Kehadiran AI dalam dunia pendidikan memang membawa banyak kemudahan, mulai dari merangkum materi hingga membantu mengerjakan tugas dalam hitungan detik. Tapi di balik kepraktisan itu, ada risiko yang perlu diwaspadai, terutama kalau pelajar terlalu bergantung pada AI tanpa benar-benar melalui proses berpikir sendiri.
Menurut kajian dari menurut Dr Elizabeth Kaplunov dan Athina Ntasioti, Senior Lecturer dan Lecturer in Health di Regent College London, tanpa panduan yang tepat, penggunaan AI justru bisa mengurangi keterlibatan pelajar dalam proses mental yang jadi fondasi berpikir kritis. Penasaran skill apa aja yang berisiko hilang kalau terlalu mengandalkan AI? Yuk, simak selengkapnya di bawah ini!
