Pernah merasa belajar sudah maksimal, tetapi hasilnya justru tidak seperti yang diharapkan? Buku terus terbuka di depan mata, daftar tugas semakin panjang, tetapi kepala terasa penuh dan semangat belajar perlahan memudar. Kondisi seperti ini sering dianggap sebagai rasa lelah biasa yang akan hilang dengan sendirinya.
Padahal, ada kalanya tubuh sebenarnya sedang memberi sinyal bahwa ia butuh jeda. Ketika tekanan belajar berlangsung terus-menerus tanpa diimbangi waktu untuk memulihkan diri, seseorang bisa mengalami study burnout atau burnout akademik. Kondisi ini bukan hanya membuat belajar terasa lebih berat, tetapi juga memengaruhi fokus, emosi, hingga motivasi. Lalu, bagaimana cara mengenali tandanya sebelum burnout semakin mengganggu aktivitas sehari-hari?
