Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Cara Redesign Hari Minggu agar Senin Lebih Enteng, Anti Sunday Scaries

Cara Redesign Hari Minggu agar Senin Lebih Enteng, Anti Sunday Scaries
ilustrasi weekend di rumah (freepik.com/ lifeforstock)
Intinya Sih
  • Sunday scaries adalah kecemasan menjelang Senin, dipicu kecemasan antisipatif terhadap jadwal padat dan hilangnya rasa kendali setelah kebebasan akhir pekan.
  • Rutinitas Minggu dapat membantu: siapkan makanan, cek kalender dan satu tugas harian, olahraga santai, makan tanpa gadget, kurangi layar, lalu lakukan ritual relaksasi sebelum tidur.
  • Untuk jangka panjang, batasi email kerja di luar jam, evaluasi kesesuaian pekerjaan dengan nilai pribadi, jaga tidur 7–9 jam dan alkohol moderat, serta jadwalkan aktivitas restoratif.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Siapa yang masih sering ngerasain cemas berlebihan setiap Minggu sore, padahal Senin belum juga datang? Fenomena ini dikenal dengan istilah Sunday scaries, rasa gelisah yang muncul karena mikirin tumpukan kerjaan atau rutinitas yang bakal dijalani keesokan harinya. Kalau dibiarin terus-terusan, hal ini bisa bikin akhir pekan yang harusnya jadi waktu buat healing, malah jadi terasa gak tenang.

Padahal, dengan sedikit penyesuaian di cara kamu menjalani hari Minggu, rasa cemas ini bisa diminimalisir, lho! Kamu gak harus menghindari kenyataan kalau Senin akan datang, namun gimana caranya kamu bisa menyambutnya dengan kondisi mental dan fisik yang lebih siap. Yuk, simak beberapa tips redesign hari Minggu biar Senin kamu terasa lebih enteng!

1. Apa yang menyebabkan Sunday scaries?

ilustrasi panik
ilustrasi panik (pexels.com/MART PRODUCTION)

Menurut Brad Brenner, Therapy Group of DC Founder & Licensed Psychologist, dilansir Therapy Group of DC, ada beberapa penyebab Sunday scaries. Pertama, karena adanya kecemasan antisipatif. Otak kita biasanya menyukai hal yang bisa diprediksi. Ketika hari bebas seperti Minggu bertabrakan dengan jadwal Senin yang padat, saraf kita biasanya akan membunyikan 'alarm'. Menurut American Psychological Association, kecemasan antisipatif ini memicu lonjakan hormon kortisol yang bisa bikin kamu jadi gelisah dan mudah tersinggung.

Selain itu, ada juga penyebab lainnya seperti hilangnya kebebasan kendali. Akhir pekan memberi kamu kebebasan memilih, sementara minggu kerja penuh dengan deadline. Hilangnya kebebasan ini secara tiba-tiba bisa memperkuat rasa cemas dan ketakutan yang muncul menjelang Senin.

2. Redesign hari Minggu dengan rutinitas ini

ilustrasi weekend (pexels.com/Cottonbro Studio)
ilustrasi weekend (pexels.com/Cottonbro Studio)

Sebuah rutinitas adalah janji buat diri kamu di masa depan. Berikut contoh yang udah teruji ala terapis menurut Therapy Group of DC, yang bisa kamu sesuaikan sendiri:

  • 15.00 - Persiapan makan ringan. Potong sayuran atau bagi-bagi sisa makanan buat besok. Dirimu di masa depan bakal berterima kasih.
  • 16.00 - Cek kalender. Scan jadwal minggu depan buat lihat deadline atau meeting penting. Catat satu 'harus dikerjakan' per hari, lalu tutup laptop.
  • 17.00 - Gerak badan yang menyenangkan. Jalan kaki, bersepeda, menari, apa pun yang bikin kamu enjoy. Padukan dengan podcast biar terasa lebih santai.
  • 19.00 - Makan malam tanpa gadget. Makan tanpa scrolling. Batasan kecil ini jadi pengingat buat otak kamu kalau kerjaan udah selesai.
  • 20.30 - Digital sunset. Redupkan layar atau ganti ke mode cahaya amber.
  • 21.00 - Ritual wind-down. Stretching, baca fiksi, atau praktikkan teknik pernapasan 4-7-8. Usahakan lampu udah mati dalam satu jam ke depan.

3. Rutinitas yang bisa diterapkan untuk long-term

Ilustrasi weekend dengan keluarga di rumah (Pexels.com/cottonbro studio)
Ilustrasi weekend dengan keluarga di rumah (Pexels.com/cottonbro studio)

Kalau Sunday scaries terus aja muncul berulang, coba zoom out dan lihat gambaran yang lebih besar. Salah satu langkah awal yang bisa dicoba adalah membuat batasan soal email di luar jam kerja. Misalnya, dengan mematikan notifikasi atau set autoresponder yang bilang kamu bakal balas di jam kerja. Kebanyakan tim biasanya bakal menghormati batasan ini kalau kamu udah nyatakan dengan jelas. Selain itu, ada baiknya juga melakukan values inventory.

Kalau pekerjaanmu bertentangan sama nilai-nilai inti yang kamu pegang, rasa dread itu sebenarnya jadi lampu peringatan. Menjajaki langkah selanjutnya lewat konseling karier yang lebih mendalam, bisa membantu memperjelas apakah udah waktunya buat renegosiasi atau bahkan reinvent ulang jalur kariermu.

Selain dari sisi pekerjaan, gaya hidup sehari-hari juga punya pengaruh besar. Cobalah audit pola tidur dan konsumsi alkoholmu. Kurang tidur atau kebablasan minum di malam Sabtu, bisa memperparah kecemasan di hari Minggu. Jaga konsumsi alkohol tetap moderat dan usahakan tidur 7-9 jam karena keduanya jadi pilar penting buat ketahanan terhadap stres. Terakhir, manfaatkan akhir pekan dengan bijak dengan menjadwalkan minimal satu aktivitas yang terasa restoratif, bukan cuma sekadar beres-beres rumah. Seimbangkan istirahat dan kesenangan yang bermakna biar kamu memulai Senin dengan kondisi recharged, bukan malah drained duluan.

Demikian beberapa cara redesign hari Minggu supaya Senin lebih enteng. Yuk, coba terapkan!

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More