Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Kenapa Makan Bersama Selalu Jadi Momen Penting di Upin & Ipin?
Upin dan Ipin makan ayam goreng (dok. Les' Copaque Production/Upin dan Ipin)

Salah satu kebiasaan yang paling sering terlihat dalam serial animasi Upin & Ipin adalah momen makan bersama. Baik saat sarapan di rumah bersama Opah, menikmati hidangan saat bulan Ramadan, menghadiri kenduri, maupun berkumpul dengan tetangga, aktivitas makan hampir selalu menjadi kesempatan untuk berbincang, bercanda, dan mempererat hubungan antarkarakter. Suasana hangat tersebut membuat banyak penonton merasa rindu dengan kebiasaan makan bersama keluarga yang kini semakin jarang dilakukan.

Ternyata, kebiasaan makan bersama bukan hanya sekadar tradisi budaya. Tetapi memiliki manfaat besar bagi kesehatan mental, perkembangan anak, kualitas komunikasi keluarga, hingga pembentukan kebiasaan makan yang lebih sehat.

1. Makan bersama menjadi waktu terbaik untuk mempererat hubungan keluarga

Upin dan Ipin melihat makanan (dok. Les' Copaque Production/ Upin & Ipin)

Dalam Upin & Ipin, meja makan bukan sekadar tempat menikmati makanan. Di sanalah Opah sering memberikan nasihat, Kak Ros mengingatkan adik-adiknya, dan seluruh anggota keluarga saling bertukar cerita tentang aktivitas sehari-hari. Kebiasaan sederhana ini membuat hubungan keluarga terasa lebih hangat.

Ternyata, makan bersama keluarga berkaitan dengan kesehatan emosional yang lebih baik, menurunnya risiko perilaku berisiko pada remaja, serta meningkatnya kualitas hubungan antara orangtua dan anak. Peneliti menyimpulkan bahwa makan bersama merupakan salah satu rutinitas keluarga yang paling konsisten memberikan dampak positif.

"Kegiatan makan bersama menumbuhkan rasa kebersamaan dan persatuan dalam keluarga. Hal ini menciptakan kesempatan bagi anggota keluarga untuk saling terhubung, memberikan dukungan, dan membangun hubungan yang lebih kuat," jelas Dr. Ace, dokter medis naturopati berlisensi dikutip dari RegenerateHealth.

2. Percakapan saat makan membantu perkembangan bahasa dan kepercayaan diri anak

cuplikan episode Pokok Seribu Guna di serial Upin dan Ipin (youtube.com/Les' Copaque Production)

Ketika makan bersama, anak-anak di Upin & Ipin bebas menceritakan pengalaman mereka di sekolah, bertanya kepada orang dewasa, maupun mendengarkan cerita dari Opah dan tetangga. Tanpa disadari, kebiasaan ini menjadi sarana belajar berkomunikasi yang sangat alami.

Interaksi verbal selama makan bersama berkontribusi terhadap perkembangan kosakata, kemampuan bercerita, dan keterampilan komunikasi anak. Anak-anak yang rutin makan bersama keluarga juga cenderung lebih percaya diri ketika mengemukakan pendapat.

"Kami menyarankan untuk memadukan santapan, keceriaan, dan percakapan saat makan, karena ketiga unsur tersebut merupakan resep bagi suasana makan malam keluarga yang hangat dan positif-jenis suasana yang memungkinkan terwujudnya berbagai manfaat yang telah terbukti secara ilmiah ini," kata psikolog keluarga Anne Fishel, Ph.D. dalam The Family Dinner Project.

3. Makan bersama membantu anak memiliki pola makan yang lebih sehat

cuplikan episode Pisang Goreng Ngap Ngap! di serial Upin dan Ipin (youtube.com/Les' Copaque Production)

Menu makanan dalam Upin & Ipin sering kali berupa masakan rumahan seperti sayuran, ikan, buah-buahan, atau makanan tradisional yang dimasak Opah. Selain lebih sederhana, seluruh anggota keluarga juga menikmati makanan yang sama tanpa harus sibuk dengan gawai masing-masing.

Makan bersama keluarga secara rutin berkaitan dengan meningkatnya konsumsi buah, sayur, serat, vitamin, serta menurunnya konsumsi minuman manis dan makanan cepat saji pada anak. Rutinitas ini juga membantu anak belajar mengenali rasa lapar dan kenyang secara alami.

"Keluarga yang makan bersama cenderung mengonsumsi makanan yang lebih bergizi, termasuk buah-buahan, sayuran, dan biji-bijian utuh. Kebiasaan ini berkontribusi pada kesehatan fisik yang lebih baik dan mengurangi risiko obesitas," jelas Dr. Ace.

4. Makan bersama mengurangi distraksi gadget dan meningkatkan kehadiran emosional

Upin dan Ipin makan ayam goreng (dok. Les' Copaque Production/Upin dan Ipin)

Dalam dunia Upin & Ipin, hampir tidak ada karakter yang sibuk memainkan ponsel ketika makan. Semua fokus menikmati hidangan dan mendengarkan cerita satu sama lain. Hal sederhana inilah yang membuat suasana makan terasa akrab.

Kebiasaan makan tanpa gangguan perangkat digital tentunya membantu anak merasa lebih diperhatikan sekaligus meningkatkan kualitas komunikasi dalam keluarga. Dengan begitu perhatian tidak terpecah oleh gadget, yang dapat mengurangi kualitas respons orangtua terhadap anak.

5. Tradisi makan bersama menumbuhkan rasa syukur dan kebersamaan

Upin dan Ipin membantu Tok Dalang memasak (youtube.com/Les' Copaque Production)

Dalam banyak episode Upin & Ipin, makan bersama juga hadir saat acara kenduri, berbuka puasa, Hari Raya, atau perayaan lainnya. Makanan menjadi simbol kebersamaan, saling berbagi, dan rasa syukur atas rezeki yang dimiliki.

Makan bersama dapat memperkuat rasa memiliki terhadap kelompok, meningkatkan kepercayaan antarsesama, serta menciptakan kesejahteraan psikologis yang lebih baik. Aktivitas makan bersama ternyata bukan hanya memenuhi kebutuhan biologis, tetapi juga kebutuhan sosial manusia.

"Mereka yang lebih sering makan bersama orang lain melaporkan tingkat kepuasan hidup dan afek positif yang jauh lebih tinggi, serta tingkat afek negatif yang lebih rendah. Kegiatan makan bersama juga tampak berkaitan erat dengan indikator keterhubungan sosial," demikian laporan para peneliti dalam World Happiness.

Momen makan bersama yang selalu muncul dalam Upin & Ipin bukan sekadar pelengkap cerita, melainkan gambaran tentang pentingnya kebersamaan dalam kehidupan sehari-hari. Di tengah gaya hidup yang semakin sibuk, meluangkan waktu untuk makan bersama mungkin menjadi salah satu cara paling sederhana sekaligus paling bermakna untuk menjaga kehangatan sebuah keluarga.

Curated For You

Editorial Team

Related Article