5 Dampak Negatif apabila Terlalu Sering Mengkritik Diri Sendiri

Pasti kita semua pernah berada di posisi dimana rasanya diri ini selalu melakukan kesalahan. Karena menyadari hal itu, kemudian tanpa pikir panjang kita bisa dengan semaunya memberi kritik dan menyalahkan diri sendiri tanpa akhir. Ujung-ujungnya, kita pun jadi down dan gak punya semangat.
Makanya, meski bersalah, gak semestinya kita jadi orang yang senang mengkritik diri sendiri. Sesekali boleh, tapi cukup sebagai alat untuk memotivasi diri sendiri agar gak lagi mengulang kesalahan yang sama. Karena, ada beberapa dampak negatif nih yang akan kita rasakan jika terlalu sering mengkritik diri sendiri.
1. Takut mengambil risiko

Akibat terlalu sering mengkritik apa yang kita lakukan dan keputusan diambil, kita bisa jadi pribadi yang takut mengambil risiko. Kita jadi enggan keluar dari zona nyaman dan mencoba berbagai tantangan baru. Alhasil, kita pun jadi sulit berkembang dan maju. Memangnya mau jadi orang yang begitu-begitu aja selamanya?
2. Selalu menyalahkan diri sendiri

Sudah pasti, ketika kita sering memberi kritik kasar dan pedas pada diri sendiri, apapun yang dilakukan jadi terlihat selalu salah. Padahal, beberapa kesalahan bisa membimbing kita untuk melakukan hal yang benar di masa depan. Kesalahan juga wajar banget kok terjadi karena kita bukanlah manusia sempurna.
3. Takut menyatakan pendapat

Orang yang senang mengkritik dan menjatuhkan dirinya sendiri akan gampang merasa insecure. Makanya, susah banget bagi mereka untuk bersuara dan menyatakan pendapat atau apa yang mereka rasakan. Dampaknya, mereka bisa jadi orang yang gampang dimanfaatkan dan selalu berada di belakang orang lain.
4. Selalu membandingkan diri dan merasa rendah

Gak cuma itu aja, perasaan rendah diri juga akan semakin membesar dari waktu ke waktu jika kita terbiasa memberi kritik pada diri kita. Orang-orang di sekitar pun terasa terlalu hebat dan kita bukanlah siapa-siapa. Semakin hari, kita akan jadi orang yang kehilangan kepercayaan diri dan malah terpuruk. Gak mau kan kalau begini?
5. Takut meminta tolong

Parahnya, kebiasaan mengkritik diri sendiri bikin kita jadi orang yang lemah namun takut meminta pertolongan. Apa pun masalah yang dimiliki, jadi kita pendam seorang diri dan gak bisa kita utarakan pada siapa-siapa. Kalau sudah begini, kita juga kan yang merugi?
Mengkritik diri sendiri bisa jadi bumerang yang siap menyerang balik ketika kita terlalu berlebihan dalam melakukannya. Makanya, daripada mengkritik bukankah lebih baik kita memberi afirmasi positif setiap kali ada kesempatan? Sehingga, apa yang kita ucapkan itu bisa sekaligus jadi doa yang baik untuk diri sendiri juga. Setuju?



















