Rumah yang nyaman biasanya punya beberapa barang yang terasa khas pemiliknya. Entah itu tumpukan buku di meja samping tempat tidur, foto keluarga di ruang tamu, atau cangkir favorit yang selalu dipakai setiap pagi. Sayangnya, keinginan untuk membuat rumah terasa lebih personal kadang berakhir dengan terlalu banyak barang yang dipajang.
5 Cara Bikin Rumah Terasa Personal Tanpa Terlihat Berantakan

- Pilih beberapa barang yang benar-benar disukai atau sering dipakai untuk dipajang, lalu rotasi koleksi agar suasana berubah tanpa menambah dekorasi baru.
- Kumpulkan foto dan kenangan pada satu area khusus, serta sisakan ruang kosong di meja atau rak supaya ruangan tetap rapi dan lebih mudah dibersihkan.
- Atur barang berdasarkan kebiasaan harian, lalu ulangi warna atau material favorit secara terbatas di beberapa ruangan untuk menampilkan karakter pribadi tanpa terasa penuh.
Ruangan akhirnya tidak terlihat lebih hangat, tetapi malah penuh dan sulit ditata. Padahal, ada cara sederhana untuk membuat rumah terasa lebih dekat dengan selera, lho! Penasaran seperti apa cara bikin rumah terasa personal tanpa terlihat berantakan? Yuk, simak sama-sama caranya di bawah ini!
1. Pilih barang yang memang kamu suka

ilustrasi buku (pexels.com/Anna Lupa) Tidak semua barang kesayangan harus keluar dari lemari dan dipajang di ruang tamu. Pilih beberapa benda yang memang kamu suka atau sering digunakan, lalu tempatkan di area yang mudah terlihat. Buku yang sering dibaca, foto keluarga, gelas kesukaan, kamera lama, atau vas yang dibeli saat liburan bisa menjadi pilihan karena barang-barang tersebut memang sudah menjadi bagian dari keseharianmu.
Coba perhatikan isi rumah sebelum membeli dekorasi baru. Bisa jadi ada banyak barang yang sebenarnya menarik, tetapi selama ini hanya menumpuk di lemari karena belum menemukan tempat yang pas. Daripada menambah pajangan, lebih baik keluarkan beberapa benda tersebut dan lihat mana yang paling cocok dengan ruangan.
Jumlahnya juga tidak perlu banyak. Tiga atau empat benda yang dipilih dengan baik bisa terlihat lebih menarik daripada satu rak yang dipenuhi berbagai aksesori. Kalau mulai bosan, beberapa pajangan bisa disimpan dan diganti dengan barang lain sehingga suasana rumah berubah tanpa perlu belanja dekorasi lagi.
2. Sediakan satu tempat untuk memajang foto dan kenangan

ilustrasi figura foto (pexels.com/RDNE Stock project) Foto liburan, kartu pos, tiket konser, surat lama, atau oleh-oleh kecil tentu punya tempat tersendiri dalam ingatan. Namun, kalau semuanya diletakkan di berbagai sudut rumah, ruangan bisa cepat terlihat ramai. Supaya tetap rapi, pilih satu area yang memang disediakan untuk memajang beberapa benda tersebut.Dinding di dekat meja kerja bisa digunakan untuk menempelkan foto, sementara rak kecil di ruang tamu dapat diisi dengan beberapa benda dari perjalanan atau acara yang berkesan.
Ukuran foto dan bingkainya tidak harus sama persis karena kombinasi yang sedikit berbeda justru bisa terlihat lebih santai. Yang penting, jumlahnya disesuaikan dengan luas area agar tidak sampai memenuhi seluruh dinding. Isi pajangan juga boleh diganti sesekali. Foto liburan tahun lalu tidak harus terus berada di sana kalau ada foto baru yang lebih ingin dilihat setiap hari. Barang yang sedang tidak dipajang cukup disimpan kembali dengan baik sehingga rumah tidak perlu menampilkan seluruh koleksi kenangan sekaligus.
3. Jangan takut membiarkan meja atau rak kosong

ilustrasi meja makan (pexels.com/RDNE Stock project) Begitu melihat meja kosong, rasanya memang mudah tergoda untuk menaruh vas, lilin, tanaman kecil, atau pajangan lain di atasnya. Kebiasaan ini sering membuat rumah perlahan dipenuhi benda yang sebenarnya tidak terlalu dibutuhkan. Padahal, meja yang hanya berisi satu atau dua barang bisa terlihat jauh lebih rapi. Misalnya, meja ruang tamu sudah memiliki vas bunga yang cukup besar. Tidak perlu menambahkan lilin, mangkuk, buku dekorasi, dan patung kecil di sekitarnya hanya supaya meja terlihat penuh.
Begitu pula dengan rak buku; tidak semua celah harus diisi pajangan karena beberapa bagian kosong justru membuat isi rak lebih mudah dilihat. Keuntungan lainnya, rumah jadi lebih gampang dibersihkan. Meja dengan sedikit barang tidak membutuhkan waktu lama untuk dilap, sementara rak yang terlalu penuh membuat kamu harus memindahkan banyak benda satu per satu. Jadi, kalau ada bagian rumah yang masih kosong, tidak perlu buru-buru mencari sesuatu untuk mengisinya.
4. Letakkan barang sesuai kebiasaanmu

