Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

5 Penyebab Anak Sulit Bersosialisasi, Orangtua Wajib Pahami

5 Penyebab Anak Sulit Bersosialisasi, Orangtua Wajib Pahami
ilustrasi kelompok bermain anak (pexels.com/Pavel Danilyuk)

Bersosialisasi bukanlah sesuatu yang mudah dilakukan, khususnya untuk anak-anak. Sebagian dari mereka sering merasa kesulitan saat bertemu orang dan lingkungan yang baru.

Sulitnya sosialisasi yang dialami anak mengandung beberapa alasan, salah satunya adalah rasa malu yang kerap hadir dan membuat anak kembali menarik diri. Kira-kira apalagi alasan anak sulit bersosialisasi? Mari, cermati pembahasan di bawah ini.

1. Pikiran mendadak blank atau kosong

ilustrasi anak pendiam (pexels.com/Annushka  Ahuja)
ilustrasi anak pendiam (pexels.com/Annushka Ahuja)

Saat mulai berkenalan dengan orang baru, sebagian anak terkadang kesulitan untuk mengingat, apalagi jika itu adalah kali pertama mereka bertemu. Ketika anak berusaha untuk mengingat informasi yang pernah diterimanya pada kemudian hari, anak mungkin akan merasa cemas.

Kecemasan tersebutlah yang kerap membuat pikiran anak mendadak kosong dan terjadi sebuah keheningan di tengah percakapan. Melansir YourTango, yakinkan anak bahwa bukan suatu masalah untuk diam selama beberapa saat di situasi tersebut. Caroline Maguire, M.Ed., ACCG, PCC penulis di YourTango pun menuturkan bahwa orangtua dapat memberi tahu anak bahwa anak dapat mengatakan jika ia perlu waktu untuk berpikir.

2. Anak merasa malu

ilustrasi anak pemalu (pexels.com/Amina Filkins)
ilustrasi anak pemalu (pexels.com/Amina Filkins)

Salah satu hal yang menjadi faktor mengapa anak sulit bersosialisasi adalah rasa malu yang mendominasi. Saat anak merasa malu, terlebih dengan orang yang baru ia kenal, anak dapat kesulitan untuk sekadar menyahuti ucapan lawan bicara bahkan memulai pembicaraan.

Menurut Dr. Barbara Greenberg, Ph.D. seorang klinikal psikologi, rasa malu tersebut membuat anak sulit merasa nyaman, seperti dilansir USNews. Berangkat dari hal tersebut, anak mungkin akan memilih untuk mundur dan menghindar dari lingkaran sosial itu.

3. Kepribadian sang anak

ilustrasi anak pendiam (pexels.com/Monstera)
ilustrasi anak pendiam (pexels.com/Monstera)

Alih-alih faktor eksternal, kepribadian sang anak pun menjadi salah satu faktor yang memengaruhi mengapa anak sulit bersosialisasi. Melansir ChildMind, Rachel Busman, PsyD, seorang psikolog spesialis menangani anak-anak yang cemas, mencatat bahwa terdapat perbedaan antara mereka yang pemalu dengan mereka yang memang tertutup dan lebih suka menghabiskan waktu sendiri.

"Anak-anak memiliki batasan sosial dan tingkat kenyamanan berbeda. Seorang anak yang lebih suka waktu tenang atau berada dalam kelompok kecil tidak serta merta menghindari anak-anak lain," ujar Rachel Busman, PsyD.

4. Rasa takut yang mendominasi

ilustrasi anak menangis (pexels.com/Allan Mas)
ilustrasi anak menangis (pexels.com/Allan Mas)

Berkenalan atau bersosialisasi mungkin terdengar mudah, tetapi sebenarnya adalah hal yang sulit dilakukan. Terlebih untuk para anak-anak yang memang belum begitu mengerti hal-hal tersebut.

Bertemu dengan orang baru sering kali menghadirkan rasa takut pada anak. Rasa takut yang mendominasi membuat anak kesulitan untuk sekadar membuka mulut guna mengenalkan dirinya.

5. Kurang fokus

ilustrasi anak kurang fokus (pexels.com/RODNAE Productions)
ilustrasi anak kurang fokus (pexels.com/RODNAE Productions)

Untuk sebagian anak, terlalu larut dalam pembicaraan terkadang bisa membuat ia menjadi gak fokus atau justru hanyut dalam pikiran mereka sendiri. Anak mungkin belum terbiasa terlibat di dalam situasi tersebut.

Guna mengatasinya, orangtua dapat melatih anak dengan mengajukan beberapa pertanyaan untuk mengambil alih kembali fokus mereka dan membuat mereka memahami orang lain. Caroline Maguire turut menuliskan di laman YourTango untuk terus melatih anak dan bantu mereka fokus saat bersosialisasi, dimulai dengan lingkungan keluarga.

Itulah kelima alasan mengapa anak sulit untuk bersosialisasi. Dalam kasus ini, peran orangtua jelas sangat dibutuhkan oleh anak. Bantu mereka untuk bisa mulai bersosialisasi, ya!

Share
Topics
Editorial Team
Mitha Aullia
EditorMitha Aullia
Follow Us

Latest in Life

See More

[QUIZ] Cek Kematangan Emosional dan Seberapa Dewasa Kamu dalam Hubungan

11 Mei 2026, 23:35 WIBLife