Sedari kecil, kita diajarkan bahwa meminta maaf adalah sikap baik dan sopan. Namun, ketika meminta maaf jadi kebiasaan latah alih-alih refleksi diri yang sebenarnya, maka secara gak langsung kata “maaf” jadi salah satu manifestasi keberhargaan diri yang rendah.
Kamu takut dipandang terlalu needy oleh orang lain, sehingga memanfaatkan kata maaf sebagai konfirmasi akan keberhargaan diri sendiri. Saat terlalu sering diucapkan, kata maaf pun perlahan kehilangan makna.
Bukan berarti kamu harus menarik kata ini dari kosakatamu. Dalam situasi tertentu, kata maaf masih sangat diperlukan. Sebaliknya, penting untuk mengganti permintaan maaf tersebut dengan hal lain yang bisa mencairkan suasana tanpa disertai sikap merendahkan diri sendiri. Yuk, simak tig acara menghentikan kebiasaan meminta maaf berlebih.
