

1. Harus punya ketertarikan dengan sesuatu yang akan dipelajari

ilustrasi belajar (pexels.com/Min An)

Ketertarikan terhadap sesuatu yang akan dipelajari penting supaya semangatmu terjaga. Jangan terlalu memaksakan diri untuk mempelajari segala hal yang bahkan tidak diminati olehmu. Makin besar rasa terpaksa, makin sebentar kamu mampu bertahan.

Di awal mungkin dirimu masih sanggup mempelajarinya. Namun, sesaat kemudian rasa malas sudah lebih kuat. Aktivitas belajar menjadi kian tak teratur dan waktunya terlalu singkat.

Di dunia ini ada banyak sekali hal baru yang dapat dipelajari olehmu. Tetapkan dulu mana saja yang menurutmu menarik. Boleh jadi bidang lain suatu saat juga akan dipelajari, tapi tidak mendesak. Atau, bidang-bidang yang kurang sesuai dengan minat baru dicoba setelah kebiasaan belajar terbentuk dengan kuat.

2. Jangan memakai sisa-sisa energi buat belajar

ilustrasi belajar di luar ruangan (pexels.com/Clarence Gaspar)

Kamu memang punya banyak kegiatan sepanjang hari. Terutama bekerja yang sudah makan waktu dari pagi hingga sore, bahkan kadang malam. Hanya ada sedikit waktu yang tersisa selama hari kerja.

Sebelum itu, kamu harus istirahat agar besok kembali siap bekerja. Jika dirimu menggunakan waktu sepulang kerja untuk belajar, hasilnya gak maksimal. Apalagi ketika ada lembur dan kamu pulang terlambat. Katakanlah, jam tidurmu pukul 22.00.

Dirimu memang tiba di rumah jam 21.00. Setelah mandi dan sebagainya, masih ada waktu 30 menit sebelum jam tidur. Akan tetapi, kamu pasti sudah terlalu capek serta gak fokus. Lebih baik dirimu memanfaatkan akhir pekan buat belajar. Misalnya, dari pagi sampai jelang siang sebelum kamu bersantai selayaknya orang-orang di hari libur.

3. Didampingi mentor

ilustrasi pengajar (pexels.com/Diva Plavalaguna)

Sebenarnya mempelajari hal-hal baru gak selalu butuh mentor. Belajar secara otodidak pun bisa. Yang terpenting adalah tekad yang kuat untukmu mempelajarinya. Apalagi, sudah ada banyak buku atau tutorial di internet yang bisa memandumu.

Bahkan semuanya dapat diakses secara gratis. Akan tetapi, adanya mentor tak ubahnya seperti guru atau dosen di kelas. Selain ia akan mengajarimu sehingga lebih cepat menguasai sesuatu, kedisiplinanmu juga meningkat.

Kalau mentornya sudah datang baik secara offline maupun online, masa kamu gak masuk begitu saja? Pasti ada rasa tidak enak. Pun mentor yang baik bakal getol memotivasi dirimu saat kesulitan mempelajari hal baru. Ketika kamu belajar sendiri, menyerah karena putus asa atau bosan bisa kapan saja.

4. Ada teman belajar

ilustrasi belajar bersama (pexels.com/Yan Krukau)

Teman belajar juga tidak wajib. Tergantung kamu tipe seperti apa dalam belajar. Jika dirimu introver, tentu lebih nyaman belajar sendirian. Kamu terhindar dari rasa capek duluan karena ada orang lain yang belajar bareng.

Sementara untukmu yang ekstrover, barangkali lebih nyaman dengan setidaknya satu teman belajar. Kalian bisa berdiskusi dan saling mengingatkan. Saat semangat belajar mulai menurun, kawan membantumu memompa kembali semangatmu.

Teman belajar juga tidak harus offline. Kawan online asal komunikasi kalian cukup lancar pun sangat membantu proses belajar. Lebih baik lagi jika kalian sama-sama sibuk, tapi masih berusaha menyempatkan diri untuk belajar hal-hal baru. Semangat menjadi ganda dengan kebersamaan kalian.

5. Punya tujuan dan ambisi

ilustrasi belajar (pexels.com/Thirdman)

Belajar hanya karena iseng tidak selalu bakal gagal. Terkadang awalnya cuma iseng mempelajari sesuatu, malah keterusan dan menjadi makin serius. Hasil belajar pun dapat sangat terasa manfaatnya.

Akan tetapi, semangat belajar di tengah padatnya aktivitas lain lebih stabil kalau sejak awal dirimu punya tujuan tertentu dan ambisi. Misalnya, kamu sudah bekerja di perusahaan asuransi dari jam 08.00 sampai 17.00. Sekarang dirimu mulai belajar tentang bercocok tanam karena memiliki tujuan berkebun setelah resign atau pensiun.

Kamu juga berambisi agar tabunganmu selama bekerja bisa untuk membeli sekian hektar tanah. Lalu kelak hasil kebun lebih dari cukup buat memenuhi kebutuhan sehari-hari. Bahkan hasil penjualan dirata-ratakan per bulannya harus lebih gede daripada gajimu sekarang. Dengan tujuan yang jelas serta ambisi, kamu bakal serius sekali mempelajarinya.

Butuh tekad yang kuat supaya tetap semangat belajar hal baru di tengah kesibukan kerja. Kombinasi capek dan malas sangat jitu menggagalkan rencana menambah pengetahuan serta keterampilan. Sempatkan diri untuk tetap belajar hal baru karena hidup tidak mungkin selamanya begini-begini saja. Pasti akan ada perubahan dan kamu harus siap.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article