Apakah kamu pernah membaca novel Gadis Minimarket karya Saya Murata? Kalau pernah, bagaimana kesanmu setelah menamatkan salah satu novel best-seller ini? Setelah membaca novel tersebut, kita jadi tahu bahwa cerita di dalamnya bukan sekadar kisah fiksi biasa tentang seorang perempuan yang bekerja di minimarket Jepang. Lebih dari itu, di balik bahasa yang sederhana, ada kritik sosial serta isu psikologis mendalam yang diangkat oleh sang penulis.
Lewat tokoh utama bernama Keiko Furukura, pembaca disuguhkan realita pahit terkait bagaimana masyarakat sering kali menghakimi serta menuntut standar yang gak masuk akal, seolah mengekang kebebasan individu. Berikut 5 tamparan realita dari novel Gadis Minimarket (Convenience Store Woman) karya Sayaka Murata!