ilustrasi meja kerja (pexels.com/Polina) Penataan rumah sebaiknya mengikuti cara kamu menggunakan ruangan, bukan hanya meniru susunan dekorasi yang terlihat bagus di Pinterest. Kalau kamu sering membaca sebelum tidur, misalnya, buku yang sedang dibaca dan lampu baca sebaiknya berada di dekat tempat tidur. Begitu juga dengan barang yang sering digunakan di dapur, ruang kerja, atau kamar mandi; letakkan di tempat yang mudah dijangkau supaya tidak merepotkan setiap kali dibutuhkan. Kebiasaan sehari-hari bisa menjadi petunjuk sederhana untuk menentukan posisi barang. Seseorang yang hampir setiap pagi membuat kopi tentu lebih praktis menyimpan cangkir dan alat seduh di satu area dapur.
Kalau meja kerja sering digunakan untuk bekerja dari rumah, kabel, alat tulis, dan charger sebaiknya memiliki tempat khusus supaya meja tidak terus berantakan. Tidak perlu memaksakan susunan tertentu hanya karena dianggap sebagai penataan rumah yang ideal atau bahkan estetik. Sofa boleh digeser, meja kerja tidak harus berada di tengah ruangan, dan rak buku tidak wajib memenuhi satu dinding. Selama susunannya nyaman digunakan dan membuat kegiatan sehari-hari lebih mudah, itulah penataan yang paling masuk akal untuk rumahmu.
5. Ulangi warna atau material favorit di beberapa ruangan

ilustrasi perabotan atau pajangan rumah (pexels.com/Sammsara Luxury Modern Home) Rumah juga bisa terasa lebih khas hanya dengan mengulang satu warna atau material yang kamu sukai. Misalnya, kalau kamu menyukai warna hijau, warna tersebut bisa muncul pada sarung bantal di ruang tamu, pot tanaman di dekat jendela, atau kursi kecil di kamar. Tidak perlu mengecat seluruh rumah dengan warna yang sama.
Hal serupa bisa dilakukan dengan material atau jenis benda tertentu. Kalau kamu suka keramik handmade, misalnya, satu vas bisa ditempatkan di ruang tamu, sementara mangkuk atau tempat perhiasan berbahan serupa bisa digunakan di ruangan lain. Karena jumlahnya tidak berlebihan, pilihan tersebut tetap terlihat sebagai bagian dari selera pribadi tanpa membuat rumah terlihat seperti menggunakan satu tema dekorasi.
Cara ini juga membuat berbagai barang kesukaan tetap bisa digunakan tanpa harus ditumpuk dalam satu ruangan. Koleksi buku, benda antik, foto, tanaman, atau oleh-oleh dari berbagai tempat bisa tersebar sesuai kebutuhan masing-masing ruang. Rumah akhirnya terasa lebih mencerminkan orang yang tinggal di dalamnya, tetapi tetap terlihat rapi dan nyaman digunakan.
Cara bikin rumah terasa personal tanpa terlihat berantakan tidak harus dilakukan dengan membeli dekorasi baru atau memenuhi setiap sudut dengan barang kesayangan. Cukup pilih benda yang memang kamu suka, atur sesuai kebiasaan sehari-hari, lalu biarkan setiap bagian rumah tetap nyaman digunakan. Dengan begitu, rumah bisa punya ciri khas tanpa terlihat seperti toko pernak-pernik yang semua barangnya dipajang sekaligus.













![[QUIZ] Seberapa Beruntung Kamu Bulan Ini?](https://image.idntimes.com/post/20250527/upload_51176a408a9bd2370a744fb550e3cb81.jpg)
![[QUIZ] Dari Zodiakmu, Kami Tahu Sikapmu saat Mulai Ilfeel Sama Orang](https://image.idntimes.com/post/20250818/1000072999_f702a80c-8ec6-48e1-8973-f725e36b0de4.jpg)
![[QUIZ] Dari Zodiakmu, Kami Tebak Kenapa Hubunganmu Selalu Terasa Blur](https://image.idntimes.com/post/20260518/1000027851_ea15457d-8938-41eb-a12e-b83a95d3d8f9.jpg)

![[QUIZ] Dari Pertemanan Upin Ipin, Ini yang Bikin Orang Suka denganmu](https://image.idntimes.com/post/20260816/1000018130_180da4cd-1ef1-4f20-888c-15bb380ce167.jpg)

![[QUIZ] Kata-Kata Inspiratif dari Upin Ipin buatmu yang Sedih dan Capek](https://image.idntimes.com/post/20260820/1000018462_a5b007f4-17dc-4329-9742-9d65e244227e.jpg)


