Ilustrasi anak bermain gadget dengan pengawasan orang tua. (pexels.com/Andrea Piacquadio)
Ketika anak terlalu banyak memberikan screen time, orangtua harus bisa menarik anak untuk kembali ke jalur yang benar. Orangtua harus bisa mengomunikasikan dengan baik berapa banyak durasi screen time yang mereka berikan.
"Harus dikomunikasikan dulu dengan anak. Dijelaskan, misalnya sehari bisa tiga jam non stop atau sambil makan. Nah, dikomunikasikan bahwa mulai hari ini atau besok, screen time akan dibatasi. Misalnya, hanya boleh maksimum satu jam dan di jam-jam yang tidak bersamaan dengan jam makan. Hanya di waktu kosong dia," kata Ghianina.
Sekali pun anak masih kecil, Ghianina mengatakan bahwa anak bisa memulai memahami hal itu. Menurut Ghianina, lebih baik dijelaskan dengan jelasan apa alasan aslinya. Setelah dijelaskan, jadikan hal tersebut sebagai rutinitas.
"Misalnya nonton hanya di jam 4-5 sore. Harus dikonsistenkan rutinitas itu, jadi anak pun mulai membangun habit bahwa aku kalau screen time cuma bisa pulang sekolah di jam 4-5. Sisanya aku harus cari kegiatan lain," jelasnya.
Itulah beberapa cara yang bisa dilakukan orangtua kalau anak mereka sudah terlanjur mengonsumsi screen time lebih dari batas waktunya. Yuk, batasi screen time anak demi perkembangan yang lebih baik!